Pemulung Temukan Granat Militer Aktif di Tambun Selatan Bekasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Jibom Polda Metro Jaya mengevakuasi granat aktif di Tambun Selatan Bekasi. (Posnews/Ist)

Tim Jibom Polda Metro Jaya mengevakuasi granat aktif di Tambun Selatan Bekasi. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Warga Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dikejutkan dengan temuan benda berbahaya di tengah aktivitas warga.

Seorang pemulung menemukan granat tangan militer yang masih dalam kondisi aktif di Jalan Toyogiri, Jatimulya, pada Senin (17/8/2026) malam.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Tambun Selatan. Polisi bergerak cepat mengamankan lokasi sebelum Tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Metro Jaya diterjunkan untuk menangani benda tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti mengatakan, laporan bermula ketika pemulung melihat benda mencurigakan.

Warga yang mengetahui temuan tersebut kemudian meneruskannya kepada polisi.

Polisi Pasang Garis Pengaman

Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi. Polisi memasang garis polisi dan meminta warga tidak mendekati titik penemuan.

Jarak aman sekitar 30-50 meter diberlakukan selama proses penanganan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah warga berada terlalu dekat dengan benda yang berpotensi membahayakan.

Baca Juga :  TikTok Tetap Bisa Digunakan Meski Izin TDPSE Dibekukan Pemerintah

Selanjutnya, Tim Jibom Polda Metro Jaya mengambil alih proses evakuasi. Petugas membawa granat tersebut ke Markas Gegana untuk menjalani disposal sesuai prosedur keamanan.

Granat Aktif dan Sudah Berkarat

Hasil pemeriksaan Tim Jibom menunjukkan benda tersebut merupakan bom militer jenis granat tangan.

Polisi menyebut granat itu memiliki diameter sekitar 60 milimeter, panjang 100 milimeter, dan berat sekitar 410 gram.

Meski telah mengalami korosi berat, granat tersebut masih berstatus aktif. Benda itu juga masih dilengkapi safety pin dan safety lever.

Polisi menduga granat tersebut merupakan produk lama buatan Inggris. Namun, hingga kini aparat belum mengetahui secara pasti dari mana benda berbahaya itu berasal dan bagaimana bisa berada di lokasi penemuan.

Benda Tua Bukan Berarti Aman

Temuan granat berkarat ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat. Benda yang terlihat tua, rusak, atau berkarat tidak otomatis kehilangan daya bahayanya.

Baca Juga :  Demo 20 Ribu Buruh di Silang Monas, 1.392 Personel Gabungan Dikerahkan Polisi

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak menyentuh, memindahkan, membuka, mengutak-atik, atau membawa pulang benda yang bentuknya menyerupai granat, amunisi, bom, atau benda peledak lainnya.

Sebaliknya, segera menjauh dari lokasi dan beri tahu orang di sekitar agar tidak mendekat. Setelah itu, laporkan temuan tersebut kepada kepolisian.

Polisi Imbau Warga Tidak Panik

Wuryanti meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan apabila menemukan benda mencurigakan.

Warga dapat menghubungi layanan kepolisian 110 untuk mendapatkan penanganan petugas.

Imbauan tersebut penting, terutama karena benda peninggalan militer atau amunisi lama dapat tetap membahayakan meskipun tampak sudah rusak akibat usia.

Dengan melapor dan tidak mengambil tindakan sendiri, masyarakat ikut membantu mencegah kecelakaan sekaligus memberi kesempatan kepada petugas terlatih untuk menangani benda berbahaya sesuai prosedur.

Penemuan granat aktif di Tambun Selatan ini pun menjadi pelajaran sederhana: jangan pernah menganggap remeh benda mencurigakan.

Menjauh, amankan diri, lalu laporkan kepada petugas adalah pilihan paling aman. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jakarta dan Jabodetabek Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026
Malam Merdeka Tetap Digelar, Kembang Api Ditunda untuk Hormati Korban Gempa
Heboh! Ribuan Warga Serbu Panjat Pinang di Atas Sungai Kalimalang
Gotong Royong di Hari Kemerdekaan, Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk ke NTT
Mau Rayakan HUT RI di Monas? Ini 21 Lokasi Parkir yang Disiapkan
HUT ke-81 RI: 1.500 Drone hingga Kembang Api Siap Gemerlapkan Jakarta
TNI-Polri Kerahkan 13.859 Personel Amankan HUT RI
HUT ke-81 RI: Jakarta Diprediksi Cerah, Suhu Tembus 33°C

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:26 WIB

Pemulung Temukan Granat Militer Aktif di Tambun Selatan Bekasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Cuaca Jakarta dan Jabodetabek Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Malam Merdeka Tetap Digelar, Kembang Api Ditunda untuk Hormati Korban Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Heboh! Ribuan Warga Serbu Panjat Pinang di Atas Sungai Kalimalang

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Gotong Royong di Hari Kemerdekaan, Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk ke NTT

Berita Terbaru

Komandan militer AS di Timur Tengah memuji kepemimpinan awak USS Lincoln, sementara utusan AS Jared Kushner menggelar pertemuan langka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Panglima AS Puji USS Lincoln, Kushner Gelar Pertemuan

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:38 WIB

Impor minyak nabati India melonjak ke level tertinggi dalam 10 bulan pada Juli, seiring kilang meningkatkan pembelian minyak sawit dan kedelai jelang musim festival. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Impor Minyak Nabati India Capai Level Tertinggi 10 Bulan

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:33 WIB

Presiden Donald Trump menuduh vandal merusak rumput di kawasan National Mall dekat World War II Memorial. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Tuduh Vandal Rusak Rumput National Mall

Selasa, 18 Agu 2026 - 07:32 WIB