Gempa NTT: Prabowo Gelontorkan Rp200 Miliar untuk Bantu Pengungsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan gempa NTT dan menyalurkan bantuan Rp200 miliar. (Posnews/YouTube)

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan gempa NTT dan menyalurkan bantuan Rp200 miliar. (Posnews/YouTube)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Pemerintah memperkuat penanganan gempa bumi dahsyat yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT).

Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan kemasyarakatan senilai Rp200 miliar untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.

Bantuan tersebut tidak hanya menjadi angka di atas kertas. Pemerintah mengarahkan dana itu agar benar-benar digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga, terutama pengungsi yang masih membutuhkan tempat tinggal, makanan, layanan kesehatan, dan berbagai kebutuhan dasar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Delapan Kabupaten Dapat Rp20 Miliar

Dari total bantuan Rp200 miliar, pemerintah mengalokasikan Rp40 miliar untuk Pemerintah Provinsi NTT.

Sementara itu, delapan kabupaten terdampak masing-masing menerima Rp20 miliar. Wilayah tersebut meliputi:

  1. Manggarai Barat
  2. Manggarai
  3. Manggarai Timur
  4. Ende
  5. Ngada
  6. Nagekeo
  7. Sikka
  8. Flores Timur

Denan skema tersebut, pemerintah daerah memiliki tambahan dukungan untuk bergerak cepat menangani kebutuhan warga setelah bencana.

Baca Juga :  Bareskrim Kejar Jaringan Impor Sianida Ilegal, Diduga Berasal dari China dan Korea

Prabowo Tegaskan Dana Harus Tepat Sasaran

Presiden Prabowo menyampaikan arahan tersebut saat memimpin rapat penanganan gempa di Posko Penanganan Gempa Bumi, Batalyon Yonif TP 834/WM, Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu (26/8/2026).

Prabowo menegaskan bantuan harus digunakan secara tepat. Dana tersebut harus diarahkan untuk kepentingan masyarakat yang terdampak gempa.

Karena itu, pemerintah daerah tidak boleh mengalihkan bantuan untuk kebutuhan di luar penanganan bencana.

BNPB Pastikan Daerah Sudah Menerima Bantuan

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memastikan bantuan Rp20 miliar untuk masing-masing kabupaten telah diterima pemerintah daerah.

Menurut Suharyanto, dana tersebut menjadi tambahan kekuatan bagi daerah untuk menangani kondisi darurat sekaligus membantu masyarakat yang terdampak.

“Sudah sampai, kami juga sudah sampaikan ke Bupati, bantuan itu tidak boleh digunakan hal yang lain kecuali untuk menangani bencana,” ujar Suharyanto.

Dengan demikian, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar memastikan setiap rupiah bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan Perkuat Penanganan Pengungsi

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyambut positif bantuan tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat membantu daerah memperkuat penanganan pengungsi di Pulau Flores.

Baca Juga :  Akses Putus, Ini Daftar Kabupaten Terisolasi Bencana Alam di Aceh, Sumut, dan Sumbar

“Semua kabupaten di Pulau Flores ini mendapatkan Rp20 miliar dan provinsi Rp40 miliar, itu sangat membantu kami untuk menggerakkan lebih maksimal lagi biar bisa bantu pengungsi,” ujar Melkiades.

Bantuan ini sekaligus menunjukkan bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada proses evakuasi.

Pemerintah juga harus memastikan kebutuhan warga terpenuhi selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan berlangsung.

Pelajaran Penting dari Bencana NTT

Gempa NTT kembali mengingatkan bahwa kecepatan bantuan sangat menentukan keselamatan masyarakat setelah bencana.

Namun, kecepatan harus berjalan bersama transparansi dan ketepatan sasaran.

Dana besar tanpa pengawasan dapat kehilangan makna. Sebaliknya, pengelolaan bantuan secara disiplin dapat membantu warga bangkit dan memulihkan kehidupan mereka.

Kini, pemerintah pusat dan daerah harus bekerja bersama untuk mempercepat penanganan serta pemulihan masyarakat terdampak gempa.

Fokusnya jelas: menyelamatkan warga, memenuhi kebutuhan pengungsi, memperbaiki fasilitas yang rusak, dan memulihkan kehidupan masyarakat NTT secara bertahap. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga
Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau
Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati
Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km
Bocah 12 Tahun Tewas Dicekik Tetangga Gara-Gara HP
Cemburu Liat Chat Berujung Maut! Mozza Dibekap 7 Menit hingga Tewas

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama

Minggu, 6 September 2026 - 16:50 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga

Minggu, 6 September 2026 - 16:39 WIB

Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 15:46 WIB

Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati

Minggu, 6 September 2026 - 15:34 WIB

Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km

Berita Terbaru

Polisi mengungkap korban  Mozza Axillia dibunuh MDVA setelah cekcok akibat cemburu lalu jasadnya dibuang ke jurang Tol Jangli. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Misteri Mozza Terbongkar, Pelaku Ditangkap Saat Nonton Voli

Senin, 7 Sep 2026 - 06:05 WIB

Ilustrasi, Commuter Line tetap beroperasi di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
(Posnews/KAI)

JABODETABEK

Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Commuter Merak Tetap Jalan

Senin, 7 Sep 2026 - 05:51 WIB

Ilustrasi, cuaca cerah mendominasi Jabodetabek Senin 7 September 2026 dengan suhu hingga 35 derajat Celsius.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Senin 7 September, Jabodetabek Cerah tapi Suhu Bisa Menyengat

Senin, 7 Sep 2026 - 05:41 WIB

Polisi membagikan masker kepada warga Bekasi untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 - 21:17 WIB