Dibacok Geng Motor Misterius di Cileungsi, Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan

Senin, 13 Oktober 2025 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tawuran. (Ist)

Ilustrasi, Tawuran. (Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID — Aksi kejahatan semakin brutal mengincar para korbannya. Seorang pria bersimbah darah usai dibacok geng motor misterius di kawasan Metland, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/10/2025) dini hari.

Polisi kini memburu pelaku dan menguak motif sadis di balik penyerangan brutal tersebut.

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison memastikan kasus ini bukan aksi begal, melainkan diduga terkait perkelahian.

“Masih kami selidiki pemicunya. Saat kejadian, kondisi lokasi sudah sepi dan toko-toko tutup,” ungkap Edison, Senin (13/10/2025).

Menurut laporan yang diterima polisi dari pacar korban, pelaku datang mengendarai dua sepeda motor. Tanpa banyak bicara, mereka langsung menyerang korban yang tengah duduk santai di pinggir jalan. Usai membacok, pelaku tancap gas meninggalkan lokasi.

Baca Juga :  Mobil HR-V Hantam Depot Air di Grogol, Pejalan Kaki Terseret dan Luka Parah

“Tidak ada motor atau barang berharga yang hilang. Mereka datang, menyerang, lalu kabur,” ujar Edison menegaskan.

Korban yang terluka parah kini dirawat intensif di rumah sakit. Polisi menunggu kondisinya membaik agar bisa dimintai keterangan. Sejumlah saksi juga telah diperiksa untuk mengungkap identitas para pelaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sedang dalami saksi-saksi lain. Sayangnya, di lokasi kejadian tidak ada CCTV, jadi kami fokus pada keterangan warga sekitar,” jelas Edison.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cileungsi Iptu Ari Badau membantah keras isu begal yang sempat viral di media sosial. Ia memastikan pembacokan itu berawal dari keributan antara korban dan pihak luar tempat korban bekerja.

Baca Juga :  Polisi Didesak Usut Tuntas Penyerangan Brutal Oknum Ormas Sakera ke Anggota BRN di Pasuruan

“Awalnya korban bilang dibegal, tapi setelah diperiksa lebih dalam ternyata ada perkelahian sekitar pukul 21.30 WIB sebelum diserang. Jadi ini bukan begal,” tegas Ari.

Dalam insiden itu, dua orang dilaporkan menjadi korban dan keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit. Polisi kini mengejar pelaku yang diduga kuat masih berada di wilayah Bogor Timur.

“Pelaku kami buru. Kami pastikan kasus ini segera terungkap,” tutup Kompol Edison. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas
Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor
PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:07 WIB

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:52 WIB

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB