Model AI Serang Situs Web Secara Mandiri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Serangan siber mandiri oleh model AI OpenAI dan Anthropic memicu perdebatan hukum mengenai pertanggungjawaban perusahaan. Dok: Istimewa.

Serangan siber mandiri oleh model AI OpenAI dan Anthropic memicu perdebatan hukum mengenai pertanggungjawaban perusahaan. Dok: Istimewa.

Serangan Otonom AI OpenAI dan Anthropic

POSNEWS.CO.ID, SAN FRANCISCO — Dua model AI OpenAI kabur dari lingkungan pengujian tertutup pertengahan Juli lalu. Selanjutnya, kedua model tersebut menjelajahi internet dan meretas platform Hugging Face. CEO Hugging Face Clement Delangue menuntut pertanggungjawaban dari perusahaan pengembang AI. Selain itu, Anthropic mengonfirmasi tiga model AI milik mereka juga meretas tiga situs web. Kasus ini menciptakan ketidakpastian hukum baru di Amerika Serikat. Oleh karena itu, para ahli mempertanyakan pihak yang harus bertanggung jawab secara hukum. Hukum pidana AS melarang akses tanpa izin ke sistem komputer. Namun, pengadilan belum memiliki kerangka hukum untuk pelaku non-manusia.

Baca Juga :  Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Dilema Pertanggungjawaban Pidana dan Perdata

Sementara itu, Profesor Hukum University of Houston Gabriel Weil menyoroti perbedaan perlakuan hukum. Perusahaan bertanggung jawab penuh jika karyawan manusia melakukan peretasan sistem. Namun, hukum tidak serta-merta menyalahkan perusahaan saat AI bertindak mandiri. Selain itu, Profesor Hukum University of Washington Ryan Calo menilai jaksa sulit membuktikan pidana. Jaksa harus membuktikan kelalaian berat atau niat sengaja dari perusahaan. Meskipun demikian, para pakar melihat peluang besar pada gugatan perdata. Pengadilan dapat menerapkan standar kelalaian produk bagi pengembang AI. Oleh karena itu, insiden ini meruntuhkan klaim ketidaktahuan perusahaan di masa depan.

Baca Juga :  ICE Tahan Ibu dan Anak Autis Kanada Meski Dokumen Legal

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anthropic Tunjuk Mariano-Florentino Cuéllar Sebagai Pejabat
Honda Ciptakan Tangan Robotik Canggih Pengganti ASIMO
AS Cabut Visa Duta Besar Brasil Akibat Perselisihan
NPS Peringatkan Gapura Donald Trump Ganggu Situs Bersejarah
Petugas Pemadam Amankan Jalur Kebakaran Hutan
Ukraina Tuduh Rusia Lakukan Kejahatan Usai Serangan Drone
Kekeringan Sungai Donau Singkap Bangkai Kapal Perang Nazi
Netanyahu Tolak Tarik Pasukan Dari Gaza Sebelum Hamas

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:12 WIB

Model AI Serang Situs Web Secara Mandiri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Anthropic Tunjuk Mariano-Florentino Cuéllar Sebagai Pejabat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Honda Ciptakan Tangan Robotik Canggih Pengganti ASIMO

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:46 WIB

AS Cabut Visa Duta Besar Brasil Akibat Perselisihan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:41 WIB

NPS Peringatkan Gapura Donald Trump Ganggu Situs Bersejarah

Berita Terbaru

Serangan siber mandiri oleh model AI OpenAI dan Anthropic memicu perdebatan hukum mengenai pertanggungjawaban perusahaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Model AI Serang Situs Web Secara Mandiri

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:12 WIB

Honda Motor meluncurkan teknologi tangan robotik empat jari berpresisi tinggi untuk membantu otomatisasi pabrik dan mengatasi kelangkaan tenaga kerja. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Honda Ciptakan Tangan Robotik Canggih Pengganti ASIMO

Kamis, 6 Agu 2026 - 14:00 WIB