Kebakaran Hutan Hebat Terjang Spokane Washington

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran hutan akibat kekeringan ekstrem menerjang kota Spokane di Washington hingga memaksa evakuasi 65 ribu warga. Dok: Istimewa.

Kebakaran hutan akibat kekeringan ekstrem menerjang kota Spokane di Washington hingga memaksa evakuasi 65 ribu warga. Dok: Istimewa.

Evakuasi Masal Dan Kerusakan Bangunan Di Spokane

SPOKANE, POSNEWS.CO.ID – Kobaran api melalap ratusan rumah warga di Spokane. Pihak berwenang mengonfirmasi kehancuran 700 hingga 1.100 struktur bangunan. Sementara itu, sebanyak 65.000 warga mengungsi dari lokasi bencana. Wali Kota Lisa Brown mengerahkan tim untuk memeriksa kerusakan bangunan. Oleh karena itu, warga belum boleh kembali ke rumah masing-masing.

Baca Juga :  Tanker Idemitsu Maru Berhasil Melintas Tanpa Biaya Tol

Tim pemadam memanfaatkan penurunan suhu udara untuk melokalisasi api. Namun, cuaca panas ekstrem mengancam proses pemadaman pada pertengahan minggu. Selanjutnya, Sheriff John Nowels terus melacak keberadaan 14 warga lokal. Petugas belum menemukan laporan korban jiwa dalam insiden ini.

Bantuan Federal Dan Krisis Iklim Di Washington

Gubernur Bob Ferguson menyebut bencana ini sebagai musibah terburuk Spokane. Oleh karena itu, Gubernur Ferguson meminta bantuan darurat kepada Presiden Donald Trump. Bantuan tersebut meliputi pasokan medis, ruang pengungsian, dan peralatan pencarian. Selain itu, kebakaran di Spokane menjadi bagian dari 16 titik api di Washington.

Kekeringan selama empat tahun berturut-turut memperparah kondisi hutan di Washington. Akibatnya, api menyebar cepat dan melompati Sungai Spokane. Selain itu, gumpalan asap memutus aliran listrik ke ribuan rumah warga. Pihak berwenang terus mengimbau warga agar mematuhi petunjuk evakuasi.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan
Denmark Tegaskan Kedaulatan Usai Trump Klaim Kontrol
Houthi Serang Situs di Riyadh dan Fasilitas Aramco di Yanbu
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Arah Laut Jepang
AS Setujui Penjualan Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi
Hakim AS Larang Pembongkaran Gedung Kennedy Center
Milisi Houthi Kuasai Jalur Maritim Utama Yaman
PM Kanada Mark Carney Sambut Usulan Asosiasi Uni Eropa

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:55 WIB

Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan

Minggu, 20 September 2026 - 20:30 WIB

Denmark Tegaskan Kedaulatan Usai Trump Klaim Kontrol

Minggu, 20 September 2026 - 19:49 WIB

Houthi Serang Situs di Riyadh dan Fasilitas Aramco di Yanbu

Minggu, 20 September 2026 - 18:42 WIB

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Arah Laut Jepang

Sabtu, 19 September 2026 - 11:04 WIB

AS Setujui Penjualan Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi

Berita Terbaru

Polisi Rusia menangkap pengamat pemilu Partai Yabloko hingga pingsan di St. Petersburg. Simak rincian insiden dan dugaan pelanggaran pemilu Duma. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan

Minggu, 20 Sep 2026 - 20:55 WIB

Denmark dan Greenland menegaskan kedaulatan wilayah usai Donald Trump mengklaim kontrol militer permanen di Arktik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Denmark Tegaskan Kedaulatan Usai Trump Klaim Kontrol

Minggu, 20 Sep 2026 - 20:30 WIB

Houthi menyerang Riyadh dan fasilitas Aramco di Yanbu dengan rudal. Simak tanggapan Arab Saudi, Turki, dan PBB. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Houthi Serang Situs di Riyadh dan Fasilitas Aramco di Yanbu

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:49 WIB