Gubernur DKI Tinjau Pelican Crossing Stasiun Cikini, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Senin, 15 September 2025 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Pramono Anung meninjau pelican crossing Stasiun Cikini. Dok-Kominfo DKI JKT

Gubernur DKI Pramono Anung meninjau pelican crossing Stasiun Cikini. Dok-Kominfo DKI JKT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau fasilitas pelican crossing di Stasiun Cikini, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025). Fasilitas ini hadir sebagai respons cepat Pemprov DKI atas keluhan warga terkait sulitnya akses menuju stasiun.

Pramono menegaskan Pemprov DKI berkomitmen memberikan kemudahan akses publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami langsung merespons masukan masyarakat. Masalah sederhana ini semestinya tidak berlarut, maka saya minta Dishub dan Asisten Pembangunan segera menuntaskan,” ujarnya.

Untuk menghindari kemacetan, Pramono melarang ojek online, taksi, maupun kendaraan pribadi berhenti di sekitar pelican crossing. Ia memastikan petugas akan ditempatkan di lokasi.

Baca Juga :  Jersey Baru Persija 2025 Diluncurkan, Pramono Anung Sebut Dukungan BUMD Spesial

Kalau dibiarkan parkir, kawasan ini makin macet. Karena itu akan ada pengawasan rutin,” katanya.

Selain itu, Pemprov DKI akan berkoordinasi dengan PT KAI jika muncul kendala di lapangan. Pramono juga membuka peluang mengevaluasi rencana pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Intinya, semua fasilitas publik harus memudahkan warga,” tegasnya.

Seorang pengguna KRL, Zultri (63), menyambut baik fasilitas baru ini. Menurutnya, pelican crossing Stasiun Cikini mempermudah akses tanpa harus memutar jauh atau melompati pagar.

Baca Juga :  Sabu Diselipkan di Kaki, Mertua-Menantu Diciduk di Parkiran Lapas Kadungpane

Dulu saya sampai ikut lompat pagar karena pintu masuk terlalu jauh. Sekarang lebih mudah dan aman,” ungkap warga Cikoko, Pancoran, ini.

Meski begitu, Zultri berharap ada petugas tambahan untuk mengatur lalu lintas. “Masih banyak kendaraan menerobos lampu merah. Kalau ada petugas di kanan-kiri penyeberangan, masyarakat lebih aman,” tandasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan
PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta
Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD
MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan
Cuaca Hari Ini di Jabodetabek Mayoritas Berawan, Bekasi Capai 34 Derajat
PWI-LS Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Status Cagar Budaya Makam Mbah Priok

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:43 WIB

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:10 WIB

MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:54 WIB

BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan

Berita Terbaru

PM Kanada Mark Carney menyebut perundingan dagang dengan AS semakin sengit usai Donald Trump mengancam kenaikan tarif 50 persen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agu 2026 - 09:01 WIB

Presiden Donald Trump menandatangani dua perintah eksekutif untuk membatasi hak kewarganegaraan berdasarkan tempat lahir usai Mahkamah Agung menolak kebijakan sebelumnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agu 2026 - 07:00 WIB