Mayat Bertato Tengkorak Tewas di Kali Angke, Diduga Kabur Usai Curi Kabel

Selasa, 14 Oktober 2025 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tenggelam Tewas. (Net)

Ilustrasi, Tenggelam Tewas. (Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di kali Angke persis di belakang rumah pompa RW 04. Penemuan mayat itu spontan membuat geger warga Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (13/10/2025) pukul 17.10 WIB.

Saat ditemukan kondisi korban sangat mengenaskan. Ia memakai kaos merah, celana jeans pendek, dan memiliki tato bergambar tengkorak api dibagian perut.

Berdasarkan keterangan saksi Heri dan Beni, sekitar pukul 10.30 WIB, dua orang tak dikenal (OTK) terlihat sedang mengupas plat kulit kabel Telkom di sekitar lokasi.

Warga yang curiga kemudian menegur dan bertanya, β€œSedang ngapain kalian?”

Bukannya menjawab, kedua OTK itu justru kabur. Satu orang nekat melompat ke Kali Angke, sedangkan seorang lainnya lari ke arah kolong jembatan. Sejak saat itu, keduanya tidak terlihat lagi di permukaan air.

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 17.10 WIB, warga menemukan sesosok mayat terapung di Kali Angke. Diduga kuat jasad itu adalah salah satu dari dua OTK yang sebelumnya melarikan diri.

Polisi Lakukan Olah TKP dan Identifikasi

Baca Juga :  Kapolri Pastikan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta dari Lingkungan Sekolah, 55 Siswa Jadi Korban

Mendapat laporan petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Hasil pemeriksaan awal menyebut korban tewas akibat tenggelam dan terseret arus deras Kali Angke.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Cipto Mangunkusumo untuk keperluan identifikasi lebih lanjut. Polisi kini meminta keterangan dari para saksi guna mengungkap dugaan keterlibatan korban dalam aksi pencurian kabel.

Kasus ini ditangani oleh Polsek Metro Penjaringan, dan hingga kini petugas masih memburu satu OTK lainnya yang melarikan diri ke arah jembatan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia
Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Berita Terbaru

Bara di garis depan. Pasukan Ukraina meluncurkan serangan drone masif terhadap terminal minyak utama Rusia di Novorossiysk, sementara jumlah korban tewas akibat serangan di asrama mahasiswa Starobilsk mencapai 18 jiwa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB