Siswa Bawa 7 Bom di SMA 72 Jakarta, 4 Meledak Bikin 96 Orang Terluka

Senin, 10 November 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian melakukan olah TKP pascaledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025). (Posnews/Ist)

Petugas kepolisian melakukan olah TKP pascaledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025). (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Warga dan pihak sekolah tidak percaya dengan siswa SMAN 72 sebagai pelaku peledakan bom. Pasalnya, ledakan bom rakitan itu sangat dahsyat bikin warga Kelapa Gading gempar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap fakta mencengangkan: terduga pelaku membawa tujuh peledak saat insiden mengerikan itu terjadi pada Jumat (7/11/2025) siang.

Sebagai langkah awal, Juru Bicara Densus 88 AKBP Mayndra Eka Wardhana menjelaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan temuan mengejutkan.

“Benar, ada tujuh peledak yang dibawa pelaku,” tegas Mayndra dikutip Senin (10/11/2025).

Selanjutnya, empat dari tujuh bom itu meledak di dua lokasi berbeda, sementara tiga lainnya berhasil diamankan aparat sebelum sempat diledakkan.

Baca Juga :  Prediksi Cuaca Indonesia Hari Ini, Jakarta hingga Bandung Berpotensi Hujan Ringan

Kemudian, Mayndra menambahkan, jenis bahan peledak yang digunakan pelaku masih dalam pemeriksaan laboratorium forensik.

“Yang meledak empat di dua lokasi, tiga tidak meledak,” ujarnya singkat.

Akibat aksi brutal itu, sebanyak 96 orang terluka, mulai dari luka bakar hingga luka akibat serpihan benda keras. Tak butuh waktu lama, tim gabungan Polri, Densus 88, dan Gegana langsung menutup area sekolah untuk melakukan penyisiran lanjutan.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membenarkan bahwa pelaku merupakan salah satu siswa SMA 72 Jakarta. Ia menyampaikan hal itu saat meninjau kondisi para korban di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (8/11/2025).

Baca Juga :  Sun Tzu vs. Clausewitz: Relevansi Dua Filsuf Perang di Abad ke-21

Lebih lanjut, Kapolri menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut dan mendalami motif di balik aksi mengerikan ini.

“Kami akan ungkap jaringan di balik aksi ini. Tidak ada ruang bagi teror di lingkungan pendidikan,” tegas Sigit dengan nada keras.

Kasus ini menampar keras dunia pendidikan nasional. Aksi seorang pelajar yang nekat membawa bahan peledak ke sekolah menjadi peringatan serius bagi aparat dan masyarakat.

Selain itu, kejadian ini menunjukkan bahwa paham ekstrem dan perilaku berisiko kini mulai menyusup ke kalangan remaja. Aparat kini bergerak cepat menelusuri asal-usul bahan peledak dan kemungkinan adanya dalang yang memprovokasi aksi sadis tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci
Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WIB

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:38 WIB

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB