Kenaikan Harga Memori Mengancam Handheld PlayStation 6

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lonjakan harga chip memori LPDDR5X akibat krisis pasokan AI diprediksi membuat harga konsol genggam PlayStation 6 melampaui 600 Dolar AS. Dok: Istimewa.

Lonjakan harga chip memori LPDDR5X akibat krisis pasokan AI diprediksi membuat harga konsol genggam PlayStation 6 melampaui 600 Dolar AS. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, SAN MATEO — Lonjakan harga chip memori LPDDR5X akibat permintaan data center kecerdasan buatan (AI) mengancam rencana peluncuran konsol genggam PlayStation 6. Para pengamat industri memperkirakan harga konsol genggam Sony ini akan melonjak melampaui 600 Dolar AS.

Bocoran dari pembocor industri teknologi Kepler_L2 di forum NeoGAF mengungkapkan kenaikan biaya komponen tersebut. Produsen chip mengalihkan alokasi produksi memori LPDDR5X untuk memenuhi kebutuhan pusat data AI. Akibatnya, Sony menghadapi kesulitan dalam menekan biaya produksi konsol genggam generasi terbarunya.

Baca Juga :  PC vs Laptop di Era Kerja Remote: Mana yang Lebih Worth It untuk Jangka Panjang?

Konsol genggam PlayStation 6 tersebut memerlukan kapasitas memori LPDDR5X hingga 24 gigabita. Jenis memori ini menyajikan konsumsi daya yang sangat hemat untuk perangkat berdaya baterai. Namun, kelangkaan pasokan komponen memicu lonjakan harga jual ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, Sony harus memilih strategi bisnis yang tepat untuk menghadapi masalah ini. Perusahaan asal Jepang tersebut dapat memangkas spesifikasi perangkat keras atau menerima margin keuntungan yang lebih kecil. Selain itu, Sony bisa menaikkan harga jual produk ke konsumen retail.

Baca Juga :  Razer Naga V3 Pro Rilis dengan 23 Tombol dan Sensor 50.000 DPI

Sementara itu, lonjakan biaya memori RAM juga memengaruhi rencana pengembangan konsol PlayStation 6 utama. Banyak produsen perangkat keras gaming kini harus menyesuaikan strategi harga akibat tren ekspansi AI. Oleh sebab itu, para gamer mengkhawatirkan kenaikan harga konsol gim generasi mendatang.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Game Science Rilis Trailer Gameplay Black Myth: Zhong Kui
Harga Memori DDR4 Diprediksi Melonjak 50% pada Kuartal III
HYDRA, Tool Overclocking yang Buka Potensi Ekstra RTX 50
Supreme Analogue Pocket Hadir dengan Lapisan Emas 24K
Burn-in Layar OLED Masih Jadi Risiko bagi Gamer
Elden Ring untuk Switch 2 Tampil Lebih Stabil di 30 FPS
ASRock DeskMeet X300 Custom PC Rp1.050
Microsoft Rilis Surface Laptop 8 dengan Baterai Lebih Awet

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Kenaikan Harga Memori Mengancam Handheld PlayStation 6

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Game Science Rilis Trailer Gameplay Black Myth: Zhong Kui

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Harga Memori DDR4 Diprediksi Melonjak 50% pada Kuartal III

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:48 WIB

HYDRA, Tool Overclocking yang Buka Potensi Ekstra RTX 50

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Supreme Analogue Pocket Hadir dengan Lapisan Emas 24K

Berita Terbaru

Lonjakan harga chip memori LPDDR5X akibat krisis pasokan AI diprediksi membuat harga konsol genggam PlayStation 6 melampaui 600 Dolar AS. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kenaikan Harga Memori Mengancam Handheld PlayStation 6

Selasa, 25 Agu 2026 - 08:00 WIB

Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon mengajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan denda hingga 10 persen pendapatan global platform. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Selandia Baru Rancang Undang-Undang Larangan Media Sosial

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi, Prakiraan cuaca Jabodetabek 25 Agustus 2026 dengan potensi hujan lokal di wilayah Bogor.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Jabodetabek Cerah, Bogor Dibayangi Hujan! Suhu Tembus 34°C

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:09 WIB

Pemerintah Jepang berjanji memberikan dukungan kepada Presiden ICC Tomoko Akane setelah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi ekonomi, meski respon Tokyo sempat menuai kritik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Janjikan Dukungan untuk Presiden ICC Tomoko

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:00 WIB