PM Jepang Sanae Takaichi Tegaskan Dukungan ICC

Kamis, 24 September 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PM Jepang Sanae Takaichi menyampaikan pidato di PBB tentang dukungan ICC, reformasi PBB, dan isu energi. Simak analisis geopolitik terbarunya. Dok: Istimewa.

PM Jepang Sanae Takaichi menyampaikan pidato di PBB tentang dukungan ICC, reformasi PBB, dan isu energi. Simak analisis geopolitik terbarunya. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, NEW YORK – Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyampaikan pidato perdana pada Majelis Umum PBB di New York.

Dukungan Hukum Internasional dan Respons Pertahanan Jepang

Takaichi menegaskan komitmen kuat Jepang terhadap penegakan hukum internasional dan Mahkamah Pidana Internasional.

Ia menolak kritik keras China mengenai program peningkatan anggaran pertahanan militer Jepang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Takaichi menegaskan status Jepang sebagai negara pencinta damai yang mengutamakan pertahanan diri.

Ia juga menghindari kritik langsung terhadap sanksi AS atas Presiden ICC Tomoko Akane.

Baca Juga :  Denmark Tegaskan Kedaulatan Usai Trump Klaim Kontrol

Sikap Geopolitik dan Tuntutan Reformasi Dewan Keamanan PBB

Takaichi menilai era stabilitas Pasca-Perang Dingin telah berakhir sepenuhnya pada saat ini.

Ia mengecam keras agresi militer Rusia terhadap Ukraina sebagai tindakan destruktif.

Takaichi menuntut denuklirisasi Korea Utara demi menjaga perdamaian kawasan Asia Timur.

Ia juga mendesak PBB segera mereformasi struktur keanggotaan Dewan Keamanan secara menyeluruh.

Takaichi meminta perluasan anggota tetap dan tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

Ketahanan Energi, Inovasi AI, dan Diplomasi Bilateral

Jepang menyiapkan rencana kerja sama energi untuk memperkuat ketahanan negara-negara Teluk.

Baca Juga :  Tragedi di Balik Kandang Sempit: Kisah Penyelamatan Moon Bear

Takaichi merespons gangguan jalur pelayaran Selat Hormuz akibat konflik di Timur Tengah.

Ia mengumumkan rencana penyelenggaraan KTT Kecerdasan Buatan di Jepang dalam waktu dekat.

Takaichi meyakini penanganan perubahan iklim dapat berjalan berdampingan dengan pertumbuhan ekonomi.

Selama kunjungan Takaichi menggelar pertemuan bilateral bersama Donald Trump dan Volodymyr Zelenskyy.

Ia juga bertemu dengan PM Inggris Andy Burnham serta PM Australia Anthony Albanese.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Tegur Wartawan CNN di PBB di Tengah Gugatan Hukum
Charles Spencer Rilis Buku Swan Song dan Ungkap Tuduhan Baru
Korea Utara Uji Coba Rudal Hipersonik Baru Hwasong-11Ma
Kanselir Jerman Friedrich Merz Hadapi Krisis Politik
Pasukan Houthi Kuasai Wilayah Strategis Yaman
CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Pemerintahan Donald Trump
AS, Jepang, dan Korsel Tegaskan Komitmen Dukung Taiwan
Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:00 WIB

Trump Tegur Wartawan CNN di PBB di Tengah Gugatan Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 15:58 WIB

Charles Spencer Rilis Buku Swan Song dan Ungkap Tuduhan Baru

Rabu, 23 September 2026 - 14:10 WIB

Korea Utara Uji Coba Rudal Hipersonik Baru Hwasong-11Ma

Rabu, 23 September 2026 - 12:43 WIB

Kanselir Jerman Friedrich Merz Hadapi Krisis Politik

Rabu, 23 September 2026 - 11:37 WIB

Pasukan Houthi Kuasai Wilayah Strategis Yaman

Berita Terbaru

Donald Trump menegur wartawan CNN di PBB di tengah perselisihan hukum larangan media Gedung Putih. Simak rincian kasus dan reaksi pers. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Tegur Wartawan CNN di PBB di Tengah Gugatan Hukum

Kamis, 24 Sep 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi, Prakiraan cuaca Jabodetabek Kamis 24 September 2026 dengan potensi hujan dan petir di Bogor.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jabodetabek, Suhu Tembus 35 Derajat dan Bogor Waspada Petir

Kamis, 24 Sep 2026 - 06:13 WIB