Arab Saudi Kehabisan Stok Rudal Pencegat dan Minta Bantuan

Jumat, 18 September 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Arab Saudi kehabisan stok rudal pencegat dan meminta bantuan pertahanan udara sekutu. Simak rincian ancaman serangan Houthi dan krisis pasokan minyak global. Dok: Istimewa.

Arab Saudi kehabisan stok rudal pencegat dan meminta bantuan pertahanan udara sekutu. Simak rincian ancaman serangan Houthi dan krisis pasokan minyak global. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, RIYADH — Arab Saudi menghadapi krisis pasokan rudal pencegat di tengah pertempuran sengit melawan milisi Houthi. Pemerintah kerajaan telah meminta bantuan pertahanan udara dari sejumlah sekutu regional dan Barat.

Krisis Stok Amunisi dan Bantuan Sekutu

Dua pejabat kawasan mengonfirmasi bahwa Arab Saudi mengajukan bantuan kepada Prancis, Inggris, Pakistan, dan Mesir. Bantuan tersebut mencakup penempatan sistem pertahanan udara untuk menepis ancaman rudal serta drone.

Pemasok utama persenjataan Arab Saudi, Amerika Serikat, juga mengalami kelangkaan amunisi rudal pencegat. Pasokan militer AS menyusut signifikan akibat keterlibatan dalam konflik bersenjata melawan Iran. Oleh karena itu, Riyadh berupaya memperkuat lini pertahanan udara melalui dukungan negara sekutu lainnya.

Percobaan Serangan ke Makkah dan Ancaman Energi

Pasukan keamanan Arab Saudi mengonfirmasi penembakan jatuh sebuah drone milik milisi Houthi pada Rabu. Pemerintah mengklaim drone tersebut mengarah ke kota suci Makkah. Pihak Houthi membantah tuduhan penyerangan target wilayah suci tersebut.

Sementara itu, krisis pasokan minyak global semakin meningkat akibat kerusakan infrastruktur vital. Serangan milisi melumpuhkan operasional jalur pipa minyak utama East-West Pipeline selama beberapa pekan. Selain itu, kelompok Houthi menguasai sejumlah pulau strategis di Selat Bab el-Mandeb. Harga minyak dunia bertahan di atas $100$ Dolar AS per barel.

Baca Juga :  Drone Warfare: Efisiensi Militer di Persimpangan Dilema Etis

Diplomasi Regional dan Pembatasan Rantai Pasok

Pemerintah Arab Saudi mengutamakan langkah diplomasi untuk meredakan ketegangan pertempuran di Yaman. Oman dan Mesir memimpin upaya negosiasi antarfaksi demi mencapai kesepakatan damai.

Selain itu, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menegaskan komitmen dukungan penuh bagi Arab Saudi. Pihak Tiongkok turut mendesak pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz secara aman. Dengan demikian, stabilitas pasokan energi dunia sangat bergantung pada penyelesaian krisis di kawasan Teluk.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uni Eropa Wacanakan Larangan Media Sosial bagi Anak
AS Persiapkan Pasukan Tempur Luar Angkasa
DPR AS Sahkan RUU Sanksi dan Tarif Rusia
Bank of Japan Bersiap Naikkan Suku Bunga Utama
Direktur FBI Kash Patel Bela Kebijakan Rekrutmen Korban
Dewan Kennedy Center Setujui Penutupan Gedung
Senat AS Gagal Meloloskan RUU Kripto Clarity Act
PM Kanada Mark Carney Pangkas Pajak Investasi

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:16 WIB

Arab Saudi Kehabisan Stok Rudal Pencegat dan Minta Bantuan

Jumat, 18 September 2026 - 10:12 WIB

Uni Eropa Wacanakan Larangan Media Sosial bagi Anak

Jumat, 18 September 2026 - 09:09 WIB

AS Persiapkan Pasukan Tempur Luar Angkasa

Jumat, 18 September 2026 - 07:06 WIB

DPR AS Sahkan RUU Sanksi dan Tarif Rusia

Jumat, 18 September 2026 - 06:01 WIB

Bank of Japan Bersiap Naikkan Suku Bunga Utama

Berita Terbaru

Arab Saudi kehabisan stok rudal pencegat dan meminta bantuan pertahanan udara sekutu. Simak rincian ancaman serangan Houthi dan krisis pasokan minyak global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Arab Saudi Kehabisan Stok Rudal Pencegat dan Minta Bantuan

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:16 WIB

Uni Eropa wacanakan larangan penggunaan media sosial untuk anak di bawah 13 tahun. Simak rincian usulan Ursula von der Leyen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Uni Eropa Wacanakan Larangan Media Sosial bagi Anak

Jumat, 18 Sep 2026 - 10:12 WIB

Ilustrasi, AS bersiap menghadapi potensi konflik hingga kawasan cislunar Bulan. Simak rincian doktrin Space Force dan respons Tiongkok di sini. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

AS Persiapkan Pasukan Tempur Luar Angkasa

Jumat, 18 Sep 2026 - 09:09 WIB