Nadiem Makarim Dipanggil Kejagung untuk Ketiga Kali Dugaan Korupsi Chromebook Rp1,98 T

Kamis, 4 September 2025 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. (Posnews/Ist)

Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memanggil mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim, untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi Program Digitalisasi Pendidikan 2019–2022, khususnya pengadaan laptop Chromebook, pada Kamis (4/9/2025).

Tim hukum Nadiem, yaitu Ricky Saragih dan Mohammad Ali, memastikan kliennya akan hadir memenuhi panggilan penyidik. Ricky memastikan kehadiran Nadiem, sedangkan Ali menyebut pemeriksaan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: BMKG Sebut Jakarta Selatan dan Timur Diguyur Hujan Ringan

Sebelum ini, Nadiem telah menjalani dua kali pemeriksaan di Kejagungβ€”yang pertama berlangsung selama sekitar 12 jam pada 23 Juni 2025, dan yang kedua berlangsung sekitar 9 jam pada 15 Juli 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejagung telah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini:

  • Sri Wahyuningsih (SW) – Direktur SD di Kemendikbudristek 2020–2021

  • Mulyatsyah (MUL) – Direktur SMP Kemendikbudristek 2020

  • Jurist Tan (JT/JS) – Staf Khusus Mendikbudristek era Nadiem

  • Ibrahim Arief (IBAM) – Konsultan Perorangan

Baca Juga :  Kejagung Buka Suara soal Penggeledahan Polri, Tegaskan Hormati Proses Hukum

Kejagung memperkirakan kerugian negara mencapai Rp1,98 triliun akibat pengadaan Chromebook. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4 Tersangka Penganiayaan Serda Ahmad Terancam Dipecat, Ini Kronologinya
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Diperiksa, 129 Korban Masih Dicari
Mendagri Tito Minta ASN di Papua Mendapat Pengamanan Lebih Ketat
OTT KPK BPN Bogor: Bos Summarecon dan 7 Orang Jadi Tersangka
129 Korban KM Virgo Masih Hilang, KRI Canopus Kerahkan Drone dan ROV
KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat
Kasus Iklan BJB: KPK Cek Transaksi Rekening Eks Aspri Ridwan Kamil
Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:23 WIB

4 Tersangka Penganiayaan Serda Ahmad Terancam Dipecat, Ini Kronologinya

Rabu, 16 September 2026 - 06:17 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Diperiksa, 129 Korban Masih Dicari

Rabu, 16 September 2026 - 06:09 WIB

Mendagri Tito Minta ASN di Papua Mendapat Pengamanan Lebih Ketat

Selasa, 15 September 2026 - 19:16 WIB

OTT KPK BPN Bogor: Bos Summarecon dan 7 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 15 September 2026 - 05:56 WIB

129 Korban KM Virgo Masih Hilang, KRI Canopus Kerahkan Drone dan ROV

Berita Terbaru

Laporan CBO menunjukkan biaya perang AS melawan Iran tembus $38 miliar Dolar AS dan mendongkrak inflasi hingga 2027. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 17:39 WIB

Donald Trump mengecam keputusan Mahkamah Agung AS yang memblokir aturan pembatasan surat suara via pos jelang pemilu paruh waktu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:35 WIB

 Serangan udara Israel di Kfar Rumman, Lebanon Selatan menewaskan 13 orang termasuk 6 anak-anak. Simak rincian eskalasi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:29 WIB

Korban hilang banjir bandang Himalaya capai 3.044 orang dengan 750 tewas, sementara bantuan internasional terus mengalir ke Nepal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ribuan Korban Hilang Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:44 WIB