Berawal dari Setoran Parkir Rp30 Ribu, Jukir di Depok Alami 3 Luka Tusuk

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, penusukan pakai senjata tajam. (Freepik)

Ilustrasi, penusukan pakai senjata tajam. (Freepik)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Persoalan uang parkir Rp30 ribu berujung aksi penusukan di Kelapa Dua, Cimanggis, Depok.

Seorang juru parkir (jukir) berinisial E diduga menjadi korban penyerangan pria yang disebut sebagai anggota organisasi kemasyarakatan (ormas). Korban mengalami luka di pelipis dan tiga luka tusuk di bagian bahu kanan.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (22/10/2026). Menurut keterangan polisi, konflik bermula ketika E menggantikan pelaku menjaga parkir di sebuah tempat makan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah bekerja, korban menyetorkan uang parkir kepada pelaku yang sebelumnya mengelola lokasi tersebut.

Namun, pelaku diduga tidak terima hanya menerima setoran Rp30 ribu. Persoalan uang itu kemudian memicu cekcok di antara keduanya.

“Korban setoran ke si pelaku. Kan pelaku dulu megang di situ, markir di situ. Nah, tiba-tiba ya masuklah korban ini dipekerjakan di situ, setoran ke pelaku gitu loh. Setorannya dikasih Rp30.000, ribut-ribut gara-gara setoran,” kata Katim Jaguar Polres Metro Depok Ipda Suwinta saat dihubungi wartawan, Jumat (23/10/2026).

Baca Juga :  Kapolri Tinjau Gerakan Pangan Murah Polda Banten, Pastikan Distribusi 27 Ton Beras SPHP untuk Masyarakat

Cekcok Berlanjut di WhatsApp, Korban Diduga Ditusuk Tiga Kali

Perselisihan tersebut tidak berhenti pada adu mulut. Keduanya kemudian terlibat perkelahian fisik hingga jari tangan korban terluka akibat gigitan pelaku.

Setelah itu, pertengkaran berlanjut melalui pesan WhatsApp. Menurut Suwinta, keduanya saling menantang hingga situasi semakin memanas.

Pelaku kemudian mendatangi kontrakan korban yang berada tidak jauh dari tempat tinggalnya. Di lokasi tersebut, pertengkaran kembali pecah.

Polisi menduga pelaku membawa pisau dan menyerang korban. Pelaku disebut memiting leher korban menggunakan tangan kiri, kemudian menusukkan pisau dengan tangan lainnya.

“Diambil pisau, langsung ke situ, ribut di situ. Jadi lehernya dipiting pakai tangan kiri, ditusuk pakai pisau itu,” jelas Suwinta.

Serangan itu mengakibatkan korban mengalami luka di bagian atas pelipis kiri serta tiga luka tusuk di bahu kanan, agak ke depan.

Baca Juga :  Aksi Jambret di Ciracas Jaktim, Pengemudi Ojol Terjatuh Saat Kejar Pelaku

Rangkaian kejadian tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan polisi.

Tim Jaguar Amankan Terduga Pelaku dan Pisau

Tim Perintis Polres Metro Depok bergerak setelah menerima informasi mengenai penusukan tersebut. Petugas kemudian mengamankan terduga pelaku beserta sebilah pisau yang diduga digunakan dalam penyerangan.

“Langsung kita amankan pelakunya berikut barang bukti berupa satu buah pisau ke Polres Depok,” ujar Suwinta.

Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi awal, kedua pihak diduga tercium bau alkohol saat kejadian.

Namun, informasi tersebut belum cukup untuk memastikan kondisi keduanya tanpa hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih perlu mendalami rangkaian pertengkaran, dugaan penusukan, serta peran masing-masing pihak berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perselisihan terkait uang, sekecil apa pun nilainya, dapat berujung pada kekerasan serius jika tidak diselesaikan secara terkendali.

Persoalan setoran parkir semestinya dibicarakan, bukan diselesaikan dengan senjata tajam. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cekcok Soal Suara Bangunan, Mantan Anggota Kopassus Dibacok di JGC
Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat
Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya
Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?
Bareskrim Tetapkan PT DSI Tersangka Korporasi, Dana Rp2,47 Triliun Belum Kembali
Bharatu Valdo Tewas di Markas Polairud, Ini Perkembangan Kasus Bharada Andika
Mengapa Motif Penembakan Bharatu Valdo Belum Diungkap? Ini Penjelasan Polisi
Ribuan Personel Amankan Demo Jakarta, Pangdam dan Kapolda Beri Pesan Tegas

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Berawal dari Setoran Parkir Rp30 Ribu, Jukir di Depok Alami 3 Luka Tusuk

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Cekcok Soal Suara Bangunan, Mantan Anggota Kopassus Dibacok di JGC

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?

Berita Terbaru

Nintendo meluncurkan revisi Switch 2 di Eropa dengan baterai mudah lepas. Simak pembongkaran komponen layar LCD, motherboard, dan RAM. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nintendo Rilis Switch 2 di Eropa dengan Baterai Mudah Lepas

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:56 WIB

Square Enix mengonfirmasi Hard Mode pada Final Fantasy VII Revelation langsung terbuka sejak awal permainan dengan mekanisme baru. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Pengembang Final Fantasy VII Pastikan Hard Mode Terbuka

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:42 WIB