Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inggris dalam siaga

Inggris dalam siaga "Severe". Essa Suleiman menghadapi dakwaan percobaan pembunuhan dalam persidangan perdana di London, sementara pemerintah menaikkan status ancaman teror menyusul serangan yang menargetkan komunitas Yahudi. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Otoritas keamanan Inggris meningkatkan kewaspadaan nasional ke tingkat tertinggi kedua. Pemerintah mengambil langkah ini setelah kepolisian menetapkan serangan penikaman di Golders Green, London Utara, sebagai insiden terorisme.

Tingkat ancaman teror kini berada pada posisi “Severe”. Status ini menandakan bahwa serangan teroris sangat mungkin terjadi dalam enam bulan ke depan. Keputusan tersebut menyusul kemunculan tersangka Essa Suleiman (45) di pengadilan pada hari Jumat.

Detail Persidangan: Rangkaian Serangan Berdarah

Dalam persidangan di Pengadilan Magister Westminster, jaksa Emma Harraway membacakan rangkaian dakwaan terhadap Suleiman. Tersangka menghadapi dua tuduhan percobaan pembunuhan terhadap Shloime Rand (34) dan Moshe Shine (76). Selain itu, Suleiman juga memiliki dakwaan atas kepemilikan senjata tajam.

Jaksa mengungkapkan bahwa Suleiman melancarkan aksinya di Golders Green, sebuah wilayah dengan populasi Yahudi yang besar. Tersangka diduga menargetkan para korban karena mereka mengenakan pakaian tradisional Yahudi Ortodoks. Selain itu, Suleiman juga menghadapi dakwaan percobaan pembunuhan di London Selatan pada hari yang sama. Ia diduga mencoba menikam seorang pria di rumahnya sebelum bertolak ke London Utara.

Baca Juga :  JK Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Siap Laporkan ke Bareskrim

Kondisi Korban dan Status Tersangka

Korban pertama, Shloime Rand, menderita paru-paru bocor akibat tusukan tersebut. Namun, tim medis telah mengizinkannya pulang dari rumah sakit. Sementara itu, Moshe Shine mengalami luka tusuk di leher yang tidak mengancam nyawa.

Suleiman muncul di ruang sidang mengenakan tracksuit abu-abu dengan pengawalan ketat dari dua petugas keamanan. Ia hanya berbicara untuk mengonfirmasi nama dan tanggal lahirnya. Pihak penuntut mengungkapkan bahwa Suleiman saat ini berdomisili di sebuah fasilitas kesehatan mental di London Selatan. Hakim memutuskan untuk menahan Suleiman hingga persidangan berikutnya di Old Bailey pada 15 Mei mendatang.

Tekanan Politik Menjelang Pemilu Lokal

Insiden teror ini memicu gejolak politik yang signifikan bagi Perdana Menteri Keir Starmer. Hal ini terjadi hanya sepekan sebelum pemilihan umum lokal yang dijadwalkan pada 7 Mei. Kritikus menilai pemerintah gagal melindungi komunitas Yahudi Inggris yang berjumlah sekitar 290.000 jiwa.

Baca Juga :  Kematian Dunia Menurun, Namun Nigeria dan Kongo Catat Rekor Kelam

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelompok demonstran meneriaki Starmer saat ia mengunjungi lokasi serangan. Oleh karena itu, para pemimpin oposisi seperti Nigel Farage (Reform UK) dan Kemi Badenoch (Partai Konservatif) memanfaatkan momentum ini untuk mengkritik kebijakan keamanan pemerintah. Mereka menganggap pawai pro-Palestina yang marak terjadi telah memicu gelombang antisemitisme di Inggris.

Menanti Langkah Tegas Pemerintah

Keir Starmer menjanjikan tindakan yang lebih kuat dan peningkatan pendanaan untuk keamanan komunitas Yahudi. Pemerintah kini mempertimbangkan pembatasan baru terhadap aksi unjuk rasa yang dianggap memicu kebencian.

Singkatnya, stabilitas kepemimpinan Starmer kini berada di ujung tanduk jika Partai Buruh menderita kekalahan besar dalam pemilu mendatang. Di tahun 2026 yang penuh ketegangan ini, masyarakat internasional terus memantau kemampuan London dalam menjaga harmoni sosial di tengah ancaman teror yang kian nyata.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04 WIB

Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga

INTERNASIONAL

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB