Kemenag Batasi HP di Sekolah, Ini Aturan yang Wajib Diketahui Orang Tua

Sabtu, 19 September 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin. (Posnews/Kemenag)

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin. (Posnews/Kemenag)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ponsel tidak lagi bebas digunakan murid di lingkungan satuan pendidikan binaan Kementerian Agama (Kemenag). Pemerintah kini membatasi penggunaan gawai agar proses belajar lebih fokus, aman, dan nyaman.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemenag Nomor 19 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan pada Kementerian Agama. Surat edaran itu ditetapkan pada 31 Agustus 2026.

Ketentuan ini berlaku di berbagai satuan pendidikan binaan Kemenag. Mulai dari madrasah, pesantren, pendidikan diniyah, sekolah teologi, pasraman, pesantian, widyalaya, dhammasekha, hingga satuan pendidikan keagamaan sejenis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin menegaskan, kebijakan tersebut bukan untuk menjauhkan anak dari teknologi.

“Kita tidak ingin menjauhkan anak-anak dari teknologi. Yang ingin kita bangun adalah kemampuan menggunakan teknologi secara sehat, aman, bijaksana, dan bertanggung jawab,” kata Kamaruddin.

Kapan Murid Boleh Pakai Gawai?

Dalam aturan tersebut, murid dilarang menggunakan gawai selama berada di lingkungan satuan pendidikan. Namun, terdapat pengecualian.

Gawai boleh digunakan jika guru memberikan instruksi untuk kegiatan pembelajaran. Murid juga dapat menggunakannya sebelum atau sesudah jam pelajaran.

Selain itu, penggunaan gawai diperbolehkan dalam keadaan darurat dengan izin guru atau wali kelas.

Baca Juga :  Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK, Diperiksa Intensif dalam OTT Imigrasi Jakbar

Untuk mendukung aturan tersebut, sekolah dapat menyediakan loker atau tempat penyimpanan gawai. Guru juga dapat mengumpulkan perangkat sebelum pelajaran dimulai dan mengembalikannya saat murid pulang.

Jika dikumpulkan, gawai diarahkan dalam kondisi mati atau menggunakan mode pesawat. Sekolah juga diminta menyediakan kanal komunikasi resmi bagi orang tua jika terjadi keadaan mendesak.

Guru Juga Dibatasi

Aturan ini tidak hanya berlaku bagi murid. Guru dan tenaga kependidikan juga dilarang menggunakan gawai saat kegiatan belajar mengajar jika penggunaannya tidak berkaitan dengan pembelajaran.

Dengan demikian, pembatasan tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih fokus. Kemenag menilai penggunaan gawai yang tidak tepat dapat mengganggu konsentrasi dan interaksi sosial antarmurid.

Di sisi lain, ruang digital juga membawa risiko. Mulai dari perundungan siber, konten negatif, hingga penggunaan internet yang tidak sesuai.

“Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak untuk belajar dan berinteraksi,” ujar Kamaruddin.

Hoaks hingga Judi Online Dilarang

Kemenag juga melarang akses, penyimpanan, dan penyebaran sejumlah konten berbahaya di lingkungan satuan pendidikan.

Larangan itu mencakup konten kekerasan, pornografi, perjudian, perundungan digital, hoaks, serta konten lain yang dapat membahayakan anak.

Murid dan guru juga tidak boleh mengambil, menyimpan, atau mengunggah foto maupun video yang melanggar privasi dan martabat orang lain tanpa izin.

Baca Juga :  Pemerintah Belum Terbitkan Surat Pemberhentian Noel, Tunggu Penjelasan KPK

Selain itu, transaksi pinjaman daring, perjudian daring, serta aktivitas komersial yang tidak berkaitan dengan pembelajaran juga dilarang.

Orang Tua Diminta Batasi Gawai 2 Jam

Menariknya, aturan Kemenag tidak berhenti di sekolah. Orang tua juga mendapat panduan untuk mengawasi penggunaan gawai anak di rumah.

Kemenag mengarahkan orang tua atau wali membatasi pemakaian gawai maksimal dua jam per hari di luar kebutuhan belajar.

Orang tua juga dianjurkan mengaktifkan fitur parental control. Fitur tersebut dapat digunakan untuk membatasi usia konten, unduhan aplikasi, pembelian, pencarian aman, hingga waktu penggunaan layar.

Kemenag juga menganjurkan anak menggunakan gawai di ruang bersama, seperti ruang keluarga, bukan di kamar tidur.

Kamaruddin menekankan, kebiasaan digital yang sehat membutuhkan keterlibatan keluarga.

“Orang tua perlu hadir, berdialog dengan anak, memberikan teladan penggunaan gawai yang bijak,” katanya.

Karena itu, keluarga didorong menyediakan aktivitas tanpa gawai. Misalnya olahraga, membaca buku, seni, kegiatan keagamaan, hingga aktivitas bersama komunitas.

Implementasinya juga melibatkan komite sekolah, Satgas Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), tokoh agama, organisasi pemuda, RT/RW, kader, serta unsur masyarakat lainnya.

Kebijakan ini pada akhirnya tidak sekadar membatasi layar. Kemenag ingin mendorong anak menggunakan teknologi secara sehat, aman, bijak, dan bertanggung jawab, tanpa kehilangan ruang untuk belajar, berinteraksi, dan berkembang di dunia nyata. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo di Gontor: Tak Boleh Ada Orang Lapar dan Koruptor
Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen
Kapal Induk Garibaldi Tiba, TNI AL Siapkan Satuan Baru dan Pangkalan di Lampung
KPK Geledah Kantor Summarecon, Bongkar Jejak Dugaan Suap HGB Bogor
Kortastipidkor Usut Tanah Negara Rp4,8 Triliun di Bali, 9 Saksi Diperiksa
Kapal Induk Pertama RI KRI Sriwijaya Tiba, Eks Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat
Tiga Ruang Dirjen ATR/BPN Digeledah KPK, Dokumen dan BBE Disita
Posko SAR Arupadhatu 1 Ditutup, 5 Jurnalis dan 3 Awak Masih Hilang

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:21 WIB

Kemenag Batasi HP di Sekolah, Ini Aturan yang Wajib Diketahui Orang Tua

Sabtu, 19 September 2026 - 17:03 WIB

Prabowo di Gontor: Tak Boleh Ada Orang Lapar dan Koruptor

Jumat, 18 September 2026 - 17:20 WIB

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 15:46 WIB

Kapal Induk Garibaldi Tiba, TNI AL Siapkan Satuan Baru dan Pangkalan di Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 13:11 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon, Bongkar Jejak Dugaan Suap HGB Bogor

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo. (Posbews/YouTube)

NASIONAL

Prabowo di Gontor: Tak Boleh Ada Orang Lapar dan Koruptor

Sabtu, 19 Sep 2026 - 17:03 WIB

Honor resmi meluncurkan Pad X9b Max ke pasar global. Simak spesifikasi layar 13 inci 120Hz, baterai 10.100mAh, dan harga resminya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Honor Resmi Boyong Tablet Pad X9b Max ke Pasar Global

Sabtu, 19 Sep 2026 - 15:18 WIB