Edarkan Narkoba di Penjara, Ammar Zoni Pakai Penutup Kepala ke Nusakambangan

Kamis, 16 Oktober 2025 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ammar Zoni diborgol dan mengenakan penutup kepala hitam saat dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan, Kamis (16/10/2025). Dok: Istimewa

Ammar Zoni diborgol dan mengenakan penutup kepala hitam saat dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan, Kamis (16/10/2025). Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Aksi mengejutkan kembali terjadi di dunia hiburan Tanah Air. Aktor sinetron Ammar Zoni hukumannya diperberat lantaran tak pernah kapok berurusan dengan narkoba.

Kali ini, ia resmi dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, setelah tertangkap mengedarkan sabu dan ganja di dalam Rutan Salemba, Jakarta Pusat.

Pemindahan berlangsung Kamis pagi (16/10/2025) di bawah pengawalan superketat petugas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas).

Dalam foto yang beredar, Ammar tampak mengenakan penutup kepala hitam dan borgol di tangannya.

Ia bersama lima narapidana berisiko tinggi lainnya diangkut menggunakan perahu menuju Pulau Nusakambangan, penjara paling ketat di Indonesia.

Sementara itu, Kasubdit Kerjasama Ditjenpas Rika Aprianti menegaskan bahwa langkah tersebut membuktikan keseriusan Kemenkumham memberantas peredaran narkoba di lapas.

Baca Juga :  Dibacok Geng Motor Misterius di Cileungsi, Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan

“Peringatan dari Bapak Menteri dan Pak Dirjen bukan omong kosong. Siapa pun yang terlibat peredaran narkoba, pasti kami tindak tegas,” ujar Rika tegas, Kamis (16/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rika menjelaskan, rombongan napi tiba di Nusakambangan pukul 07.43 WIB. Semua napi “high risk” itu kini menempati Lapas Super Maximum dan Maximum Security dengan pengamanan ekstra ketat.

“Kami berharap langkah ini membuat mereka sadar dan berubah jadi warga binaan yang lebih baik,” tambahnya.

Ammar Zoni Jalankan Jaringan Narkoba di Penjara

Hasil penyidikan mengungkap fakta mengejutkan. Ammar Zoni ternyata mengedarkan sabu dan tembakau sintetis dari balik jeruji Rutan Salemba. Aksi itu terbongkar setelah petugas mencurigai gerak-geriknya yang mencolok.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek 5–7 November 2025, Hujan Ringan hingga Lebat Guyur Bogor dan Tangerang

Lebih lanjut, Ammar tidak bergerak sendirian. Ia bersekongkol dengan lima napi lain berinisial A, AP, AM alias KA, ACM, dan MR.

Yang lebih mencengangkan, jaringan ini memakai aplikasi komunikasi terenkripsi “Zangi” untuk mengatur transaksi narkoba dari dalam lapas. Polisi menduga, ada sosok pengendali di luar rutan yang memasok barang haram tersebut.

Kini, Ammar Zoni resmi meringkuk di penjara paling ketat di Indonesia, tempat para bandar narkoba dan teroris dikurung.
Langkah keras ini menjadi peringatan tegas bagi siapa pun yang berani bermain narkoba, meski di balik jeruji besi sekalipun. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral di Instagram, Polisi Ringkus 17 Remaja Penebar Teror Petasan
Mengapa Nuklir Inggris Tidak Menakuti AS, tapi Nuklir Iran Menjadi Krisis?
Logika Kepantasan: Mengapa Negara Mematuhi Aturan Meskipun Tidak Menguntungkan?
Bagaimana Isu Hak Asasi Manusia Mengubah Perilaku Negara Otoriter
Diplomasi Identitas: Mengapa Kedekatan Budaya Lebih Kuat daripada Persekutuan Militer?
Pencuri HP di Masjid Istiqlal Sudah 3 Kali Beraksi, Modus Dorong Jemaah
Anarki adalah Apa yang Dibuat Negara Darinya: Mengubah Wajah Persaingan Menjadi Kerja Sama
Puncak Mudik di Pelabuhan Merak Dini Hari Ini, Menhub Pastikan Kapal Siaga Penuh

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:54 WIB

Viral di Instagram, Polisi Ringkus 17 Remaja Penebar Teror Petasan

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:18 WIB

Mengapa Nuklir Inggris Tidak Menakuti AS, tapi Nuklir Iran Menjadi Krisis?

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:14 WIB

Logika Kepantasan: Mengapa Negara Mematuhi Aturan Meskipun Tidak Menguntungkan?

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:09 WIB

Bagaimana Isu Hak Asasi Manusia Mengubah Perilaku Negara Otoriter

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:06 WIB

Diplomasi Identitas: Mengapa Kedekatan Budaya Lebih Kuat daripada Persekutuan Militer?

Berita Terbaru