Psikotropika Disamarkan dalam Kopi dan Susu Cokelat, 2 WN China Dibekuk di Soetta

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Tangkap Dua WN China Selundupkan 3,4 Kg Psikotropika di Bandara Soekarno-Hatta. Posnews/Bareskrim)

Bareskrim Tangkap Dua WN China Selundupkan 3,4 Kg Psikotropika di Bandara Soekarno-Hatta. Posnews/Bareskrim)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 3,4 kilogram psikotropika yang diduga dikendalikan jaringan narkoba internasional Malaysia–Indonesia.

Petugas menangkap dua warga negara (WN) China di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (9/7/2026) malam.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan tim gabungan Subdit IV Dittipidnarkoba, Satgas NIC, dan Bea Cukai Soekarno-Hatta mengungkap kasus tersebut sekitar pukul 22.30 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas menangkap Zou Lihua dan Zhang Shijie setelah menemukan 3,4 kilogram psikotropika yang disamarkan dalam kemasan kopi dan susu cokelat di dalam koper mereka.

Baca Juga :  Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran

Dikendalikan Lewat Telegram

Hasil pemeriksaan awal mengungkap Zou Lihua mengaku menerima perintah dari seseorang bernama Yining melalui aplikasi Telegram.

Ia dijanjikan upah USD 500 dan telah menerima uang muka USD 200 saat berada di Kamboja pada Juni 2026.

Penyidik mengungkap Zou kemudian berpindah dari Kamboja ke Malaysia, lalu kembali ke Tiongkok sebelum berangkat lagi ke Malaysia.

Di negara itu, seseorang mengantarnya ke sebuah lokasi untuk mengambil paket psikotropika yang disimpan di ruang bawah tanah.

Selanjutnya, Zou mengajak rekannya, Zhang Shijie, terbang ke Indonesia. Kepada Zhang, Zou mengaku barang yang dibawa hanya alat kesehatan atau minuman kemasan.

Sebelum keduanya berangkat ke Jakarta, pengendali jaringan diduga telah mengirim foto kedua kurir beserta kode pengenal “VIP 8888” kepada penjemput di Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga :  Siswa Bawa 7 Bom di SMA 72 Jakarta, 4 Meledak Bikin 96 Orang Terluka

Namun, petugas lebih dulu menangkap keduanya sebelum transaksi berlangsung.

Polisi Buru Pengendali Jaringan

Zhang Shijie mengaku tidak mengetahui isi koper tersebut. Ia mengira barang yang dibawa hanya kopi atau minuman sachet sehingga bersedia menitipkannya.

Meski begitu, penyidik masih mendalami keterangan kedua WN China tersebut untuk menguji seluruh pengakuan mereka dan mengungkap peran masing-masing.

Bareskrim Polri juga terus menelusuri alur penyelundupan, memburu pengendali jaringan lintas negara, serta mengembangkan kasus untuk mengungkap pelaku lain yang diduga terlibat dalam sindikat narkoba internasional. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Demo 27 Agustus, Polisi Bubarkan Massa AMPB dari Gerbang DPR
Emas Ilegal Dimurnikan di Penjaringan, Bareskrim Sita Uang Rp60 Juta
Empat Kali Pesan dari Inggris, Warga Bekasi Terjerat Kasus Permen THC
Sabu Rp650 Ribu Jadi Petunjuk, Pemasok Revaldo Diburu
Geger! Jasad Pria Ditemukan Hangus di Tempat Limbah Kayu Tambun
Curanmor Berujung Mencekam, Maling Motor Depok Kabur Sambil Lepas Tembakan
Begal Sadis BKT Rorotan Kembali Beraksi, R Mengaku Jadi Korban Ke-10
Polsek Koja Libatkan 120 Personel Sabuk Kamtibmas untuk Jaga Jakarta

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Jelang Demo 27 Agustus, Polisi Bubarkan Massa AMPB dari Gerbang DPR

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Emas Ilegal Dimurnikan di Penjaringan, Bareskrim Sita Uang Rp60 Juta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Empat Kali Pesan dari Inggris, Warga Bekasi Terjerat Kasus Permen THC

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Sabu Rp650 Ribu Jadi Petunjuk, Pemasok Revaldo Diburu

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:57 WIB

Geger! Jasad Pria Ditemukan Hangus di Tempat Limbah Kayu Tambun

Berita Terbaru

AMPB menyampaikan tuntutan RUU Perampasan Aset di depan Gedung DPR RI Jakarta.(Posnews/Ist)

NASIONAL

Rekening Botok Dibuka Lagi, Bank Mandiri Minta Maaf

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:07 WIB