Guru Cantik Tewas Dibunuh KKB di Yahukimo Saat Belajar di Alam Terbuka

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mengevakuasi jenazah guru Melani Wamea yang tewas diserang KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (11/10/2025). Dok: Polri

Petugas mengevakuasi jenazah guru Melani Wamea yang tewas diserang KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (11/10/2025). Dok: Polri

JAYAPURA, POSNEWS.CO.ID – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan kembali membuat ulah.

Mereka membunuh secara sadis seorang guru muda bernama Melani Wamea (31) saat sedang mendampingi murid-muridnya belajar di alam terbuka, Jumat (10/10/2025).

Insiden berdarah itu terjadi di Kampung Holuwon, Distrik Holuwon, wilayah pedalaman yang sulit dijangkau. Tiga guru lain yang berada di lokasi berhasil selamat, namun kini mengalami trauma berat akibat menyaksikan serangan keji tersebut.

Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino menyampaikan duka mendalam atas gugurnya salah satu tenaga pendidik yang sedang mengabdi di daerah terpencil.

“Kami sangat berduka. Perbuatan keji ini tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun. Tim gabungan telah kami kerahkan untuk mengejar pelaku penyerangan,” tegas Kapolres, Sabtu (11/10/2025).

Kronologi Penyerangan Brutal

Dari keterangan saksi, peristiwa nahas itu berawal saat rombongan guru dan murid berjalan menuju area perbukitan untuk kegiatan penanaman pohon. Saat tiba di lokasi, seorang murid melihat dua orang tak dikenal membawa parang dan panah di bawah bukit.

Baca Juga :  Polairud Polda Metro Jaya Sambang Pulau Panggang: Aksi Nyata Lindungi Laut dan Warga!

Salah satu guru turun untuk memastikan. Namun tak lama kemudian, terdengar teriakan minta tolong dari arah bawah. Saat saksi tiba di lokasi, ia mendapati Melani Wamea tergeletak bersimbah darah dengan luka tusuk di tubuhnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas mengevakuasi korban menggunakan pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) ke Wamena, kemudian menerbangkannya ke RS Bhayangkara Jayapura.

Namun nahas, nyawanya tidak tertolong. Dokter menyatakan korban meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit pukul 16.20 WIT.

Polisi Buru Pelaku Bersenjata

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengecam keras aksi kekerasan terhadap guru yang sedang menjalankan tugas mulia.

Baca Juga :  Bandar Narkoba Simpan Senpi Ilegal, Polisi Bongkar Jaringan Aceh-Bogor

“Kami tidak akan tinggal diam. Tim gabungan TNI-Polri telah diterjunkan untuk memburu kelompok bersenjata yang menebar teror di wilayah Holuwon,” tegasnya.

Cahyo juga meminta masyarakat, terutama para tenaga pendidik di wilayah pedalaman Papua, untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu berkoordinasi dengan aparat keamanan saat beraktivitas di luar lingkungan sekolah.

“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Menyerang mereka sama saja menyerang masa depan anak-anak Papua,” ujar Cahyo menegaskan.

Peristiwa ini menambah panjang daftar serangan KKB terhadap warga sipil dan tenaga pendidik di Papua. Aparat keamanan kini memperkuat penjagaan di sekitar Distrik Holuwon dan jalur udara menuju Yahukimo untuk mencegah serangan lanjutan.

Polisi memastikan akan terus mengejar pelaku hingga tuntas agar tidak ada lagi korban dari kalangan guru maupun masyarakat sipil. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja
Pengendara Motor Dibegal di Bekasi, Pelaku Tendang Korban hingga Tersungkur
Austria Usir Diplomat Rusia Terkait Spionase Antena Satelit
Mobil Tabrak Kerumunan di Zona Pejalan Kaki, Dua Orang Tewas
Nenek di Pondok Aren Ditusuk Tetangga Saat Gendong Cucu, Polisi Dalami Motif
Banjir Jakarta Hari Ini Rendam 4 RT dan 2 Jalan, Dipicu Hujan Deras
Menteri HAM Pastikan Negara Tak Intervensi Aktivis HAM
Viral BKT Sempat Lumpuh Pagi, Polisi Bongkar Penyebab Kemacetan Parah

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:20 WIB

Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:11 WIB

Pengendara Motor Dibegal di Bekasi, Pelaku Tendang Korban hingga Tersungkur

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:19 WIB

Austria Usir Diplomat Rusia Terkait Spionase Antena Satelit

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:14 WIB

Mobil Tabrak Kerumunan di Zona Pejalan Kaki, Dua Orang Tewas

Senin, 4 Mei 2026 - 20:29 WIB

Nenek di Pondok Aren Ditusuk Tetangga Saat Gendong Cucu, Polisi Dalami Motif

Berita Terbaru

Ilustrasi, Ketegangan di pusat diplomasi. Pemerintah Austria mengusir tiga staf kedutaan Rusia setelah membongkar praktik penyadapan data organisasi internasional melalui instalasi antena ilegal di gedung-gedung diplomatik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Austria Usir Diplomat Rusia Terkait Spionase Antena Satelit

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:19 WIB

Ilustrasi, Tragedi di pusat sejarah. Sebuah mobil menabrak kerumunan warga di zona pejalan kaki kota Leipzig, Jerman Timur, menewaskan sedikitnya dua orang dan memicu penyelidikan atas dugaan aksi

INTERNASIONAL

Mobil Tabrak Kerumunan di Zona Pejalan Kaki, Dua Orang Tewas

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:14 WIB