LONDON, POSNEWS.CO.ID – Para pemburu kaset game fisik harus bersiap menerima kenyataan pahit.
Uni Eropa Menolak Intervensi Keputusan Bisnis Sony
Keputusan Sony menghentikan perilisan game cakram memicu kemarahan besar pemain. Mereka menolak keras transisi penuh menuju format digital pada 2028.
Masyarakat sempat menaruh harapan besar pada ketegasan regulasi Uni Eropa. Namun, Komisaris Perlindungan Konsumen Uni Eropa Michael McGrath memastikan kegagalan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
McGrath menegaskan Uni Eropa tidak memiliki kuasa hukum untuk mengintervensi Sony. Perusahaan memiliki kebebasan kontrak penuh untuk menentukan format penjualan produk.
Oleh karena itu, pemerintah hanya akan mengawasi perlindungan hak-hak konsumen.
Kegagalan Kampanye Penyelamatan Kaset Game Fisik
Kampanye penyelamatan kaset fisik bertajuk Stop Killing Games menemui jalan buntu. Komisi Eropa menolak proposal aturan kewajiban menjaga game tetap berfungsi.
Hukum hak cipta memberikan kebebasan mutlak bagi para pemilik hak cipta. Pemerintah tidak bisa memaksa pengembang mempertahankan operasional game setelah masa komersial habis.
Namun, Uni Eropa berjanji akan merancang kode etik pengelolaan masa akhir game. Langkah ini setidaknya memberikan kejelasan informasi durasi kontrak bagi para konsumen.
Boikot Pemain Tidak Menggoyahkan Raksasa Jepang
Analis industri Serkan Toto memproyeksikan Sony tetap teguh pada keputusannya. Kampanye boikot para pemain tidak akan menggoyahkan raksasa Jepang tersebut.
Sony kini merangkul lebih dari 120 juta pengguna aktif global. Sekitar 50 juta pengguna berlangganan layanan PlayStation Plus saat ini.
Pembatalan 500.000 pengguna hanya mengurangi 1 persen pendapatan langganan. Kehilangan kecil ini tidak akan menghentikan langkah transisi digital Sony.
Sebab, format digital menawarkan keuntungan finansial yang sangat melimpah bagi perusahaan.
Perbandingan Margin Keuntungan Format Fisik vs Digital
Tabel analisis komparatif berikut menunjukkan perbedaan margin pendapatan Sony dari setiap penjualan game:
| Format Penjualan | Jenis Game | Potongan Pihak Ritel | Margin Keuntungan Sony |
|---|---|---|---|
| Kaset Fisik | Game Internal (First-Party) | 30 persen komisi toko | 65 persen dari harga jual |
| Kaset Fisik | Game Luar (Third-Party) | Distribusi fisik ritel | 15 persen biaya lisensi |
| Unduhan Digital | Game Internal (First-Party) | Tanpa pihak ketiga | 100 persen pendapatan bersih |
| Unduhan Digital | Game Luar (Third-Party) | PlayStation Store | 30 persen komisi penjualan |
Harapan Terakhir Sebelum Kiamat Kaset Fisik 2028
Kabar baiknya, beberapa game masa depan masih mempertahankan format cakram fisik. Santa Monica Studio memastikan game God of War Laufey rilis dengan kaset.
Langkah ini menandakan jadwal rilis game tersebut sebelum tahun 2028. Developer Insomniac Games juga menjanjikan format kaset untuk Marvel’s Wolverine.
Dua judul game ini menjadi penyelamat transisi sebelum era serba digital dimulai.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













