Tanker Idemitsu Maru Berhasil Melintas Tanpa Biaya Tol

Kamis, 30 April 2026 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oksigen bagi industri Jepang. Tanker Idemitsu Maru berhasil melewati Selat Hormuz dengan membawa 2 juta barel minyak mentah, menandai pergerakan perdana kapal tanker Jepang sejak krisis energi 2026 dimulai. Dok: Istimewa.

Oksigen bagi industri Jepang. Tanker Idemitsu Maru berhasil melewati Selat Hormuz dengan membawa 2 juta barel minyak mentah, menandai pergerakan perdana kapal tanker Jepang sejak krisis energi 2026 dimulai. Dok: Istimewa.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Kabar positif menyambangi ketahanan energi Jepang di tengah panasnya konflik Timur Tengah. Sebuah kapal tanker minyak milik Jepang dilaporkan berhasil melintasi titik kritis Selat Hormuz tanpa harus membayar biaya tol yang biasanya diminta oleh otoritas setempat.

Perdana Menteri Sanae Takaichi mengonfirmasi kabar tersebut melalui unggahan di media sosial pada hari Rabu. Takaichi menyatakan bahwa kapal tanker yang terkait dengan Jepang itu telah melewati selat tersebut. Saat ini, kapal tersebut sedang menuju Jepang dengan tiga warga negara Jepang di atasnya.

Idemitsu Maru Membawa 2 Juta Barel Minyak

Kapal tanker yang berhasil melintas tersebut adalah Idemitsu Maru yang berbendera Panama. Berdasarkan laporan media lokal, kapal raksasa sepanjang 300 meter ini mengangkut 2 juta barel minyak mentah. Kapal tersebut memuat kargo dari sebuah terminal di Arab Saudi pada awal Maret lalu.

Baca Juga :  Hery Susanto Resmi Ditahan Kejagung, Terseret Kasus Korupsi Nikel Rp1,5 Miliar

Sebelum melintasi selat, kapal ini sempat tertahan dan tidak bergerak di lepas pantai Abu Dhabi selama lebih dari seminggu. Namun, pada hari Senin, kapal mulai bergerak menuju selat setelah mendapatkan izin dari otoritas Iran. Situs pelacakan kapal MarineTraffic menunjukkan kapal tersebut melewati selat sekitar pukul 18.00 waktu Jepang dan diperkirakan akan tiba di Nagoya dalam tiga minggu ke depan.

Puluhan Kapal Masih Terdampar

Meskipun Idemitsu Maru berhasil melintas, tantangan besar masih membayangi kapal-kapal lainnya. Ketua Asosiasi Pemilik Kapal Jepang (JSA), Hitoshi Nagasawa, mengungkapkan bahwa masih ada 41 kapal terkait Jepang yang terdampar di Teluk Persia.

“Kami berharap dukungan berkelanjutan dari pemerintah untuk memastikan keberangkatan mereka dengan aman dan lancar sesegera mungkin,” ujar Nagasawa. Hal ini menunjukkan bahwa jalur perdagangan di kawasan tersebut belum sepenuhnya normal bagi semua pelaku industri maritim.

Baca Juga :  Denmark Sambut Gencatan Senjata Trump

Dampak Terhadap Harga Energi Domestik

Jepang sangat bergantung pada Timur Tengah untuk pasokan minyak mentah. Sebagian besar pasokan tersebut harus melewati Selat Hormuz untuk sampai ke pelabuhan domestik Jepang. Oleh karena itu, penutupan atau gangguan pada jalur air ini langsung memicu lonjakan harga minyak mentah secara global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekhawatiran akan gangguan pasokan terus menghantui pasar energi sepanjang tahun 2026. Keberhasilan satu tanker melintas memberikan harapan kecil, namun kestabilan jangka panjang tetap bergantung pada penyelesaian konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Jepang kini terus menyeimbangkan diplomasi agar aliran energi utama mereka tidak terputus secara permanen.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Tertibkan Perlintasan Liar, Alarm Kereta Dipasang 500 Meter
Bareskrim Bongkar TPPU Koko Erwin, Istri dan Anak Terseret – Aset Rp15,3 Miliar Disita
Uni Emirat Arab Resmi Keluar dari OPEC+ Mulai Mei 2026
Kejar-kejaran Dramatis di Dumai, Bareskrim Sita Narkoba 18 Kg Sabu dan 30 Ribu Ekstasi
Prakiraan Cuaca 30 April 2026: Jabodetabek Hujan, Sejumlah Kota Besar Waspada Cuaca Ekstrem
Krisis Gandum Kyiv-Yerusalem: Ukraina Tuduh Israel Impor Hasil Jarahan Rusia
Raja Charles III Serukan Persatuan di Tengah Keretakan Aliansi AS-Inggris
Eks Finalis Puteri Indonesia Ditangkap, Diduga Facelift Ilegal hingga Korban Cacat

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 08:31 WIB

Wali Kota Bekasi Tertibkan Perlintasan Liar, Alarm Kereta Dipasang 500 Meter

Kamis, 30 April 2026 - 07:49 WIB

Bareskrim Bongkar TPPU Koko Erwin, Istri dan Anak Terseret – Aset Rp15,3 Miliar Disita

Kamis, 30 April 2026 - 07:48 WIB

Uni Emirat Arab Resmi Keluar dari OPEC+ Mulai Mei 2026

Kamis, 30 April 2026 - 07:06 WIB

Kejar-kejaran Dramatis di Dumai, Bareskrim Sita Narkoba 18 Kg Sabu dan 30 Ribu Ekstasi

Kamis, 30 April 2026 - 06:46 WIB

Tanker Idemitsu Maru Berhasil Melintas Tanpa Biaya Tol

Berita Terbaru

Pergeseran peta kekuatan minyak. Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan pengunduran diri dari OPEC dan OPEC+, memicu ketidakpastian baru di pasar energi global saat ketegangan geopolitik di Timur Tengah terus memuncak. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Uni Emirat Arab Resmi Keluar dari OPEC+ Mulai Mei 2026

Kamis, 30 Apr 2026 - 07:48 WIB

Oksigen bagi industri Jepang. Tanker Idemitsu Maru berhasil melewati Selat Hormuz dengan membawa 2 juta barel minyak mentah, menandai pergerakan perdana kapal tanker Jepang sejak krisis energi 2026 dimulai. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tanker Idemitsu Maru Berhasil Melintas Tanpa Biaya Tol

Kamis, 30 Apr 2026 - 06:46 WIB