Gara-Gara Pembagian Sabu, Pria di Jatinegara Tewas Dibacok Teman Sendiri

Selasa, 28 Oktober 2025 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi berhasil meringkus pelaku pembunuh yang menewaskan rekannya sendiri Hendri Jeffre (53) di Jl. Otista 82 RT 006/RW 006, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Sabtu malam (25/10/2025).

Pelaku Asep Ari Saputra (36) nekad menyabet senjata tajam ke leher korban lantaran emosi terkait perselisihan dalam pembagian narkoba jenis sabu-sabu.

Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya korban tergeletak di kawasan tersebut. Saat petugas tiba, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

“Korban ditemukan tewas dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Hermina Jakarta Timur,” ujar Samsono kepada wartawan.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Rabu 11 Maret 2026: Waspada Hujan dan Petir

Tak butuh waktu lama, polisi langsung melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil penyelidikan cepat, petugas berhasil meringkus pelaku tak jauh dari lokasi kejadian.

“Pelaku mengakui telah menganiaya korban dengan mengayunkan senjata tajam jenis arbit ke arah leher korban hingga tewas,” jelas Samsono.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut penyelidikan, aksi sadis Asep dilandasi dendam lama terhadap Hendri yang dianggap curang dalam pembagian sabu.

“Pelaku dendam karena korban sering membohonginya soal pembagian narkotika,” tambah Kapolsek.

Kini pelaku mendekam di tahanan Polsek Jatinegara dan dijerat Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Baca Juga :  Rusia Larang Warganya Kunjungi Negara dengan Perjanjian Ekstradisi AS

Sebelumnya, aksi pembunuhan terhadap Hendrik Jeffree diakukan Asep terjadi di Jl. Otista 82 RT 006/RW 006, pada Sabtu malam (25/10/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.

Dua saksi, Muhammad Ramadhan dan M. Ikhsan, mengaku melihat korban sudah tergeletak bersimbah darah.

Saat mencoba menolong, pelaku justru menyerang keduanya dengan senjata tajam. Mereka berhasil menyelamatkan diri dari amukan pelaku yang kalap.

Beberapa saat kemudian, saksi kembali ke lokasi, namun korban sudah dibawa sejumlah orang dan korban tewas di rumah sakit. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB