Mabes TNI Jelaskan Alasan Rumah Jampidsus Febrie Dijaga Ketat

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas. (Posnews/Puspen TNI)

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas. (Posnews/Puspen TNI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Mabes TNI menegaskan pengamanan rumah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dilakukan atas permintaan Kejaksaan Agung dan tidak terkait penyidikan kasus korupsi yang diusut Polri.

Kapuspen TNI Brigjen TNI Muhammad Nas mengatakan pengamanan itu telah sesuai prosedur dan Perpres Nomor 66 Tahun 2025 tentang perlindungan terhadap jaksa.

“Pengamanan Jampidsus dilakukan atas permintaan Kejaksaan dan sesuai ketentuan yang berlaku. Pengamanan itu tidak berkaitan dengan isu lain yang berkembang,” kata Muhammad Nas, Kamis (9/7/2026).

Penggeledahan Jadi Kewenangan Polri

Muhammad Nas menegaskan penggeledahan yang dilakukan Kortas Tipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya merupakan proses terpisah dan menjadi kewenangan Polri. TNI tidak terlibat dalam penyidikan tersebut.

Rumah Jampidsus Dijaga TNI

Sebelumnya, puluhan personel TNI menjaga rumah Febrie Adriansyah pada Rabu (8/7/2026) malam. Pengamanan itu menjadi sorotan di tengah penyidikan sejumlah kasus korupsi besar.

Polri Temukan Brankas Rahasia

Di sisi lain, Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya menggeledah Kafe de’Clan dan Point Money Changer di Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Kejagung Bongkar Dugaan Money Laundering Don Ritto, 4 Perusahaan Digeledah

Penyidik menemukan brankas besar yang disembunyikan di balik dinding. Penggeledahan itu terkait dugaan korupsi batu bara PLTU, suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Sebelumnya, penyidik juga menyita 74 kilogram emas batangan dan uang tunai sekitar Rp476 miliar dari sebuah rumah di Sentul, Bogor.

Kini, polisi masih menelusuri asal-usul aset, aliran dana, dan pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Metro Buka Pintu Kritik, Kini Publik Menunggu Ketegasan Kasus Firli Bahuri
Lapas Penuh Dua Kali Kapasitas, Pemerintah Siapkan Rehabilitasi Korban Narkotika
32 Komputer Ditemukan di Rumah Dinas TNI Cijantung, Seorang Letkol Ditahan
Operasi Narkoba Serentak, Kampung Ambon dan Boncos Digerebek Polisi
Urus Perpanjangan Izin Tinggal di Jaksel, Buronan Dugaan Suap Thailand Malah Diciduk
PCNU Sekadau Kembalikan Uang dan Adukan Dugaan Politik Uang Muktamar NU ke KPK
Biaya Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Ternyata Cukup Siapkan Sekitar Rp23 Juta
Prabowo Beri Taklimat 800 Pati TNI-Polri, Tekankan Sinergi dan Kesiapan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Kapolda Metro Buka Pintu Kritik, Kini Publik Menunggu Ketegasan Kasus Firli Bahuri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Lapas Penuh Dua Kali Kapasitas, Pemerintah Siapkan Rehabilitasi Korban Narkotika

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:35 WIB

32 Komputer Ditemukan di Rumah Dinas TNI Cijantung, Seorang Letkol Ditahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Operasi Narkoba Serentak, Kampung Ambon dan Boncos Digerebek Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Urus Perpanjangan Izin Tinggal di Jaksel, Buronan Dugaan Suap Thailand Malah Diciduk

Berita Terbaru

Ilustrasi, prakiraan cuaca Jabodetabek Minggu 11 Oktober 2026, potensi hujan lebat dan petir di Bogor.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Warga Jabodetabek Waspada, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Bogor

Minggu, 11 Okt 2026 - 06:22 WIB