Apartemen Tangerang Disulap Jadi Lab Vape Etomidate, WNA China Ditangkap

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dir Resnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David bersama Wadir Resnarkoba AKBP Martua Silitonga menunjukkan hasil penggerebekan laboratorium vape etomidate di apartemen Tangerang.(Posnews/Humas PMJ)

Dir Resnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David bersama Wadir Resnarkoba AKBP Martua Silitonga menunjukkan hasil penggerebekan laboratorium vape etomidate di apartemen Tangerang.(Posnews/Humas PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID โ€“ Sebuah apartemen di Tangerang yang tampak tenang dari luar ternyata menyimpan operasi gelap berskala internasional.

Di balik pintu unit tersebut, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menemukan laboratorium rahasia (clandestine lab) yang diduga memproduksi etomidate dalam bentuk cartridge vape dan memasarkannya secara tersembunyi melalui media sosial.

Pengungkapan ini menjadi peringatan bahwa kejahatan narkotika terus bertransformasi, memanfaatkan hunian modern dan teknologi digital untuk mengelabui aparat serta masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi pun menangkap seorang warga negara China yang diduga menjadi bagian dari jaringan lintas negara dan telah menjalankan aktivitas produksi serta distribusi selama sekitar satu bulan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar penggerebekan apartemen, melainkan pengungkapan rantai peredaran narkotika internasional yang memiliki jaringan distribusi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Baca Juga :  Rokok Elektrik Berisi Etomidate, Jaringan Narkoba Lintas Negara Dibongkar Polisi

โ€œPolda Metro Jaya mengungkap tindak pidana narkoba jaringan internasional yang melibatkan warga negara China,โ€ ujar David, Kamis (13/8/2026).

Apartemen Biasa, Isi Luar Biasa

Awalnya, unit apartemen tersebut terlihat seperti tempat tinggal pada umumnya.

Namun setelah penyidik masuk, ruangan di dalamnya telah disulap menjadi laboratorium produksi cartridge vape etomidate lengkap dengan berbagai peralatan dan bahan baku.

Lebih jauh, pelaku menggunakan sistem drop point untuk mendistribusikan produk, sementara komunikasi dengan pembeli dilakukan melalui platform media sosial, sehingga transaksi berlangsung tanpa pertemuan langsung.

Belasan Ribu Cartridge Diduga Beredar

Penyidik menduga sedikitnya 15.000 cartridge vape berisi etomidate telah beredar di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Dalam operasi tersebut, polisi menyita 350 cartridge siap edar dan 2,8 kilogram bahan baku etomidate.

Baca Juga :  Menteri HAM Ungkap Polisi Paling Banyak Diadukan ke Komnas HAM, Ini Penyebabnya

โ€œBahan baku tersebut dapat menghasilkan sekitar 14.000 cartridge etomidate,โ€ kata David.

Penyidik menduga bahan baku etomidate berasal dari Vietnam dan kini menelusuri jalur impor serta jaringan distribusinya.

Pengembangan Berlanjut hingga Penjaringan

Usai menggerebek apartemen di Tangerang, polisi mengembangkan penyelidikan ke apartemen di Penjaringan, Jakarta Utara.

Seluruh barang bukti dan peralatan laboratorium kini diamankan di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Kejahatan Makin Canggih, Warga Jadi Garda Terdepan

Kasus ini menunjukkan bahwa apartemen, media sosial, dan sistem distribusi digital kini menjadi senjata baru jaringan narkotika.

Karena itu, Polda Metro Jaya mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan tempat tinggal.

Pengungkapan laboratorium rahasia ini membuktikan sinergi aparat dan masyarakat penting untuk memutus jaringan narkoba.**

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaringan 1,3 Ton Ketamin Diusut, Bareskrim Periksa 8 Tersangka
Prabowo Dorong Motor Listrik, Bunga Kredit Turun dan Tanpa DP
Akhir Pelarian Bos Gendut, BNN Sita Aset Hampir Rp40 Miliar
BNN Gerebek Kampung Bahari, Bos Narkoba MR Ditangkap
Kasus Tantangan Hafalan Surat Ad-Duha Berhadiah Miras Diambil Alih Polda Metro
BNN Gerebek Kampung Bahari, Loyalis Bandar Narkoba Serang Petugas dengan Mercon
Ngaku Mantan Tahanan KPK, Komplotan Penipu Gasak Fortuner Nenek di Serpong
Tawuran di Depok Digagalkan, Polisi Tangkap 5 Remaja dan Sita 2 Parang

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Apartemen Tangerang Disulap Jadi Lab Vape Etomidate, WNA China Ditangkap

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Prabowo Dorong Motor Listrik, Bunga Kredit Turun dan Tanpa DP

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Akhir Pelarian Bos Gendut, BNN Sita Aset Hampir Rp40 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:14 WIB

BNN Gerebek Kampung Bahari, Bos Narkoba MR Ditangkap

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Kasus Tantangan Hafalan Surat Ad-Duha Berhadiah Miras Diambil Alih Polda Metro

Berita Terbaru

Ilustrasi, DLH DKI menindak perusahaan pembuang sampah ke TPS liar Cilincing. (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Buang Sampah ke TPS Liar, 4 Perusahaan Kena Sanksi Rp10 Juta

Jumat, 14 Agu 2026 - 09:11 WIB