Polri Selamatkan AMK, Anak Korban Kekerasan dan Penelantaran, Kembali ke Keluarga Kandung

Jumat, 26 September 2025 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyidik Dittipid PPA & PPO Bareskrim Polri memfasilitasi AMK bertemu keluarga kandung setelah korban kekerasan. Dok: Polri

Penyidik Dittipid PPA & PPO Bareskrim Polri memfasilitasi AMK bertemu keluarga kandung setelah korban kekerasan. Dok: Polri

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polri sukses menyelamatkan AMK, anak perempuan 9 tahun korban kekerasan dan penelantaran, melalui Dittipid PPA & PPO Bareskrim.

Jumat (26/9/2025), korban dipertemukan kembali dengan ayah kandung dan saudara kembarnya di panti sosial, dalam momen haru yang menyentuh hati.

Brigjen Pol Dr. Nurul Azizah, Dirtipid PPA & PPO, menegaskan, β€œIni bukan sekadar penegakan hukum, tapi juga kemanusiaan. Kami pastikan korban kembali ke lingkungan aman dan penuh kasih sayang.”

Kasus bermula dari laporan kekerasan berat yang dilakukan EF alias YA dan SNK. Penyelidikan mengungkap korban sering disiksa dan bahkan dibakar di kebun tebu Sidoarjo.

Baca Juga :  Alvaro Kiano Ditemukan Tewas Setelah 8 Bulan Hilang, Polisi Amankan Tersangka

Selanjutnya, penyidik melakukan rekonstruksi di bawah pimpinan Kombes Pol Ganis Setyaningrum, memastikan seluruh proses transparan dan berpihak pada korban.

Selain itu, penyidik menelusuri ingatan AMK tentang sekolah dan guru untuk menemukan keluarga. Hasilnya, AMK adalah anak kandung SG dan memiliki saudara kembar ASK. Kini, kedua pelaku ditetapkan tersangka dan ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Tidak berhenti pada penindakan hukum, AMK juga mendapat pendampingan psikologis, medis, dan sosial dari KemenPPPA, Kemensos, serta Dinas Sosial, termasuk bantuan pendidikan dan kebutuhan dasar.

Baca Juga :  Daftar Mutasi Polri Terbaru, Kapolres Jakpus dan Jaksel Resmi Berganti

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini memastikan korban pulih dalam lingkungan aman dan sehat.

Brigjen Nurul Azizah mengingatkan masyarakat untuk sigap melaporkan kekerasan anak. β€œSatu laporan bisa menyelamatkan nyawa. Anak berhak tumbuh dalam kasih sayang, bukan kekerasan,” tegasnya.

Kasus AMK menegaskan komitmen Polri melindungi anak, menindak pelaku, dan menjamin hak korban. Dengan kolaborasi lintas lembaga, setiap anak di Indonesia diharapkan dapat tumbuh aman, bermartabat, dan terlindungi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional
Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz
Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota
Napi Kabur Lapas Wamena Ditangkap di Yahukimo, Terafiliasi KKB dan Pembunuh Polisi
Terobosan Ekonomi Paris: AS dan China Sepakati Mekanisme Kerja Sama Baru
Update RSCM: Andrie Yunus Alami Luka Bakar 20 Persen, Mata Kanan Terancam
Ledakan Misterius di Masjid Jember, Jamaah Berhamburan, Polisi Selidiki Penyebabnya
Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:37 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:31 WIB

Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:22 WIB

Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:55 WIB

Napi Kabur Lapas Wamena Ditangkap di Yahukimo, Terafiliasi KKB dan Pembunuh Polisi

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:29 WIB

Terobosan Ekonomi Paris: AS dan China Sepakati Mekanisme Kerja Sama Baru

Berita Terbaru

Diplomasi buntu di Teluk. Presiden Donald Trump mengeklaim perang akan berakhir

INTERNASIONAL

Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 13:31 WIB