JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Exco PSSI Arya Sinulingga buka suara usai FIFA resmi menghukum Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi karena pemalsuan dokumen.
Arya menegaskan proses naturalisasi di Indonesia tidak semudah yang dibayangkan. Semua wajib mengikuti aturan ketat.
“Naturalisasi itu berat. Ada yang butuh bertahun-tahun, bahkan ada yang gagal meski punya peluang. Jadi jangan kira gampang,” tegas Arya lewat Instagram sambil mengunggah berita sanksi FIFA.
Naturalisasi Kilat ala Malaysia
Malaysia sebelumnya pamer sukses menaturalisasi tujuh pemain keturunan: Gabriel Arrocha, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazábal, dan Hector Hevel.
Hasilnya bikin geger. Skuad Harimau Malaya mendadak garang. Mereka membantai Vietnam 4-0 pada 10 Juni 2025, lalu membekap Palestina 1-0 pada 8 September 2025.
Namun, euforia itu berbalik jadi bencana. FIFA turun tangan, menyelidiki, lalu menjatuhkan sanksi telak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sanksi Sadis FIFA
FAM diganjar denda 350 ribu CHF atau sekitar Rp7,3 miliar. Sedangkan tujuh pemain kena denda 2000 CHF (Rp41,8 juta) plus larangan tampil di semua level selama satu tahun.
FIFA memberi waktu 10 hari kepada FAM dan para pemain untuk mengajukan banding. FAM sendiri sudah menyatakan bakal melawan putusan itu. Tinggal tunggu, apakah bukti mereka cukup kuat atau justru makin mempermalukan sepakbola Malaysia? (red)





















