Evakuasi TNI-Polri di Yalimo Papua, 6 Personel Diselamatkan, 3 Luka Berat dan Warga Terbakar

Kamis, 18 September 2025 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brigjen Wahyu Yudhayana pastikan situasi Yalimo Papua Pegunungan kondusif pascakericuhan.
Dok-Polri

Brigjen Wahyu Yudhayana pastikan situasi Yalimo Papua Pegunungan kondusif pascakericuhan. Dok-Polri

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Tim gabungan TNI-Polri mengevakuasi enam personel TNI AD Satgas Maleo Kopassus yang terkepung di belakang Pos Satgas Maleo, Kampung Pirip, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Selasa (16/9/2025) sore. Tiga dari mereka menderita luka berat akibat panah, lemparan batu, dan luka bakar.

Evakuasi Tim Gabungan

Tim gabungan memulai evakuasi pukul 17.26 WIT dengan tiga kendaraan roda enam dan tiga kendaraan roda empat. Ipda Abdul Azis dari Satbrimob Polda Papua memimpin operasi, didukung personel TNI dan Polres Yalimo.

Meski sempat diserang massa dari berbagai arah, tim gabungan berhasil memukul mundur penyerang dan melanjutkan evakuasi.

Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz, menyebut pukul 18.16 WIT, enam personel berhasil diselamatkan dan dibawa ke Mapolres Yalimo.

Baca Juga :  Insentif Guru Honorer Naik Rp400 Ribu per Bulan, Mendikdasmen Pastikan Cair Mulai 2026

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim medis langsung merawat tiga anggota yang luka parah: Sertu Nando Manurung, Sertu Kantum, dan Letda Inf Supardi,” ujar Faizal. Ketiganya kini mendapatkan perawatan intensif di RS Er Dabi, Yalimo.

Tim gabungan TNI-Polri mengevakuasi personel Satgas Maleo Kopassus yang luka berat saat kerusuhan di Kampung Pirip, Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua
Tim gabungan TNI-Polri mengevakuasi personel Satgas Maleo Kopassus yang luka berat saat kerusuhan di Kampung Pirip, Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua. Dok-Polri

Penyebab Kerusuhan

Kerusuhan dipicu aksi massa terkait dugaan rasisme, melibatkan sekelompok siswa SMA Negeri 1 Elelim. Bentrokan meluas hingga sekitar 500 warga mengungsi ke Mapolres Yalimo.

Puluhan bangunan hangus terbakar, termasuk ruko, kos-kosan, rumah dinas Pemkab, kantor dinas, dan fasilitas TNI-Polri. Belasan kendaraan roda dua dan roda empat ikut terbakar.

Korban Aparat dan Sipil

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyebut beberapa aparat menjadi korban:

  • Briptu Fitrah H. Naing terkena lemparan batu di wajah
  • Briptu Muh Aksa Almuthadin terkena panah di kepala
  • Prajurit TNI Charles luka di bagian belakang kepala
Baca Juga :  KKB Serang Tambang Emas Yahukimo, 2 Pendulang Tewas, 4 Selamat

Korban sipil juga berjatuhan:

  • Nasir Daeng Mappa (44) dan anaknya Arsya Dafa (9) meninggal dunia akibat terbakar di mobil
  • Anak lainnya, Atifa (10), menderita luka sayatan di leher
  • Pelajar Papua Sadrak Yohame meninggal akibat luka tembak

Kondisi Kota dan Keamanan

Hingga Selasa malam, aparat keamanan masih berjaga di sekitar Pospol Elelim dan Mapolres Yalimo. Kota tetap mencekam, dengan jaringan listrik padam dan kebakaran di beberapa titik yang belum terkendali.

Evakuasi warga pendatang yang masih bersembunyi di rumah atau ruko belum dapat dilakukan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Lebih 10.000 Liter Disita dari Darat dan Laut
JK Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Siap Laporkan ke Bareskrim
Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal
Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi
Pemotor Tewas Terlindas Truk Dinas TNI AD di Kalideres, Sopir Diperiksa
Petani di Bone Tewas Ditikam, Pelaku Ngaku Sakit Hati soal Perselingkuhan
UNESCO Tunjuk Profesor Tiongkok Chen Qun sebagai Asisten Direktur Jenderal
Iran Serang Tanker Minyak Prima Menggunakan Drone di Selat Hormuz

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 20:59 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Lebih 10.000 Liter Disita dari Darat dan Laut

Minggu, 5 April 2026 - 20:40 WIB

JK Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Siap Laporkan ke Bareskrim

Minggu, 5 April 2026 - 18:44 WIB

Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal

Minggu, 5 April 2026 - 18:39 WIB

Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi

Minggu, 5 April 2026 - 18:28 WIB

Pemotor Tewas Terlindas Truk Dinas TNI AD di Kalideres, Sopir Diperiksa

Berita Terbaru

Imigrasi sebagai alat tawar. Washington menjajaki kerja sama dengan Republik Demokratik Kongo untuk memproses deportasi migran ilegal, menyatukan isu perbatasan dengan kepentingan strategis mineral kritis di Afrika. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi

Minggu, 5 Apr 2026 - 18:39 WIB