Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat dan warga berada di lokasi kos saat penggerebekan oknum dosen UIN Jambi bersama mahasiswi. (Posnews/Ist)

Aparat dan warga berada di lokasi kos saat penggerebekan oknum dosen UIN Jambi bersama mahasiswi. (Posnews/Ist)

JAMBI, POSNEWS.CO.ID – Istri seorang dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi berinisial DK menggerebek suaminya saat berada di sebuah kamar kos bersama seorang mahasiswi di Kota Jambi.

Penggerebekan yang terjadi dan viral di media sosial itu langsung memicu sorotan publik.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, istri DK membuntuti suaminya sebelum akhirnya melakukan penggerebekan di lokasi kos bersama Ketua RT, lurah, Babinsa, serta aparat kepolisian.

Saat pintu kamar dibuka, DK diduga tengah berada di dalam kamar bersama seorang mahasiswi dari salah satu kampus negeri di Jambi.

Video dan informasi terkait penggerebekan tersebut kemudian menyebar luas di media sosial hingga memicu reaksi keras dari pihak kampus.

Baca Juga :  Korban Bencana di Sumatera 967 Orang, 850 Ribu Mengungsi - Kayu Hanyut untuk Pemulihan

Rektor UIN Jambi Buka Suara

Rektor UIN STS Jambi, Prof Kasful Anwar, mengaku menyesalkan insiden tersebut dan memastikan kampus langsung mengambil langkah tegas terhadap oknum dosen itu.

“UIN STS Jambi sangat menyayangkan dan menyesalkan peristiwa penggerebekan salah satu oknum dosen tersebut. Kami langsung melakukan penelusuran mendalam untuk mengambil langkah tegas,” kata Kasful dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, pihak kampus telah mencermati informasi yang viral di media sosial serta pemberitaan di sejumlah media.

Kasful menegaskan seluruh sivitas akademika wajib mematuhi kode etik, aturan disiplin, dan norma yang berlaku di lingkungan kampus.

“Kami berkomitmen menjaga marwah institusi, integritas akademik, serta nilai-nilai etika yang menjadi landasan kehidupan kampus,” ujarnya.

Baca Juga :  Bareskrim Sikat Aset Judi Online Rp58 Miliar, 133 Rekening Disita Negara

Sebagai langkah awal, kampus langsung menonaktifkan sementara DK dari jabatan tambahannya sebagai wakil dekan.

Selain itu, kampus juga menghentikan sementara seluruh keterlibatan DK dalam aktivitas yang mewakili institusi, baik di dalam maupun di luar kampus.

“Langkah ini kami ambil untuk menjaga objektivitas pemeriksaan dan kondusivitas akademik,” tegas Kasful.

Pemeriksaan Etik Berjalan

Rektor juga memerintahkan pemeriksaan etik untuk mengungkap fakta sebenarnya dalam kasus tersebut.

Kampus memastikan akan menjatuhkan sanksi lanjutan jika pemeriksaan menemukan pelanggaran kode etik atau aturan kampus.

Hingga Minggu malam, DK dan mahasiswi tersebut belum memberikan keterangan resmi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah
6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov
Hujan Deras Bikin 12 RT di Petogogan Jakarta Selatan Terendam Banjir

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:53 WIB

Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB