JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di wilayah Jabodetabek pada Minggu (12/7/2026) didominasi kondisi berawan hingga berawan tebal.
Meski peluang hujan relatif rendah, perubahan cuaca tetap berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari di sejumlah kawasan.
Memasuki pertengahan musim kemarau, sebagian besar wilayah Indonesia mengalami penurunan curah hujan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, dinamika atmosfer masih dapat memicu pertumbuhan awan hujan secara lokal, sehingga masyarakat tetap disarankan memantau pembaruan informasi cuaca sebelum beraktivitas di luar ruangan.
Rincian Prakiraan Cuaca dan Suhu di Setiap Wilayah
Di DKI Jakarta, cuaca diperkirakan berawan sejak pagi hingga malam. Suhu udara berkisar 24–34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan antara 36–78 persen.
Kondisi ini membuat cuaca terasa cukup panas pada siang hari, terutama di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat.
Sementara itu, Bogor diprediksi berawan dengan peluang hujan ringan bersifat lokal pada sore hari.
Suhu udara berkisar 22–31 derajat Celsius, sedangkan kelembapan mencapai 60–95 persen.
Di Depok, cuaca umumnya berawan dengan suhu udara 23–32 derajat Celsius. Memasuki sore hari, pertumbuhan awan konvektif berpotensi meningkatkan peluang hujan ringan di beberapa titik.
Wilayah Tangerang diperkirakan menikmati cuaca berawan sepanjang hari dengan suhu 24–33 derajat Celsius dan kelembapan 45–80 persen.
Adapun Bekasi diprediksi berawan hingga berawan tebal. Suhu udara berkisar 24–34 derajat Celsius, sehingga cuaca siang diperkirakan terasa cukup terik.
Secara umum, kecepatan angin di Jabodetabek berkisar 10–30 kilometer per jam, didominasi bertiup dari arah timur hingga tenggara.
Kondisi tersebut masih tergolong normal untuk periode musim kemarau.
Warga Diimbau Waspada Perubahan Cuaca Lokal
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kecukupan cairan tubuh saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.
Pengendara pun diminta tetap berhati-hati karena perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat, terutama menjelang sore.
Secara nasional, BMKG menyebut sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.
Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi muncul secara lokal akibat dinamika atmosfer yang masih aktif.
Karena itu, masyarakat diimbau terus memantau informasi cuaca resmi sebelum bepergian. **
Editor : Hadwan













