POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON – Senator Partai Republik dan Demokrat mendesak Presiden Donald Trump membatalkan kesepakatan diesel Rusia.
Sikap Senat dan Pelanggaran Hukum
Tujuh senator AS menilai kesepakatan tersebut melanggar hukum federal mengenai larangan impor energi dari Rusia.
Sebab, Kongres AS secara tegas melarang impor energi Rusia untuk mencegah pendanaan perang Putin sejak 2022.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, pemerintah tidak pernah berkonsultasi dengan Kongres sebelum mengambil keputusan sepihak tersebut.
Oleh karena itu, Senator Thom Tillis menyebut langkah Trump mengancam keselamatan warga Amerika Serikat.
Pembelaan Pemerintah dan Reaksi Internasional
Sementara itu, Menteri Keuangan Scott Bessent membela kebijakan Trump untuk menurunkan harga bahan bakar AS.
Bahkan, Scott Bessent menegaskan bahwa pemerintah menggunakan kewenangan hukum yang sah untuk menjalankan kesepakatan.
Namun, mantan Wakil Presiden Mike Pence mengkritik keras keputusan Trump pencabutan sanksi energi Rusia tersebut.
Selain itu, Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyampaikan keberatan langsung kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Dengan demikian, Donald Trump mengklaim kesepakatan gencatan senjata energi antara Rusia dan Ukraina tanpa rincian.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













