POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON — Sejumlah anggota parlemen dan aktivis hak asasi mengecam sekutu Presiden Donald Trump, Laura Loomer, pada Senin. Kecaman ini menyusul komentar rasis Loomer terhadap Perwakilan Negara Bagian Florida dari Partai Demokrat sosialis, Angie Nixon, serta sejumlah politikus kulit hitam terkemuka lainnya dan seorang hakim Mahkamah Agung.
Loomer, seorang blogger sayap kanan sekaligus teoritikus konspirasi dan sekutu Trump, melontarkan komentar merendahkan terhadap Nixon lewat platform X pada Senin. Pernyataan ini mempertegas sikapnya, setelah komentar serupa sebelumnya memicu kecaman luas.
Loomer Serang Sejumlah Politikus Perempuan Kulit Hitam
Pada Jumat, Loomer menyerang Nixon bersama sejumlah tokoh lain. Sasarannya meliputi Anggota DPR AS Ilhan Omar dan Ayanna Pressley, mantan Anggota DPR AS Cori Bush, serta Hakim Mahkamah Agung Ketanji Brown Jackson. Seluruh tokoh tersebut merupakan perempuan kulit hitam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Loomer menyebut mereka dengan istilah yang sangat merendahkan dan bernuansa rasis, menuding mereka tidak layak memegang kekuasaan yang mereka miliki. Pernyataan ini kembali memicu gelombang kecaman publik.
Sementara itu, Nixon baru saja meraih kemenangan mengejutkan dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat untuk kursi Senat AS di Florida.
Loomer Juga Kerap Lontarkan Komentar Anti-Muslim
Selain menyerang politikus kulit hitam, Loomer juga kerap melontarkan komentar anti-Muslim. Pernyataannya berkisar dari seruan melarang umat Muslim menduduki jabatan publik di AS hingga dorongan untuk mendeportasi seluruh warga Muslim dari negara tersebut.
Sejumlah Tokoh Publik Kecam Loomer
Gubernur Maryland Wes Moore merespons pernyataan Loomer dengan tegas. Ia menyebut Loomer menyerang dan menghina perempuan kulit hitam karena meyakini bahwa menyebarkan rasisme menguntungkan bisnis dan popularitasnya.
Anggota DPR AS Rashida Tlaib, seorang warga Amerika keturunan Palestina yang juga pernah menjadi sasaran serangan Loomer, menyatakan rasisme anti-kulit hitam terus berlangsung tanpa ada pihak yang mengawasinya.
Sementara itu, Ketua Fraksi Minoritas DPR AS Hakeem Jeffries menyebut Loomer sebagai “rasis tulen”.
Loomer Dikenal Dekat dengan Trump
Banyak pihak sudah lama mengenal Loomer sebagai salah satu pendukung paling setia Presiden Trump. Sejumlah laporan bahkan menyebut ia memiliki akses langsung untuk berbicara kepada presiden.
Pengacara hak sipil terkemuka, Ben Crump, turut angkat bicara pada Senin. Ia menegaskan perempuan kulit hitam tidak seharusnya menghadapi retorika kebencian dan perendahan semacam itu hanya karena berani memimpin.
Adapun Council on American Islamic Relations menyebut komentar Loomer sebagai bentuk nyata dari rasisme anti-kulit hitam.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia














