Polri Perketat Pengamanan Saat Usut Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto. (Posnews/PMJ)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto. (Posnews/PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polri memastikan pengusutan dugaan korupsi PLN Batu Bara, PT ASABRI, dan PT Krakatau Steel menjadi perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto.

Di tengah penyidikan yang terus berkembang, Polri memperketat pengamanan di Mabes Polri dan Polda Metro Jaya serta mengingatkan semua pihak agar tidak menghalangi proses hukum.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan penyidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini merupakan atensi Bapak Presiden. Dugaan kasus korupsi menjadi perhatian Kepolisian untuk diungkap dan diproses sesuai hukum,” kata Budi, Kamis (9/7/2026).

Budi juga mengingatkan seluruh pihak untuk menghormati proses penyidikan. Menurutnya, siapa pun yang menghalangi penyidikan dapat diproses sesuai Pasal 21 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga :  TNI Bongkar 4 Tersangka Kasus Air Keras Andrie Yunus, Tiga Perwira Terlibat

“Kami mengimbau semua pihak menghormati proses hukum. Siapa pun yang menghalangi penyidikan dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Mabes Polri dan Polda Metro Perketat Pengamanan

Seiring bergulirnya penyidikan, pengamanan di Mabes Polri dan Polda Metro Jaya diperketat.

Personel Brimob, Provos, dan petugas pengamanan internal disiagakan di sejumlah titik, termasuk Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).

Sejumlah kendaraan taktis (rantis) Brimob juga tampak bersiaga di kompleks Mabes Polri.

Meski demikian, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

“Masyarakat yang membutuhkan pelayanan Polri tetap dilayani dengan mudah di Mabes Polri,” ujar Johnny.

Polisi Sita Uang Rp60 Miliar dari Brankas Kafe

Dalam rangkaian penyidikan, Kortas Tipidkor Polri menggeledah Kafe de’Clan Signature di Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Jakarta Bersalawat di Monas Sabtu Malam, Doa Bersama Maulid Nabi

Penyidik menemukan brankas tersembunyi berisi SGD3.130.000, USD889.965, dan Rp259.159.000 dengan total nilai sekitar Rp60 miliar.

Penggeledahan itu merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk PLTU, suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Brankas Rahasia di Sentul Simpan Rp476 Miliar

Penyidik juga menggeledah sebuah rumah di kawasan Parahyangan Golf 2, Sentul, Bogor.

Kepala Kortas Tipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto mengungkapkan petugas menemukan brankas tersembunyi berisi 74 kilogram emas batangan, USD4.767.300, SGD14.083.800, dan uang tunai Rp100 juta dengan nilai total sekitar Rp476 miliar.

Selain itu, penyidik menyita dokumen, telepon genggam, dan sejumlah foto yang diduga berkaitan dengan pemilik aset.

Hingga kini, polisi masih merahasiakan identitas pemilik rumah dan terus menelusuri asal-usul aset, aliran dana, serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam tiga perkara korupsi tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Febrie Klaim 40 Aturan Dilanggar, Putusan Praperadilan Dinanti
Karhutla Kalimantan Memanas, BNPB Ingatkan Malaysia dan Singapura
BNPB Ungkap Data Terbaru Gempa NTT: 91 Meninggal, 1.286 Luka
Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla
Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas
Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed
Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:33 WIB

Karhutla Kalimantan Memanas, BNPB Ingatkan Malaysia dan Singapura

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:39 WIB

BNPB Ungkap Data Terbaru Gempa NTT: 91 Meninggal, 1.286 Luka

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas

Berita Terbaru

Ilustrasi, Prakiraan cuaca Jabodetabek 25 Agustus 2026 dengan potensi hujan lokal di wilayah Bogor.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Jabodetabek Cerah, Bogor Dibayangi Hujan! Suhu Tembus 34°C

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:09 WIB

Pemerintah Jepang berjanji memberikan dukungan kepada Presiden ICC Tomoko Akane setelah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi ekonomi, meski respon Tokyo sempat menuai kritik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Janjikan Dukungan untuk Presiden ICC Tomoko

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:00 WIB