Pemerintah Trump Ancam Cabut Dana Pemilu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketegangan pemilu di Amerika Serikat. Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin mengancam akan memotong dana bantuan bagi daerah yang menolak aturan pemilu baru. Dok: Istimewa.

Ketegangan pemilu di Amerika Serikat. Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin mengancam akan memotong dana bantuan bagi daerah yang menolak aturan pemilu baru. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Amerika Serikat melayangkan ancaman keras kepada pemerintah daerah.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin menyampaikan peringatan tersebut hari Jumat.

Negara bagian menghadapi risiko kehilangan dana bantuan jika menolak aturan pemilu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka juga menghadapi potensi penyelidikan hukum dari pemerintah pusat.

Langkah ekstrem ini bertujuan memaksakan standar keamanan pemilu Donald Trump.

Tudingan Pemilih Asing Tanpa Bukti Dukungan Data

Mullin mengklaim temuan seperempat juta pemilih asing ilegal.

Ia menunjuk wilayah California, Nevada, Pennsylvania, dan New Jersey.

Baca Juga :  Uni Eropa Resmikan Pinjaman $105 Miliar guna Hindari Kebangkrutan Ukraina

DHS mengandalkan analisis data publik dalam melakukan penyelidikan tersebut.

Namun, para pakar meragukan keakuratan metode pengolahan data tersebut.

Data publik kurang memiliki rincian informasi kewarganegaraan yang valid.

Gubernur California Gavin Newsom menolak keras ancaman federal tersebut.

Newsom menegaskan kesiapan daerahnya mempertahankan sistem pemilu yang mandiri.

Ia menantang balik pemerintahan Trump melalui pernyataan di media sosial.

Pemaksaan Program SAVE dan Hambatan Hukum Konstitusi

Mullin mendesak seluruh wilayah menggunakan sistem verifikasi SAVE baru.

Sistem ini menuntut penyerahan data sensitif pemilih kepada DHS.

Pemerintah mengancam akan memenjarakan petugas daerah yang menolak kerja sama.

Namun, pengadilan federal memblokir penggunaan program verifikasi tersebut.

Hakim menilai program SAVE berpotensi menghapus hak pemilih sah.

Direktur CEIR David Becker menyebut ancaman Mullin tidak berdasar.

Baca Juga :  Rusia Peringatkan Tindakan Balasan Atas Rencana Finlandia Izinkan Senjata Nuklir

Becker menegaskan undang-undang memberikan hak kelola pemilu kepada daerah.

Pengadilan juga berulang kali menolak tuntutan penyerahan data tersebut.

Pelemahan Lembaga CISA di Tengah Tuntutan Baru

Mullin menjanjikan rilis rencana pengamanan siber dalam tiga puluh hari.

Namun, Presiden Trump justru memangkas anggaran operasional lembaga siber.

Pemerintah memotong anggaran siber CISA sebesar sepuluh juta dolar AS.

Pemerintah juga merumahkan belasan staf ahli pengawasan pemilu CISA.

Lembaga pengawas siber ini beroperasi tanpa pimpinan definitif saat ini.

Sekretaris Negara Nevada Cisco Aguilar mengkritik keras inkonsistensi federal tersebut.

Aguilar menilai pemerintah federal hanya mengumbar janji kosong tanpa tindakan.

Nevada memilih memperkuat infrastruktur pengamanan pemilu secara mandiri sekarang.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi Pimpin Partai Buruh Inggris Menuju Downing Street
Skandal Video: Filipina Protes Keras Media Pemerintah China
Serangan Israel Hantam Prosesi Pemakaman di Gaza
Tantang Dominasi AS: Xi Jinping Pimpin Koalisi AI
Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Pidato Kontroversial Trump Tuduh China dan Picu Boikot Media
Trump Kembali Tuduh China Campur Tangan Pemilu AS

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:34 WIB

Resmi Pimpin Partai Buruh Inggris Menuju Downing Street

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:30 WIB

Skandal Video: Filipina Protes Keras Media Pemerintah China

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:30 WIB

Serangan Israel Hantam Prosesi Pemakaman di Gaza

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:30 WIB

Tantang Dominasi AS: Xi Jinping Pimpin Koalisi AI

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:00 WIB

Pemerintah Trump Ancam Cabut Dana Pemilu

Berita Terbaru

Suksesi kepemimpinan di Downing Street. Andy Burnham resmi memimpin Partai Buruh Inggris guna mengembalikan stabilitas nasional yang kian goyah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Resmi Pimpin Partai Buruh Inggris Menuju Downing Street

Sabtu, 18 Jul 2026 - 22:34 WIB

Ketegangan baru di Laut China Selatan. Pemerintah Filipina melayangkan protes keras setelah media pemerintah China menggambarkan warga Filipina sebagai monyet. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Skandal Video: Filipina Protes Keras Media Pemerintah China

Sabtu, 18 Jul 2026 - 22:30 WIB

Ketegangan memuncak di Jalur Gaza. Serangan udara militer Israel menghantam sebuah prosesi pemakaman warga, menewaskan sedikitnya tujuh orang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Israel Hantam Prosesi Pemakaman di Gaza

Sabtu, 18 Jul 2026 - 21:30 WIB

Langkah berani Beijing di Shanghai. Presiden Xi Jinping menawarkan teknologi AI terbuka untuk menantang pengaruh Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tantang Dominasi AS: Xi Jinping Pimpin Koalisi AI

Sabtu, 18 Jul 2026 - 21:30 WIB