KPK Tangkap Bupati Lombok Barat dalam Operasi Senyap di NTB

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT).

Kali ini, operasi senyap tersebut berlangsung di wilayah Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (20/7/2026).

Dalam operasi itu, KPK menangkap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya OTT tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

β€œBenar,” kata Fitroh saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2026).

Fitroh juga membenarkan bahwa Lalu Ahmad Zaini termasuk pihak yang terjaring dalam operasi senyap tersebut.

Baca Juga :  Kena PTDH, Dua Perwira Polresta Banda Aceh Kini Ditahan Bareskrim

β€œYa,” ujarnya singkat.

Ruang Kerja Bupati Lombok Barat Disegel KPK

Tak lama setelah kabar OTT mencuat, ruangan kerja Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini di kompleks perkantoran Pemkab Lombok Barat terpantau disegel KPK.

Selain ruang kerja bupati, ruang Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Penataan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Lombok Barat, Lalu Ratnawi, juga dilaporkan dipasangi segel KPK.

Penyegelan tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa KPK sedang mengembangkan penyelidikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

KPK Belum Ungkap Perkara

Meski sudah menangkap sejumlah pihak, KPK belum membeberkan konstruksi perkara yang menjadi dasar OTT tersebut.

Baca Juga :  KSPI dan Partai Buruh Turun ke Jalan Hari Ini, Tolak UMP DKI 2026 dan UMSK Jabar

Identitas pihak lain yang turut diamankan dan barang bukti yang disita juga belum disampaikan secara resmi.

KPK memiliki waktu paling lama 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang terjaring OTT.

Karena itu, publik masih menunggu penjelasan resmi KPK mengenai perkara yang menyeret Bupati Lombok Barat tersebut.

KPK diperkirakan akan menyampaikan perkembangan penanganan perkara setelah proses pemeriksaan awal terhadap para pihak yang diamankan selesai. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra
Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang
BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu
KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas
Anwar Abbas Minta Kasus Abah Setu Tetap Diproses Polisi
8 Orang Hilang di Anak Krakatau, SAR Belum Temukan Titik Terang
KPK Geledah Rumah Polisi Yayat Sudrajat, Usut Fee Rp16 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:53 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Sabtu, 12 September 2026 - 06:31 WIB

Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra

Jumat, 11 September 2026 - 17:24 WIB

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang

Jumat, 11 September 2026 - 09:32 WIB

BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu

Jumat, 11 September 2026 - 09:21 WIB

KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas

Berita Terbaru

 Xbox resmi menerbitkan game action espionage PHYSINT karya Hideo Kojima setelah PlayStation membatalkan kerja sama. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:43 WIB

 Kelangkaan komponen optical drive mengancam ketersediaan disc drive eksternal pada konsol masa depan Sony dan Microsoft. Simak dampak krisis pasokan media fisik ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:30 WIB

Peluncuran konsol retro NEOGEO AES+ ditunda hingga September 2027. Keterbatasan komponen dan tingginya pemesanan awal menjadi alasan utama penundaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Minggu, 13 Sep 2026 - 13:30 WIB