WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Amerika Serikat melayangkan ancaman keras kepada pemerintah daerah.
Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin menyampaikan peringatan tersebut hari Jumat.
Negara bagian menghadapi risiko kehilangan dana bantuan jika menolak aturan pemilu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka juga menghadapi potensi penyelidikan hukum dari pemerintah pusat.
Langkah ekstrem ini bertujuan memaksakan standar keamanan pemilu Donald Trump.
Tudingan Pemilih Asing Tanpa Bukti Dukungan Data
Mullin mengklaim temuan seperempat juta pemilih asing ilegal.
Ia menunjuk wilayah California, Nevada, Pennsylvania, dan New Jersey.
DHS mengandalkan analisis data publik dalam melakukan penyelidikan tersebut.
Namun, para pakar meragukan keakuratan metode pengolahan data tersebut.
Data publik kurang memiliki rincian informasi kewarganegaraan yang valid.
Gubernur California Gavin Newsom menolak keras ancaman federal tersebut.
Newsom menegaskan kesiapan daerahnya mempertahankan sistem pemilu yang mandiri.
Ia menantang balik pemerintahan Trump melalui pernyataan di media sosial.
Pemaksaan Program SAVE dan Hambatan Hukum Konstitusi
Mullin mendesak seluruh wilayah menggunakan sistem verifikasi SAVE baru.
Sistem ini menuntut penyerahan data sensitif pemilih kepada DHS.
Pemerintah mengancam akan memenjarakan petugas daerah yang menolak kerja sama.
Namun, pengadilan federal memblokir penggunaan program verifikasi tersebut.
Hakim menilai program SAVE berpotensi menghapus hak pemilih sah.
Direktur CEIR David Becker menyebut ancaman Mullin tidak berdasar.
Becker menegaskan undang-undang memberikan hak kelola pemilu kepada daerah.
Pengadilan juga berulang kali menolak tuntutan penyerahan data tersebut.
Pelemahan Lembaga CISA di Tengah Tuntutan Baru
Mullin menjanjikan rilis rencana pengamanan siber dalam tiga puluh hari.
Namun, Presiden Trump justru memangkas anggaran operasional lembaga siber.
Pemerintah memotong anggaran siber CISA sebesar sepuluh juta dolar AS.
Pemerintah juga merumahkan belasan staf ahli pengawasan pemilu CISA.
Lembaga pengawas siber ini beroperasi tanpa pimpinan definitif saat ini.
Sekretaris Negara Nevada Cisco Aguilar mengkritik keras inkonsistensi federal tersebut.
Aguilar menilai pemerintah federal hanya mengumbar janji kosong tanpa tindakan.
Nevada memilih memperkuat infrastruktur pengamanan pemilu secara mandiri sekarang.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













