Air PAM JAYA Mati hingga 22 Juli, Warga Cengkareng Borong Wadah Penampungan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasoi, warga Cengkareng menyiapkan tong, ember, dan galon untuk menampung air menjelang gangguan distribusi PAM JAYA di Jakarta Barat. (Posnews/Kominfo)

Ilustrasoi, warga Cengkareng menyiapkan tong, ember, dan galon untuk menampung air menjelang gangguan distribusi PAM JAYA di Jakarta Barat. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Suasana di sejumlah permukiman Cengkareng, Jakarta Barat, mulai berubah menjelang gangguan distribusi air bersih PAM JAYA.

Warga beramai-ramai menyiapkan tong, ember, bak penampungan, hingga galon kosong agar kebutuhan air tetap terpenuhi selama pasokan dihentikan sementara.

Langkah antisipasi itu dilakukan setelah PAM JAYA mengumumkan penghentian sementara pasokan air mulai Jumat (17/7/2026) hingga Rabu (22/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gangguan tersebut diperkirakan berdampak pada 55.272 pelanggan di tujuh kelurahan di Jakarta Barat.

Warga Berburu Wadah Penampungan Air

Yanti (42), warga RT 08/RW 06 Cengkareng Barat, mengaku langsung menyiapkan seluruh wadah yang tersedia di rumah setelah menerima pemberitahuan dari pengurus lingkungan.

“Malam ini saya langsung tampung air. Adanya cuma tong, ember, bak, sama galon kosong,” ujarnya, Kamis (16/7/2026) malam.

Baca Juga :  Renovasi Berujung Petaka, Rumah Roboh 2 Warga Tertimbun Puing

Karena tidak memiliki toren air, Yanti memanfaatkan satu tong, tiga ember, dan empat galon bekas untuk menyimpan persediaan air.

Ia berharap gangguan layanan tidak berlangsung lama karena air menjadi kebutuhan utama untuk memasak, mencuci, hingga mandi.

Jika persediaan habis, Yanti berencana membeli air keliling seharga Rp5.000 per jeriken atau mengambil air dari mushala di dekat rumah yang masih menggunakan sumur tanah.

Delapan Anggota Keluarga Andalkan Bak Penampungan

Kekhawatiran serupa dirasakan Risma (37). Ia tinggal bersama delapan anggota keluarga sehingga kebutuhan air jauh lebih besar dibanding rumah tangga biasa.

Beruntung, rumahnya memiliki bak penampungan berukuran besar yang akan diisi penuh sebelum pasokan air dihentikan.

“Kami satu rumah delapan orang. Penampungan itu pasti kami isi penuh dulu,” katanya.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Senin 9 Februari 2026, BMKG Prediksi Berawan dan Hujan Ringan

Risma berharap distribusi air segera kembali normal agar aktivitas keluarga tidak terganggu.

55 Ribu Pelanggan Berpotensi Terdampak

Direktur Operasional PAM JAYA Syahrul Hasan mengatakan penghentian sementara pasokan terjadi karena PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) melakukan perawatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota.

Selama pekerjaan berlangsung, pasokan air menuju jaringan distribusi PAM JAYA akan disesuaikan hingga 22 Juli 2026.

Akibatnya, tekanan air diperkirakan menurun bahkan berhenti sementara di sejumlah wilayah yang dilayani IPA Hutan Kota.

Tujuh Kelurahan Masuk Daftar Terdampak

PAM JAYA memperkirakan gangguan layanan akan berdampak pada pelanggan di tujuh kelurahan di Jakarta Barat, yaitu:

  1. Cengkareng Barat
  2. Cengkareng Timur
  3. Kapuk Muara
  4. Kamal Muara
  5. Kamal
  6. Pegadungan
  7. Tegal Alur

PAM JAYA mengimbau pelanggan di wilayah tersebut segera menampung air secukupnya sebelum pekerjaan perawatan dimulai agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang
Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos
Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September
Video Diduga Hina Nabi Viral, Majelis Dzikir Abah Setu di Bekasi Digeruduk Warga
Jabodetabek Kamis Diprediksi Panas, Bogor dan Depok Waspada Hujan
Jakarta hingga Bogor Berpotensi Hujan, Ini Prakiraan Cuaca 9 September 2026

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin

Sabtu, 12 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang

Jumat, 11 September 2026 - 15:35 WIB

Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB