Viral BKT Sempat Lumpuh Pagi, Polisi Bongkar Penyebab Kemacetan Parah

Senin, 4 Mei 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur Bekasi-Jakarta Macet Total, Polisi Langsung Atur Lalu Lintas. (Posnews/Ist)

Jalur Bekasi-Jakarta Macet Total, Polisi Langsung Atur Lalu Lintas. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kemacetan parah di kawasan Banjir Kanal Timur pada Senin (4/5/2026) pagi sempat viral di media sosial setelah antrean kendaraan mengular dari arah Bekasi menuju Jakarta.

Namun, polisi bergerak cepat mengurai kepadatan. Arus lalu lintas yang sempat lumpuh kini berangsur normal.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, turun langsung ke lokasi untuk memimpin pengaturan lalu lintas bersama personel di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memastikan penanganan dilakukan cepat dan tepat. Personel sudah melakukan pengaturan dan saat ini kondisi lalu lintas mulai terurai,” kata Erick, Senin (4/5/2026).

Baca Juga :  Prancis Galang Aliansi G7 untuk Amankan Pasokan Mineral Kritis

Proyek Jalan Picu Kemacetan

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara, Ridha Poetera Aditya, menjelaskan kemacetan dipicu pengalihan arus dari Jalan Raya Bekasi-Cakung yang sedang menjalani proyek perbaikan.

Akibatnya, banyak pengendara memilih jalur alternatif melalui kawasan Harapan Indah, Medan Satria, hingga menuju Rorotan.

Masalah muncul di area jembatan perbatasan karena terjadi penyempitan jalan atau bottleneck.

“Volume kendaraan dari arah Bekasi menuju Jakarta sangat tinggi, sementara kapasitas jalan terbatas sehingga terjadi penumpukan kendaraan,” ujar Ridha.

Baca Juga :  Keir Starmer Bertahan Saat Partai Buruh Kehilangan Ribuan Kursi

Polisi Siaga di Jam Sibuk

Berdasarkan pantauan terbaru, arus kendaraan di kawasan BKT kembali normal dan lancar meski kepadatan masih berpotensi terjadi saat jam pulang kerja.

Karena itu, polisi tetap menyiagakan personel di titik rawan macet.

Selain itu, pengendara diimbau memantau kondisi lalu lintas sebelum berangkat dan memilih jalur alternatif untuk menghindari kemacetan serupa.

Kemacetan BKT pagi ini viral di media sosial setelah banyak pekerja terlambat akibat antrean kendaraan yang nyaris tak bergerak.  (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jabodetabek Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Bogor
Cuaca Jabodetabek Senin 3 Agustus 2026: Pagi Cerah, Bogor Berpotensi Hujan Sore Hari
Duka Gulkarmat DKI, Petugas Pemadam Tutup Usia Saat Operasi Kebakaran Sampah
Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi
BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini
Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta
Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk
Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Jabodetabek Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Bogor

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:28 WIB

Cuaca Jabodetabek Senin 3 Agustus 2026: Pagi Cerah, Bogor Berpotensi Hujan Sore Hari

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Duka Gulkarmat DKI, Petugas Pemadam Tutup Usia Saat Operasi Kebakaran Sampah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:36 WIB

BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini

Berita Terbaru

Serangan drone massal Ukraina menghantam sejumlah wilayah Rusia, merusak fasilitas gudang Wildberries, dan menewaskan sedikitnya delapan orang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:08 WIB

Perusahaan Habita Inc. meminta maaf usai menyuruh dua karyawannya kembali ke dalam Mal Aeon Kashima pasca gempa Kumamoto hingga tewas akibat ledakan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang

Selasa, 4 Agu 2026 - 14:40 WIB

Pemerintah Australia memperingatkan potensi lonjakan penyebaran wabah flu burung H5N1 setelah menemukan kasus kematian massal pertama. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1

Selasa, 4 Agu 2026 - 13:24 WIB