Kapolri Tinjau Gerakan Pangan Murah Polda Banten, Pastikan Distribusi 27 Ton Beras SPHP untuk Masyarakat

Selasa, 12 Agustus 2025 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingin Kapolda Banten Irjen Suyudi Ario Seto meninjau Gerakan Pangan Murah Polda Banten, Selasa (12/8/2025), memastikan distribusi beras SPHP kepada masyarakat. (Humas-Polri)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingin Kapolda Banten Irjen Suyudi Ario Seto meninjau Gerakan Pangan Murah Polda Banten, Selasa (12/8/2025), memastikan distribusi beras SPHP kepada masyarakat. (Humas-Polri)

BANTEN, ONLINEWS.CO.ID Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polda Banten sebagai bentuk komitmen Polri mendukung program pemerintah dalam stabilisasi pasokan dan harga pangan.

“Saya baru saja mengecek langsung kegiatan pendistribusian beras SPHP yang dilaksanakan Polda Banten,” ujar Sigit didampingin Kapolda Banten Irjen Suyudi Ario Seto di Mapolda Banten, Selasa (12/8/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Sigit berinteraksi langsung dengan masyarakat dan menerima laporan bahwa sebanyak 27 ton beras SPHP telah disalurkan hari ini. Paket beras tersebut dilengkapi minyak goreng merek Minyakita dan gula, yang seluruhnya dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Baca Juga :  Polda Banten Siap Tindak Pengibar Bendera One Piece saat HUT RI ke-80

Sigit menegaskan, kegiatan GPM ini akan terus dimaksimalkan di seluruh jajaran Polri di Indonesia. Hingga saat ini, Polri telah mendistribusikan sekitar 2.225 ton beras SPHP kepada masyarakat.

Besok kita akan melaksanakan kegiatan serentak mulai dari tingkat polsek, polres, hingga polda untuk memaksimalkan distribusi beras SPHP. Harapannya, harga beras medium maupun premium dapat diterima masyarakat sesuai HET, bahkan di bawah HET,” tegas Sigit.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Ajak Persatuan Jelang Ramadan, MUI Rehabilitasi 500 Rumah Guru Ngaji

Ia mengungkapkan, masih tersedia sekitar 1,3 juta ton beras yang akan disalurkan hingga akhir tahun. Untuk itu, Polri akan bersinergi dengan pemerintah daerah, Bulog, dan para ulama dalam memastikan program ini berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polri akan terus membantu program pemerintah demi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB