Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan olah TKP di lokasi pengeroyokan brutal yang menewaskan seorang pria di Pool Bus MGI Sukabumi. (Posnews/Ist)

Polisi melakukan olah TKP di lokasi pengeroyokan brutal yang menewaskan seorang pria di Pool Bus MGI Sukabumi. (Posnews/Ist)

SUKABUMI, POSNEWS.CO.ID – Aksi pengeroyokan berujung kematian terjadi di Pool Bus MGI, Jalan Raya Sukaraja, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2026).

Seorang pria berinisial RZ (30) tewas setelah dikeroyok sekelompok orang dan mengalami sejumlah luka tusuk serta luka parah di bagian wajah.

Hingga Sabtu malam sekitar pukul 22.45 WIB, jenazah korban berada di RSUD R Syamsudin SH Sukabumi, sementara polisi masih memburu para pelaku yang kabur usai kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, mengatakan insiden berdarah itu bermula saat korban datang ke lokasi lalu didatangi sekelompok pelaku.

Korban sempat terlibat adu mulut sebelum para pelaku menyerangnya secara brutal.

“Korban datang ke lokasi, kemudian didatangi para pelaku. Sempat terjadi cekcok mulut sebelum akhirnya para pelaku memukul korban secara bersama-sama,” kata Ade, Sabtu malam.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang

Korban Ditusuk dan Wajah Babak Belur

Polisi mengungkap korban mengalami luka sangat serius akibat serangan brutal tersebut.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban mengalami tiga luka tusuk di tubuh serta luka memar dan sobek di bagian wajah.

“Korban mengalami luka tusuk di tubuh dan luka di bagian wajah,” ujar Ade.

Warga sempat berusaha menyelamatkan korban dengan membawanya ke Rumah Sakit Hermina Sukabumi.

Namun, korban keburu tidak sadarkan diri di perjalanan dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis.

Saksi: Korban Diserang Batu, Balok dan Pisau

Salah seorang saksi mata bernama Andri (30), pedagang nasi goreng di sekitar lokasi, mengaku melihat detik-detik pengeroyokan sadis tersebut.

Ia mengatakan situasi tiba-tiba ricuh saat dirinya hendak membuka lapak sekitar pukul 17.30 WIB.

“Saya tahu-tahu sudah ramai. Yang satu duel, lalu yang lain datang dari belakang ikut menyerang,” kata Andri.

Baca Juga :  KPK Bongkar Suap Jalur Impor Bea Cukai, Setoran PT Blueray Rp7 Miliar per Bulan

Menurut dia, para pelaku menyerang korban secara membabi buta menggunakan berbagai benda berbahaya.

“Ada yang mukul pakai batu, ada yang pakai balok dari belakang bus, ada juga yang bawa pisau,” ujarnya.

Andri juga menyebut korban sempat tersungkur di lokasi sebelum pelaku menyeret tubuhnya ke titik lain di sekitar jalan.

Polisi Sita Barang Bukti

Polisi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya:

  • Sebilah pisau kecil
  • Ponsel milik korban
  • Botol minuman keras
  • Sepatu boot
  • Kendaraan roda tiga milik korban

Saat ini polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi para pelaku.

“Pelaku masih dalam pengejaran. Kami terus memeriksa saksi dan CCTV di sekitar lokasi,” tegas Ade. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelaku Penganiaya Satpam di Pluit Sudah Jadi Tersangka Tapi Kok Belum Ditahan, Korban Pertanyakan ke Polres Jakut
Korupsi Proyek Alat Konstruksi Rp37,35 Miliar, Polda Metro Tetapkan 6 Tersangka
12 ECU Truk Dicuri, Mekanik Ditangkap Usai 2 Bulan Diburu Polisi
Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi
Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja
Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena
Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi
Bareskrim Bongkar 219 Kasus Karhutla, 162 Orang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 20:17 WIB

Pelaku Penganiaya Satpam di Pluit Sudah Jadi Tersangka Tapi Kok Belum Ditahan, Korban Pertanyakan ke Polres Jakut

Jumat, 18 September 2026 - 15:56 WIB

Korupsi Proyek Alat Konstruksi Rp37,35 Miliar, Polda Metro Tetapkan 6 Tersangka

Jumat, 18 September 2026 - 13:21 WIB

12 ECU Truk Dicuri, Mekanik Ditangkap Usai 2 Bulan Diburu Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 07:29 WIB

Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 06:12 WIB

Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja

Berita Terbaru

Produksi sawit Kalimantan diproyeksi anjlok hingga 15% pada Q4 akibat kemarau panjang dan karhutla. Simak data kerusakan lahan dan estimasi GAPKI. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:20 WIB