HoYoverse Umumkan Nodusfall, Game Action Cooperation

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

HoYoverse memperkenalkan Nodusfall di Gamescom 2026, game action cooperation bergaya Elden Ring dengan gameplay mirip Monster Hunter. Dok: Istimewa.

HoYoverse memperkenalkan Nodusfall di Gamescom 2026, game action cooperation bergaya Elden Ring dengan gameplay mirip Monster Hunter. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, JAKARTA — HoYoverse resmi memperkenalkan Nodusfall pada malam pembukaan Gamescom 2026. Game terbaru kreator Genshin Impact ini meninggalkan gaya visual anime khas mereka dan beralih ke dunia gelap yang realistis ala Elden Ring.

Pergeseran Drastis dari Identitas HoYoverse

Ketika berbicara soal game buatan HoYoverse, gamer biasanya langsung teringat visual anime dan karakter gacha yang indah. Namun, kreator Genshin Impact ini justru mengambil haluan yang bertolak belakang saat memperkenalkan Nodusfall.

Game ini tidak lagi bertumpu pada gaya visual anime. Sebagai gantinya, Nodusfall menghadirkan visual realistis yang indah sekaligus dunia gelap yang mengingatkan pada Elden Ring.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gameplay Action Cooperation Ala Monster Hunter

Berdasarkan keterangan lebih lanjut dari HoYoverse, game ini bertumpu pada gameplay action cooperation. Pemain nantinya akan membentuk satu tim untuk melawan musuh kuat yang hampir sepenuhnya berasal dari makhluk mitologi berukuran besar.

Secara kasar, game ini bisa dikatakan sebagai visi HoYoverse terhadap gameplay ala Monster Hunter. Konsep kerja sama tim menjadi fondasi utama sistem pertarungan dalam game ini.

Baca Juga :  Jepang Sukses Luncurkan Roket H3 Tanpa Booster

Latar Cerita dan Dunia Weavers

Latar cerita game ini ternyata juga tidak kalah menarik. Pemain akan berperan sebagai Weavers, sosok yang mendapat kekuatan spesial untuk menjalankan misi penentu nasib dunia.

Peradaban dalam game ini telah hancur setelah kemunculan makhluk misterius bernama Dreadnodi. Makhluk ini menyebarkan pengaruh jahatnya ke seluruh penjuru dunia dan membuat makhluk mitologi menjadi ganas.

Perpaduan Mitologi dengan Logika Dunia Konsisten

Salah satu daya tarik terbesar Nodusfall terletak pada cara game ini mencampurkan berbagai inspirasi mitologi. HoYoverse tidak sekadar menempelkan karakter atau legenda begitu saja ke dalam game.

Dunia yang HoYoverse bangun memiliki logikanya sendiri, lengkap dengan wilayah, peradaban, ekologi, budaya, dan sejarah berbeda. Makhluk legendaris dari mitologi Timur hingga naga bergaya Barat dapat muncul dalam perjalanan pemain.

Pertarungan dirancang agar kelemahan musuh hanya bisa termanfaatkan optimal ketika tim menjaga koordinasi serangan. Selain itu, pemain juga harus memilih momentum serangan yang tepat untuk memenangkan pertempuran.

Pengalaman HoYoverse membangun dunia dengan budaya berbeda terlihat jelas di sini. Seperti pada Genshin Impact dan Honkai Star Rail sebelumnya, memadukan budaya untuk menghasilkan region menarik memang menjadi kekuatan utama perusahaan ini.

Baca Juga :  GPU Entry-Level Terancam Langka Paruh Kedua 2026

Strategi Tim sebagai Kunci Pertarungan

Dari sisi gameplay, keputusan menjadikan kerja sama sebagai bagian penting sistem pertarungan bisa menjadi kekuatan utama Nodusfall. Pemain tidak hanya dituntut membangun karakter kuat, tetapi juga memahami kombinasi kemampuan tim.

Elemen ini menjadi penting karena musuh dalam game ini bukan sekadar monster raksasa yang lambat. Seperti terlihat pada trailer, musuh memiliki serangan cepat bergaya soulslike yang mampu memberikan pukulan mematikan.

Hadiah dari pertarungan kemudian digunakan untuk membuka skill dan membuat persenjataan baru. Sistem ini meningkatkan kemampuan karakter sekaligus memperluas pilihan taktis yang pemain bisa gunakan dalam pertempuran.

Eksperimen Berani di Luar Zona Nyaman

Nodusfall pada akhirnya menunjukkan keberanian besar HoYoverse untuk bereksperimen di luar zona nyaman mereka. Meski game ini masih belum memiliki tanggal rilis maupun kepastian metode distribusi.

Belum jelas apakah Nodusfall akan mengambil arah free-to-play atau menjadi game berbayar. Namun, reveal ini saja sudah cukup menarik perhatian gamer yang biasanya tidak melirik game HoYoverse.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Capcom Bakal Hapus Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition
BOYA Resmi Meluncurkan Notra Neo, Perekam Suara Berbasis AI
Lenovo Resmi Meluncurkan Tablet Gaming Legion Y700 Infinite
Activision Menuai Kritik imbas Penggunaan Artwork Berbasis AI
LG Rilis Monitor Gaming UltraGear 25G590B
Windows 11 Laporkan Hapus Driver GPU Laptop Gaming
Doom Berhasil Dijalankan di Kamera DSLR Canon EOS 550D
Genki Meluncurkan Manta, Controller Pintar Berlayar

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Capcom Bakal Hapus Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:43 WIB

HoYoverse Umumkan Nodusfall, Game Action Cooperation

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:19 WIB

BOYA Resmi Meluncurkan Notra Neo, Perekam Suara Berbasis AI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Lenovo Resmi Meluncurkan Tablet Gaming Legion Y700 Infinite

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Activision Menuai Kritik imbas Penggunaan Artwork Berbasis AI

Berita Terbaru

Capcom akan menghapus Dragon's Dogma 2 Deluxe Edition dan sejumlah DLC dari toko digital mulai 25 Juni 2026, jelang rilis ekspansi Dark Arisen. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Bakal Hapus Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition

Jumat, 28 Agu 2026 - 13:10 WIB

HoYoverse memperkenalkan Nodusfall di Gamescom 2026, game action cooperation bergaya Elden Ring dengan gameplay mirip Monster Hunter. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HoYoverse Umumkan Nodusfall, Game Action Cooperation

Jumat, 28 Agu 2026 - 11:43 WIB

Drone Ukraina menghanguskan gudang Wildberries dan kilang minyak Lukoil di Rusia, sementara Zelenskyy menganugerahi Elon Musk Order of Freedom. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Drone Ukraina Hanguskan Gudang Wildberries di Rusia

Jumat, 28 Agu 2026 - 10:20 WIB