Dua Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Kemhan Evaluasi Total Program

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, meninggal. (Pixabay)

Ilustrasi, meninggal. (Pixabay)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kabar duka datang dari Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Dua peserta calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar militer (Latsarmil).

Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyatakan duka cita dan memastikan akan mengevaluasi seluruh pelaksanaan program agar lebih aman dan mengutamakan keselamatan peserta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua peserta yang meninggal adalah Anisa Muyassaroh dan Yonanda Muhammad Taufiq.

Anisa Meninggal Akibat Heat Stroke

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan Anisa mengikuti pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Narkoba Internasional, Sita 516 Kg Sabu dari WNA

Pada 18 Juni 2026, kondisi kesehatannya menurun. Petugas kesehatan sempat memberikan penanganan sebelum merujuknya ke rumah sakit.

“Berdasarkan keterangan medis, yang bersangkutan meninggal dunia akibat heat stroke,” kata Rico, Selasa (23/6/2026).

Yonanda Meninggal Karena Henti Jantung

Yonanda mengikuti pendidikan di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja.

Kondisinya menurun pada 17 Juni 2026. Tenaga kesehatan memberikan pertolongan awal sebelum membawanya ke rumah sakit.

“Berdasarkan keterangan medis, yang bersangkutan meninggal dunia akibat cardiac arrest atau henti jantung,” ujar Rico.

Kemhan Lakukan Evaluasi

Kemhan menegaskan kedua peserta telah lolos pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan layak mengikuti Latsarmil.

Baca Juga :  Satpol PP Segel Helen's Night Mart Usai Viral Dugaan Pesta Gay di Karawang

Saat ini, Kemhan dan TNI mendampingi keluarga korban sekaligus mengevaluasi seluruh aspek program.

“Kementerian Pertahanan bersama TNI telah memberikan pendampingan kepada keluarga kedua peserta serta memastikan seluruh proses penanganan berjalan sesuai prosedur,” ucap Rico.

Evaluasi mencakup seleksi kesehatan, pengawasan medis, penanganan peserta berkondisi khusus, hingga sistem pelaporan selama pelatihan.

“Kami akan menjadikan seluruh masukan dan pembelajaran sebagai dasar penyempurnaan program agar lebih aman, profesional, dan akuntabel,” tegasnya.

Program SPPI bertujuan mencetak SDM unggul yang akan mendukung pembangunan melalui Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.

Kemhan menegaskan keselamatan dan kesehatan peserta tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan program. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bayi Baru Lahir Kini Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital Lewat SatuSehat-SIAK
Viral Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, MUI: Lecehkan Kesucian Al-Quran
Gus Yaqut Jalani Sidang Perdana Dugaan Korupsi Kuota Haji di PN Jakarta Pusat
Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Dalami Aliran Uang ke Lisa Mariana
Brankas Besar Diduga Berisi Ekstasi di Klub Malam HH Club Planet Batam
Bareskrim Segel HH Club Planet 3.0 Batam, 32 Orang Diamankan – Diduga Sarang Narkoba
MUI Larang Peserta Karnaval 17 Agustus Pakai Busana Lawan Jenis
BNN Ungkap Bahaya Ketamin dalam Vape, Modus Baru Jaringan Narkoba Internasional

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Bayi Baru Lahir Kini Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital Lewat SatuSehat-SIAK

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Viral Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, MUI: Lecehkan Kesucian Al-Quran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Gus Yaqut Jalani Sidang Perdana Dugaan Korupsi Kuota Haji di PN Jakarta Pusat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Dalami Aliran Uang ke Lisa Mariana

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Brankas Besar Diduga Berisi Ekstasi di Klub Malam HH Club Planet Batam

Berita Terbaru

Ukraina dan Rusia saling tuduh melancarkan serangan mematikan pada Minggu, sementara Presiden Volodymyr Zelenskyy menyebut Moskow mengancam. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ukraina dan Rusia Saling Tuduh Serangan Mematikan

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:08 WIB

Presiden AS Donald Trump menuntut Iran membayar kompensasi atas korban jiwa akibat perang, serangan, dan aksi protes, langkah yang berpotensi mempersulit upaya pembukaan kembali Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kesepakatan Oman soal Selat Hormuz Memasuki Tahap Akhir

Selasa, 11 Agu 2026 - 14:00 WIB

Eropa Barat mengalami periode Juni-Juli terpanas yang pernah tercatat akibat perubahan iklim, memicu gelombang panas, kekeringan, dan kebakaran hutan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Eropa Barat Catat Juni-Juli Terpanas Sepanjang Sejarah

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:48 WIB