AS Setujui Penjualan Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi

Sabtu, 19 September 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AS setujui penjualan 48 jet tempur F-35 senilai US$24,3 miliar ke Arab Saudi. Simak dampak terhadap keseimbangan militer Timur Tengah. Dok: Istimewa.

AS setujui penjualan 48 jet tempur F-35 senilai US$24,3 miliar ke Arab Saudi. Simak dampak terhadap keseimbangan militer Timur Tengah. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyetujui potensi penjualan jet tempur canggih F-35 ke Arab Saudi. Langkah ini menandai pergeseran besar kebijakan militer Washington di kawasan Timur Tengah.

Penjualan Jet Siluman Senilai US$24,3 Miliar

Nilai transaksi pertahanan tersebut diperkirakan mencapai US$24,3 miliar untuk 48 unit jet tempur F-35. Kesepakatan ini juga mencakup 49 unit mesin Pratt & Whitney beserta peralatan komunikasi canggih.

Selain itu, Arab Saudi telah mengajukan permintaan langsung ini kepada Presiden Donald Trump sejak awal 2025. Oleh karena itu, penjualan ini memperkuat kerja sama pertahanan senilai US$142 miliar yang telah disepakati sebelumnya.

Keseimbangan Militer dan Keunggulan Kualitatif Israel

Langkah ini berpotensi mengubah peta keseimbangan kekuatan militer dan keamanan di kawasan Timur Tengah. Pemerintah AS wajib menjaga prinsip qualitative military edge untuk menjamin keunggulan militer Israel.

Sementara itu, Israel telah mengoperasikan jet F-35 selama satu dekade sebagai satu-satunya negara pemilik di kawasan. Kerajaan Arab Saudi berencana mengoperasikan dua skuadron F-35 untuk memperkuat armada udara mereka.

Baca Juga :  386 Tawanan Ukraina dan Rusia Kembali ke Rumah Lewat Mediasi AS-UEA

Tantangan Kongres dan Modernisasi Visi 2030

Rencana penjualan ini berisiko menghadapi penolakan keras serta pengawasan ketat dari anggota Kongres AS. Sejumlah legislator AS masih menyoroti isu hak asasi manusia dan rekam jejak keamanan Riyadh.

Oleh sebab itu, dinamika politik di Washington dapat memengaruhi proses kelanjutan kesepakatan tersebut. Namun, Arab Saudi tetap berkomitmen memodernisasi angkatan bersenjata mereka sesuai agenda Visi 2030. Dengan demikian, kesepakatan pertahanan ini menjadi ujian penting bagi diplomasi Amerika Serikat di Timur Tengah.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim AS Larang Pembongkaran Gedung Kennedy Center
Milisi Houthi Kuasai Jalur Maritim Utama Yaman
PM Kanada Mark Carney Sambut Usulan Asosiasi Uni Eropa
Kim Yo Jong Kecam Latihan Militer AS dan Tegaskan Posisi
Uni Eropa Wacanakan Kanada Jadi Anggota Asosiasi Pertama
AS Resmi Konfirmasi Pengoperasian Senjata Luar Angkasa
Runtuhnya Tambang Emas di Sudan Tewaskan 82 Orang
Arab Saudi Kehabisan Stok Rudal Pencegat dan Minta Bantuan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 11:04 WIB

AS Setujui Penjualan Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi

Sabtu, 19 September 2026 - 10:00 WIB

Hakim AS Larang Pembongkaran Gedung Kennedy Center

Sabtu, 19 September 2026 - 09:03 WIB

Milisi Houthi Kuasai Jalur Maritim Utama Yaman

Sabtu, 19 September 2026 - 07:00 WIB

PM Kanada Mark Carney Sambut Usulan Asosiasi Uni Eropa

Sabtu, 19 September 2026 - 06:00 WIB

Kim Yo Jong Kecam Latihan Militer AS dan Tegaskan Posisi

Berita Terbaru

MediaTek dikabarkan mematok harga Dimensity 9600 Pro sebesar 220 dolar AS. Simak perbandingannya dengan chip Snapdragon. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

MediaTek Rilis Dimensity 9600 Pro 2nm, Bocoran Harga

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:13 WIB

AS setujui penjualan 48 jet tempur F-35 senilai US$24,3 miliar ke Arab Saudi. Simak dampak terhadap keseimbangan militer Timur Tengah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Setujui Penjualan Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:04 WIB

Hakim AS perintahkan pemberitahuan 30 hari sebelum pembongkaran Kennedy Center. Simak kontroversi nama Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim AS Larang Pembongkaran Gedung Kennedy Center

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:00 WIB

Milisi Houthi kuasai Selat Bab el-Mandeb dan pelabuhan Mokha. Simak dampak eskalasi konflik Yaman terhadap harga minyak. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Milisi Houthi Kuasai Jalur Maritim Utama Yaman

Sabtu, 19 Sep 2026 - 09:03 WIB