Keputusan Sony Hapus Game Fisik PlayStation Tidak Terbendung

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sony mengaktifkan fitur PSSR 2.0 secara default di PS5 Pro lewat update beta baru. Teknologi upscaling ini kini berjalan otomatis. Dok: Istimewa.

Sony mengaktifkan fitur PSSR 2.0 secara default di PS5 Pro lewat update beta baru. Teknologi upscaling ini kini berjalan otomatis. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Para pemburu kaset game fisik harus bersiap menerima kenyataan pahit.

Uni Eropa Menolak Intervensi Keputusan Bisnis Sony

Keputusan Sony menghentikan perilisan game cakram memicu kemarahan besar pemain. Mereka menolak keras transisi penuh menuju format digital pada 2028.

Masyarakat sempat menaruh harapan besar pada ketegasan regulasi Uni Eropa. Namun, Komisaris Perlindungan Konsumen Uni Eropa Michael McGrath memastikan kegagalan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

McGrath menegaskan Uni Eropa tidak memiliki kuasa hukum untuk mengintervensi Sony. Perusahaan memiliki kebebasan kontrak penuh untuk menentukan format penjualan produk.

Oleh karena itu, pemerintah hanya akan mengawasi perlindungan hak-hak konsumen.

Kegagalan Kampanye Penyelamatan Kaset Game Fisik

Kampanye penyelamatan kaset fisik bertajuk Stop Killing Games menemui jalan buntu. Komisi Eropa menolak proposal aturan kewajiban menjaga game tetap berfungsi.

Baca Juga :  Penemuan Gila Chester Carlson Kini Hasilkan Triliunan Dokumen

Hukum hak cipta memberikan kebebasan mutlak bagi para pemilik hak cipta. Pemerintah tidak bisa memaksa pengembang mempertahankan operasional game setelah masa komersial habis.

Namun, Uni Eropa berjanji akan merancang kode etik pengelolaan masa akhir game. Langkah ini setidaknya memberikan kejelasan informasi durasi kontrak bagi para konsumen.

Boikot Pemain Tidak Menggoyahkan Raksasa Jepang

Analis industri Serkan Toto memproyeksikan Sony tetap teguh pada keputusannya. Kampanye boikot para pemain tidak akan menggoyahkan raksasa Jepang tersebut.

Sony kini merangkul lebih dari 120 juta pengguna aktif global. Sekitar 50 juta pengguna berlangganan layanan PlayStation Plus saat ini.

Pembatalan 500.000 pengguna hanya mengurangi 1 persen pendapatan langganan. Kehilangan kecil ini tidak akan menghentikan langkah transisi digital Sony.

Sebab, format digital menawarkan keuntungan finansial yang sangat melimpah bagi perusahaan.

Baca Juga :  Jepang Sukses Luncurkan Roket H3 Tanpa Booster

Perbandingan Margin Keuntungan Format Fisik vs Digital

Tabel analisis komparatif berikut menunjukkan perbedaan margin pendapatan Sony dari setiap penjualan game:

Format Penjualan Jenis Game Potongan Pihak Ritel Margin Keuntungan Sony
Kaset Fisik Game Internal (First-Party) 30 persen komisi toko 65 persen dari harga jual
Kaset Fisik Game Luar (Third-Party) Distribusi fisik ritel 15 persen biaya lisensi
Unduhan Digital Game Internal (First-Party) Tanpa pihak ketiga 100 persen pendapatan bersih
Unduhan Digital Game Luar (Third-Party) PlayStation Store 30 persen komisi penjualan

Harapan Terakhir Sebelum Kiamat Kaset Fisik 2028

Kabar baiknya, beberapa game masa depan masih mempertahankan format cakram fisik. Santa Monica Studio memastikan game God of War Laufey rilis dengan kaset.

Langkah ini menandakan jadwal rilis game tersebut sebelum tahun 2028. Developer Insomniac Games juga menjanjikan format kaset untuk Marvel’s Wolverine.

Dua judul game ini menjadi penyelamat transisi sebelum era serba digital dimulai.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Microsoft Perkenalkan Project Zenith, Versi Windows 11 Khusus
NVIDIA Resmi Luncurkan DLSS 5, NBA 2K27 Jadi Game Pertama
Steam Deck Kini Didukung Lebih dari 30.000 Game Verified
Fossil Rilis Dua Jam Tangan Kolaborasi Fantastic Four
Acer Luncurkan Swift Blade 14, Laptop Ultra Ringan
Huawei Watch D3 Resmi Meluncur, Smartwatch Tekanan Darah
Samsung Rilis Neo WindFree Lite, AC dengan Teknologi WindFree
NVIDIA DLSS 5 Bocor Berhasil Dimodifikasi Berjalan di RTX 20

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 06:00 WIB

Microsoft Perkenalkan Project Zenith, Versi Windows 11 Khusus

Minggu, 6 September 2026 - 16:36 WIB

NVIDIA Resmi Luncurkan DLSS 5, NBA 2K27 Jadi Game Pertama

Minggu, 6 September 2026 - 15:30 WIB

Steam Deck Kini Didukung Lebih dari 30.000 Game Verified

Sabtu, 5 September 2026 - 15:49 WIB

Fossil Rilis Dua Jam Tangan Kolaborasi Fantastic Four

Sabtu, 5 September 2026 - 14:43 WIB

Acer Luncurkan Swift Blade 14, Laptop Ultra Ringan

Berita Terbaru

Bandara Soekarno-Hatta kembali melayani penerbangan setelah terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Humas PGS)

NASIONAL

Soetta Kembali Berdenyut, Penerbangan Dipulihkan Bertahap

Selasa, 8 Sep 2026 - 06:15 WIB

Microsoft memperkenalkan Project Zenith, versi Windows 11 khusus developer dengan fokus AI lokal dan syarat RAM 64GB. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Microsoft Perkenalkan Project Zenith, Versi Windows 11 Khusus

Selasa, 8 Sep 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi, Prakiraan cuaca Jabodetabek Selasa 8 September 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Cerah, Hujan Ringan Mengintai

Selasa, 8 Sep 2026 - 05:51 WIB