POSNEWS.CO.ID, SANTA MONICA — Activision dan Infinity Ward menuai kecaman keras dari komunitas gamer global. Para pemain menemukan indikasi penggunaan teknologi generative AI pada materi visual gim Call of Duty: Modern Warfare 4. Temuan tersebut memicu polemik mengenai standar kualitas produk beranggaran besar.
Temuan Komunitas dalam Versi Beta
Pemain mengunggah temuan visual tersebut melalui media sosial saat uji coba beta. Mereka menemukan ketidaksesuaian detail gambar pada avatar serta calling card. Gambar promosi dalam antarmuka permainan juga menunjukkan keanehan visual.
Karya seni tersebut menampilkan distorsi anatomi halus khas kecerdasan buatan. Tekstur gambar terlihat memudar secara tidak wajar. Komunitas gamer mengkritik keras penggunaan teknologi ini. Mereka menilai Activision memiliki sumber daya finansial melimpah untuk menyewa seniman manusia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Polemik Etika Penggunaan AI
Activision sebelumnya mengonfirmasi penggunaan AI generatif untuk membantu pembuatan aset pendukung. Namun, penerapan teknologi ini pada gim berbayar kelas Triple-A tetap menuai protes. Para pemain menuntut karya seni autentik dari tenaga ahli profesional.
Di sisi lain, sebagian gamer menunjukkan sikap terbuka terhadap tren teknologi ini. Mereka menganggap pemanfaatan AI sebagai langkah efisiensi dalam pengembangan gim modern. Penggunaan AI tidak menjadi masalah selama tidak mengganggu pengalaman bermain (gameplay).
Jadwal Peluncuran Resmi Gim
Activision merencanakan peluncuran resmi gim ini pada 23 Oktober 2026. Gim ini akan hadir untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, PC, dan Nintendo Switch 2. Pengembang menyiapkan moda campaign, multiplayer, serta DMZ sebagai menu utama.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia














