Usai Bentrokan Maut Menteng, Gubernur Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 27 Juli 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
(Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemprov DKI Jakarta bergerak bersama TNI dan Polri untuk menjaga situasi pascabentrokan maut di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Koordinasi lintas institusi dilakukan agar konflik tidak meluas dan kondisi Ibu Kota tetap aman serta kondusif.

“Jadi, kami telah melakukan koordinasi antara TNI, Polri, dan Pemerintah DKI Jakarta untuk menjaga ini agar kondusif. Karena tagline ‘Jaga Jakarta’ memang kami gunakan bersama,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (27/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pramono mengatakan kondisi di lapangan mulai kembali tenang. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak mudah tersulut oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Saya yakin mudah-mudahan sekarang ini yang di lapangan sudah mulai tenang, tidak tersulut lagi dengan hal-hal yang berkembang karena disinformasi,” ujarnya.

Pemprov DKI Gandeng Tokoh Masyarakat

Untuk mencegah konflik kembali pecah, Pramono menginstruksikan jajaran Pemprov DKI Jakarta memperkuat komunikasi dengan aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Judi Online Mantracuan di Jakut, Pasutri Muda Ditangkap di Apartemen

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

“Saya telah melakukan dan menginstruksikan kepada jajaran Pemerintah DKI Jakarta untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda guna menjaga situasi agar tetap kondusif dan damai,” kata Pramono.

Menurutnya, komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat penting untuk meredam ketegangan sekaligus mencegah munculnya konflik lanjutan.

Penanganan Kasus Diserahkan kepada Aparat Penegak Hukum

Pramono menegaskan proses hukum terkait bentrokan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

Ia berharap polisi dapat mengusut perkara secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Pemerintah Jakarta sepenuhnya menaruh harapan setinggi mungkin kepada aparat penegak hukum untuk menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik, melakukan penyelidikan dan penyidikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.

Warga Diminta Tak Terprovokasi

Di tengah proses hukum yang berjalan, Pramono mengajak masyarakat tetap tenang dan berpikir jernih.

Ia meminta warga tidak menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan tindakan provokatif maupun merusak fasilitas umum.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Fokus Benahi Jalan Rusak di Babelan dan Tarumajaya Mulai Awal Juni 2026

“Sebagai Gubernur Jakarta, saya mengimbau semua masyarakat untuk berkepala dingin. Jangan melakukan tindakan provokasi yang berpotensi memperluas konflik. Jangan menyebarkan informasi atau disinformasi yang tidak berdasarkan fakta dan jangan merusak fasilitas umum,” tegasnya.

Jaga Jakarta Jadi Tanggung Jawab Bersama

Pramono kembali mengajak seluruh warga menjaga keamanan Ibu Kota.

Menurutnya, Jakarta tidak dapat dijaga hanya oleh pemerintah atau aparat keamanan. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

“Jakarta ini perlu kita jaga bersama-sama. Maka, ‘Jaga Jakarta’ menjadi penting dalam kondisi seperti ini,” pungkas Pramono.

Ia berharap seluruh pihak menahan diri dan mengedepankan penyelesaian secara damai.

Dengan koordinasi antara Pemprov DKI, TNI, Polri, serta tokoh masyarakat, situasi pascabentrokan di Menteng diharapkan tetap terkendali.

Kini, masyarakat memiliki peran penting untuk menjaga suasana tetap tenang.

Tidak menyebarkan hoaks, tidak mudah terpancing provokasi, dan menyerahkan proses hukum kepada aparat menjadi langkah nyata untuk menjaga Jakarta tetap aman. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang
Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos
Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September
Video Diduga Hina Nabi Viral, Majelis Dzikir Abah Setu di Bekasi Digeruduk Warga
Jabodetabek Kamis Diprediksi Panas, Bogor dan Depok Waspada Hujan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 05:52 WIB

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin

Sabtu, 12 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang

Jumat, 11 September 2026 - 15:35 WIB

Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Berita Terbaru