Menkeu Rusia Siluanov Hadir Langsung di G20

Selasa, 1 September 2026 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov hadir langsung di pertemuan G20 untuk pertama kalinya sejak 2022, memicu kecaman Jerman dan sorotan soal rencana damai Trump untuk Ukraina. Dok: Istimewa.

Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov hadir langsung di pertemuan G20 untuk pertama kalinya sejak 2022, memicu kecaman Jerman dan sorotan soal rencana damai Trump untuk Ukraina. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, ASHEVILLE — Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov tampil mengejutkan dalam pertemuan menteri keuangan G20 yang AS gelar pada Senin. Kehadiran fisiknya pascainvasi Rusia ke Ukraina tahun 2022 memicu kecaman dari sejumlah pihak.

Pada Senin pagi, Siluanov juga bertemu Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Kementerian Keuangan AS menyampaikan konfirmasi pertemuan tersebut.

Pertemuan G20 Bahas Tekanan Ekonomi ke Iran

Menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari negara-negara G20 menggelar pertemuan selama dua hari di Asheville, North Carolina. Washington berupaya menggalang dukungan untuk memperbesar tekanan ekonomi terhadap Iran, sekaligus mencari cara mendorong pertumbuhan ekonomi global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, kehadiran Siluanov justru menjadi sorotan tersendiri. Menurut sumber Eropa, ini menjadi kehadiran fisiknya yang pertama sejak invasi 2022, dan sejumlah pemimpin negara mengaku frustrasi dengan situasi ini.

Baca Juga :  Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Kilas Balik Aksi Walkout G20 2022

Pada pertemuan menteri keuangan G20 tahun 2022, Siluanov hanya hadir secara virtual. Kala itu, Amerika Serikat di bawah pemerintahan mantan Presiden Joe Biden memimpin sekelompok negara melakukan aksi walkout saat pejabat Rusia berbicara.

Sebaliknya, situasi kini jauh berbeda seiring kehadiran fisik Siluanov di tengah para delegasi.

Jerman Kecam Sikap AS Terima Siluanov

Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil menyampaikan kepada wartawan pada Senin siang bahwa dirinya berharap Washington mengambil sikap tegas agar Siluanov tidak diperlakukan seperti tamu biasa.

Menurutnya, menerima Menteri Keuangan Rusia di forum tersebut mengirim sinyal yang ia anggap meresahkan.

Sebagai catatan, Amerika Serikat saat ini memegang presidensi bergilir G20.

Gedung Putih Bela Sikap Terbuka terhadap Rusia

Ketika ditanya soal kehadiran Siluanov, juru bicara Gedung Putih Kush Desai menyampaikan kepada AFP bahwa pemerintahan Trump terus bekerja sama dengan Rusia. Tujuannya adalah mendorong kesepakatan yang dapat menghentikan pertumpahan darah berkepanjangan, sesuatu yang menurutnya sudah dikecam keras oleh presiden.

Baca Juga :  Trump Perintahkan Rilis Dokumen Alien: Tuduh Obama Bocorkan Rahasia Area 51

Desai menambahkan bahwa presiden dan pemerintahannya tidak akan pernah ragu berbicara dengan pihak-pihak yang diperlukan demi mencapai tujuan tersebut. Menurutnya, itulah yang tengah diupayakan dalam forum G20 kali ini.

Klingbeil Tolak Berfoto Bersama Siluanov

Klingbeil mengaku telah menyampaikan langsung kepada Siluanov dalam sesi pleno bahwa pemerintah Rusia harus mengakhiri perangnya. Ia juga menegaskan Jerman mendukung penuh Ukraina.

Meski begitu, Klingbeil menyatakan dirinya sudah menegaskan sikap kepada delegasi Eropa dalam pertemuan pendahuluan. Ia menolak berdiri bersama Menteri Keuangan Rusia untuk sesi foto bersama.

Menurutnya, foto bersama seluruh delegasi akan menjadi langkah yang terlalu jauh baginya.

Bessent Angkat Rencana Damai Trump untuk Ukraina

Dalam pertemuan bilateral antara Bessent dan Siluanov, Menteri Keuangan AS itu mendorong rencana damai Presiden Donald Trump untuk Ukraina. Seorang pejabat AS mengonfirmasi hal tersebut.

Sebelumnya, Trump mendesak Moskow dan Kyiv mencapai kesepakatan untuk menghentikan pertempuran. Namun, rencana awal berisi 28 poin yang sebagian besar sejalan dengan tuntutan Moskow justru menuai kritik dari Kyiv dan Eropa.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekutu Trump Laura Loomer Dikecam Usai Komentar Rasis
Mahkamah Agung AS Izinkan Lanjutan Proyek Balkon Gedung
Trump Ancam Serangan Lanjutan ke Iran, Konflik Ekonomi Berisiko
Google Ganti Nama Danau Ontario Jadi Lake America di Peta AS
AS Serang Peluncur Roket Iran di Selat Hormuz, Pecah Kebuntuan
Spesifikasi Minimum Overwatch Rush Ramah Pengguna Ponsel
Pencarian Korban Banjir Himalaya Berlanjut, 3.000 Orang Hilang
Premier Ontario Balas Dekrit Lake America Trump

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 10:19 WIB

Sekutu Trump Laura Loomer Dikecam Usai Komentar Rasis

Selasa, 1 September 2026 - 09:11 WIB

Mahkamah Agung AS Izinkan Lanjutan Proyek Balkon Gedung

Selasa, 1 September 2026 - 07:53 WIB

Trump Ancam Serangan Lanjutan ke Iran, Konflik Ekonomi Berisiko

Selasa, 1 September 2026 - 07:52 WIB

Google Ganti Nama Danau Ontario Jadi Lake America di Peta AS

Selasa, 1 September 2026 - 06:24 WIB

AS Serang Peluncur Roket Iran di Selat Hormuz, Pecah Kebuntuan

Berita Terbaru

Sekutu Trump, Laura Loomer, dikecam sejumlah anggota parlemen dan aktivis hak asasi usai melontarkan komentar rasis. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Sekutu Trump Laura Loomer Dikecam Usai Komentar Rasis

Selasa, 1 Sep 2026 - 10:19 WIB

Mahkamah Agung AS yang terbelah mengizinkan Gedung Putih melanjutkan proyek balkon USD 400 juta, meski Ketua Hakim Roberts menyatakan dissent bersama hakim liberal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mahkamah Agung AS Izinkan Lanjutan Proyek Balkon Gedung

Selasa, 1 Sep 2026 - 09:11 WIB