Wakapolri Dorong Pendidikan Polri Modern Lewat Laboratorium Sosial Sains

Senin, 6 Juli 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo meresmikan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang. (Posnews/Humas Polri)

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo meresmikan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang. (Posnews/Humas Polri)

SEMARANG, POSNEWS.CO.ID – Polri mempercepat transformasi pendidikan di era digital dengan meresmikan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Senin (6/7/2026).

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan fasilitas ini akan mencetak perwira yang adaptif, humanis, serta mampu mengambil keputusan berbasis data dan teknologi.

Selain itu, Komjen Dedi juga menekankan Polri membekali taruna dengan kemampuan memanfaatkan big data, Artificial Intelligence (AI), dan analisis ilmiah agar setiap keputusan profesional, akuntabel, serta sesuai hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Taruna harus mampu mengambil keputusan berbasis data. Karena itu, kami mengembangkan pembelajaran yang memanfaatkan big data, AI, dan analisis komprehensif,” ujar Dedi.

Baca Juga :  Kasus Suap Terbongkar, KPK Tetapkan 5 Tersangka Termasuk Bupati Rejang Lebong

Selanjutnya, Laboratorium Sosial Sains Kepolisian menjadi ruang simulasi berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Melalui AI, coding, dan analisis data, taruna belajar memetakan potensi gangguan kamtibmas serta menyusun solusi berbasis bukti (evidence-based policing).

Untuk memperkuat pembelajaran, Polri menetapkan Polda Jawa Tengah sebagai Teaching Laboratory Akpol.

Melalui program ini, taruna memperoleh pengalaman langsung menganalisis dinamika keamanan sebelum bertugas di lapangan.

Selain itu, Akpol menghadirkan enam Kelas Tematik, yakni SDM, Dokkes, Brimob, Reskrim, Identifikasi, dan Laboratorium Forensik.

Polri menargetkan seluruh fungsi teknis kepolisian memiliki kelas serupa sebagai pusat pembelajaran yang terintegrasi.

Perumus Laboratorium Sosial Sains Kepolisian, Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo, menjelaskan fasilitas ini menjadi ruang riset, diskusi, dan simulasi untuk membentuk perwira yang berpikir kritis, sistematis, dan mengutamakan evidence-based policing.

Baca Juga :  Empat Perwira Resmi Jadi Komjen, Kapolri Promosikan 87 Pati Polri

Konsep laboratorium tersebut disusun bersama para pakar dan guru besar serta melalui studi komparatif ke lembaga pendidikan kepolisian di Amerika Serikat, Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan Australia.

Dengan peresmian ini, Indonesia menjadi negara kelima di Asia yang memiliki Laboratorium Sosial Sains Kepolisian.

Bank Himbara—BRI, BNI, BTN, Bank Mandiri, dan BSI—serta alumni Polri mendukung pembangunan fasilitas tersebut melalui dana hibah.

Wakapolri menilai kolaborasi itu menjadi investasi untuk mencetak SDM Polri yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AMPB Bantah Demo 27 Agustus Batal, Aksi di Depan Parlemen Tetap Jalan
Garibaldi Berlayar, Gajah Mada Segera Mengarungi Laut Nusantara!
Tim Febrie Klaim 40 Aturan Dilanggar, Putusan Praperadilan Dinanti
Karhutla Kalimantan Memanas, BNPB Ingatkan Malaysia dan Singapura
BNPB Ungkap Data Terbaru Gempa NTT: 91 Meninggal, 1.286 Luka
Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla
Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:44 WIB

AMPB Bantah Demo 27 Agustus Batal, Aksi di Depan Parlemen Tetap Jalan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Garibaldi Berlayar, Gajah Mada Segera Mengarungi Laut Nusantara!

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Tim Febrie Klaim 40 Aturan Dilanggar, Putusan Praperadilan Dinanti

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:33 WIB

Karhutla Kalimantan Memanas, BNPB Ingatkan Malaysia dan Singapura

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:39 WIB

BNPB Ungkap Data Terbaru Gempa NTT: 91 Meninggal, 1.286 Luka

Berita Terbaru