Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bengkel Armada Auto Tara (AAT) Daihatsu Sawah Besar Irma Hanafi Memeriksa Kelalaian Mekaniknya Memasang Metal Bulan Kruk As, pada Kamis (20/08/2026). (Posnews/MR)

Kepala Bengkel Armada Auto Tara (AAT) Daihatsu Sawah Besar Irma Hanafi Memeriksa Kelalaian Mekaniknya Memasang Metal Bulan Kruk As, pada Kamis (20/08/2026). (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID โ€” Keluhan pelanggan terhadap layanan bengkel resmi kembali mencuat.

Kali ini, pemilik Daihatsu Terios B 2367 UIT, Ady Supriatna (41), mengaku harus menghadapi kerusakan mesin setelah kendaraannya menjalani penanganan di bengkel Armada Auto Tara (AAT) Daihatsu Sawah Besar, Jakarta.

Ady menuturkan, persoalan bermula ketika mesin Terios miliknya mengeluarkan suara berisik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena mobil tersebut digunakan untuk menunjang usaha dan cicilan kendaraan tetap berjalan, ia berupaya mencari penanganan secepatnya.

Namun, setelah mesin diperiksa dan dibongkar di Bersahabat Motor Auto Service, Depok, Ady mengaku mekanik menemukan dugaan kesalahan pemasangan komponen pada bagian kruk as.

Temuan itu kemudian memicu persoalan baru karena kerusakan mesin disebut semakin parah.

Mesin Bermasalah, Mobil Dibawa ke Bengkel

Ady mengatakan, sebelumnya ia membawa Terios tersebut ke bengkel rekanan BRN (Buser Rentcar Nasional) di Depok untuk mencari sumber suara berisik dari mesin.

โ€œSaya membawa mobil ke bengkel rekanan BRN supaya penyebab masalahnya segera diketahui. Mobil ini saya gunakan untuk usaha, sementara kewajiban leasing juga terus berjalan,โ€ ujar Ady saat ditemui di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (21/8/2026).

Menurut Ady, ia memilih bengkel rekanan karena sebelumnya kendaraan tersebut pernah menjalani turun mesin di Armada Auto Tara Daihatsu Sawah Besar.

Baca Juga :  42 Hari Tanpa Hujan, Probolinggo Jadi Wilayah Terkering di Indonesia

Saat itu, kata dia, proses pengerjaan berlangsung sekitar dua bulan.

Karena pengalaman tersebut, Ady memilih mencari alternatif penanganan untuk mengetahui penyebab gangguan mesin.

Saat mekanik Bersahabat Motor Auto Service membongkar mesin, Ady mengaku mendapat informasi mengenai dugaan pemasangan metal bulan kruk as yang terbalik atau tidak sesuai posisi.

Temuan tersebut membuat Ady langsung mendatangi lokasi untuk melihat kondisi kendaraannya.

Pemilik Klaim Temukan Dugaan Kesalahan Pemasangan

Ady kemudian membawa persoalan itu ke pihak Armada Auto Tara Daihatsu Sawah Besar pada 19 Agustus 2026.

Ia mengaku bertemu dengan kepala bengkel untuk menyampaikan hasil pemeriksaan dari bengkel lain. Namun, Ady menilai respons yang diterimanya belum memberikan solusi yang diharapkan.

Keluhan tersebut kemudian berlanjut pada pemeriksaan langsung terhadap kondisi mesin.

Pada Kamis (20/8/2026), pihak Armada Auto Tara yang disebut diwakili kepala bengkel Irma Hanafi dan kepala montir Mulyadi mendatangi Bersahabat Motor Auto Service di Depok.

Kedua pihak kemudian memeriksa bagian mesin dan komponen kruk as yang dipersoalkan.

Dalam pemeriksaan itu, terjadi perbedaan analisis antara mekanik Bersahabat Motor Auto Service dan pihak Armada Auto Tara.

Ady mengklaim pemeriksaan tersebut semakin memperkuat dugaan adanya kesalahan pemasangan komponen.

Namun, dugaan tersebut masih menjadi bagian dari perselisihan antara pelanggan dan pihak bengkel dan belum dapat dinyatakan sebagai kesalahan mekanik secara definitif tanpa pemeriksaan teknis independen.

Pelanggan Minta Investigasi Menyeluruh

Ady berharap persoalan tersebut segera diselesaikan secara terbuka.

Ia meminta kendaraan miliknya dikembalikan ke kondisi normal serta meminta pihak pengelola melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proses pengerjaan sebelumnya.

Baca Juga :  Hari Juang Polri 2025: Kapolri Berikan Santunan Veteran dan Resmikan Patung M. Jasin

โ€œSaya meminta pertanggungjawaban agar kendaraan saya kembali normal. Saya juga meminta kantor pusat melakukan evaluasi dan investigasi menyeluruh supaya persoalan seperti ini tidak terulang,โ€ tegas Ady.

Ady juga menyebut dirinya telah beberapa kali menggunakan layanan Armada Auto Tara dan mengaku pernah membeli enam unit kendaraan melalui jaringan tersebut.

Karena itu, ia berharap keluhannya mendapat perhatian serius dan penyelesaian yang adil.

Bengkel Klaim Siap Menyelesaikan Persoalan

Saat dikonfirmasi mengenai keluhan tersebut, Irma Hanafi menyatakan pihaknya akan berupaya menyelesaikan persoalan dengan Ady.

โ€œNanti kita akan selesaikan secara baik dengan Pak Ady,โ€ ujar Irma melalui pesan WhatsApp kepada awak media, Jumat (21/8/2026).

Sementara itu, Kepala Montir Armada Auto Tara Daihatsu Sawah Besar, Mulyadi, belum memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi mengenai dugaan kesalahan pemasangan komponen tersebut.

Bengkel Resmi Dituntut Jaga Kepercayaan Pelanggan

Armada Auto Tara memang tercatat sebagai dealer resmi Daihatsu dan memiliki fasilitas bengkel di Sawah Besar.

Situs resminya menyebut perusahaan tersebut ditunjuk sebagai authorized dealer Daihatsu dengan fasilitas showroom dan bengkel yang mengacu pada standar Astra.

Karena itu, keluhan pelanggan menjadi pengingat pentingnya kualitas servis, transparansi, dan pelayanan demi menjaga kepercayaan konsumen.

Kasus Terios B 2367 UIT tersebut kini masih menunggu penyelesaian antara pemilik kendaraan dan pihak bengkel.

Pemeriksaan teknis secara independen juga penting agar penyebab kerusakan dapat diketahui berdasarkan fakta, bukan sekadar klaim dari salah satu pihak. MR

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Erupsi Anak Krakatau, BMKG Siaga 24 Jam Pantau Abu dan Tsunami
Abu Anak Krakatau Meluas, Kapolri Perintahkan Polisi Bergerak Cepat
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Diminta Waspada
Gunung Anak Krakatau Erupsi, 209 Penerbangan di Soetta Kena Dampak
Bansos Tunai Mulai Diuji 2027, Pemerintah Perketat Data Penerima
46 PMI di Malaysia Segera Pulang, Pemerintah Kejar Target 10 Hari
Prihatin! Andrie Yunus Tak Bisa Membaca, Hukuman 2 TNI Dipangkas
Penerima Bansos Transaksi Judol Rp2,6 Miliar, Gus Ipul: Aneh Sekali

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:24 WIB

Erupsi Anak Krakatau, BMKG Siaga 24 Jam Pantau Abu dan Tsunami

Minggu, 6 September 2026 - 20:14 WIB

Abu Anak Krakatau Meluas, Kapolri Perintahkan Polisi Bergerak Cepat

Minggu, 6 September 2026 - 08:55 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 08:23 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, 209 Penerbangan di Soetta Kena Dampak

Sabtu, 5 September 2026 - 20:38 WIB

Bansos Tunai Mulai Diuji 2027, Pemerintah Perketat Data Penerima

Berita Terbaru

Penumpang di stasiun kereta api PT KAI.
(Posnews/Net)

JABODETABEK

Jangan Salah Naik, 12 Perjalanan KRL Dibatalkan 7-30 September

Senin, 7 Sep 2026 - 07:24 WIB

Polisi mengungkap korban  Mozza Axillia dibunuh MDVA setelah cekcok akibat cemburu lalu jasadnya dibuang ke jurang Tol Jangli. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Misteri Mozza Terbongkar, Pelaku Ditangkap Saat Nonton Voli

Senin, 7 Sep 2026 - 06:05 WIB

Ilustrasi, Commuter Line tetap beroperasi di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
(Posnews/KAI)

JABODETABEK

Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Commuter Merak Tetap Jalan

Senin, 7 Sep 2026 - 05:51 WIB

Ilustrasi, cuaca cerah mendominasi Jabodetabek Senin 7 September 2026 dengan suhu hingga 35 derajat Celsius.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Senin 7 September, Jabodetabek Cerah tapi Suhu Bisa Menyengat

Senin, 7 Sep 2026 - 05:41 WIB