Dopamin Murah: Desain Aplikasi yang Sengaja Bikin Candu

Sabtu, 1 November 2025 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Dari 'like' hingga 'infinite scroll', bagaimana aplikasi sengaja dirancang untuk membajak sistem dopamin otak kita dan membuat kita kecanduan. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Dari 'like' hingga 'infinite scroll', bagaimana aplikasi sengaja dirancang untuk membajak sistem dopamin otak kita dan membuat kita kecanduan. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Ini adalah ritual yang akrab: Anda berniat “hanya mengecek sebentar” media sosial sebelum tidur. Tiba-tiba, satu jam telah berlalu, dan Anda masih scroll tanpa tujuan. Anda baru saja terjebak dalam mindless scrolling.

Akan tetapi, ini bukanlah kebetulan atau bukti kelemahan Anda. Sebaliknya, ini adalah hasil dari desain yang sangat cermat dan disengaja. Para ahli psikologi merancang aplikasi-aplikasi gratis ini untuk satu tujuan: membuat Anda terus kembali, lagi, dan lagi.

Desain Persuasif: Mesin Slot di Saku Anda

Lalu, apa yang membuat aplikasi ini begitu adiktif? Jawabannya ada pada “desain persuasif”, sekumpulan teknik yang mereka rancang untuk memanipulasi perilaku manusia.

  • Infinite Scroll: Mengapa harus berhenti jika tidak ada “dasar” halaman? Infinite scroll (gulir tanpa batas) menghilangkan semua titik henti psikologis. Akibatnya, otak Anda terus didorong untuk scroll sekali lagi, berharap menemukan sesuatu yang menarik di bawahnya.
  • Pull-to-Refresh: Gerakan menarik layar ke bawah untuk menyegarkan feed Anda secara psikologis identik dengan menarik tuas mesin slot. Anda tidak tahu apa yang akan Anda dapatkan. Apakah ada konten baru? Pesan baru? Kejutan?
  • Notifikasi Like: Titik merah kecil di ikon aplikasi itu adalah janji akan validasi sosial. Setiap like, komentar, atau mention adalah hadiah kecil yang memicu respons di otak Anda.
Baca Juga :  BNN Bongkar Ladang Ganja 6,5 Hektare di Aceh Utara, 69 Ton Dimusnahkan di Tempat

Membajak Sistem Dopamin

Fitur-fitur ini secara langsung membajak sistem dopamin di otak kita. Orang sering menyalahartikan dopamin sebagai “hormon kebahagiaan”, padahal lebih tepat disebut “hormon antisipasi”. Pada dasarnya, dopamin memotivasi kita untuk mencari penghargaan.

Sama seperti mesin slot judi, aplikasi ini menggunakan prinsip hadiah variabel yang tidak terduga (variable intermittent rewards). Anda tidak tahu kapan Anda akan mendapatkan like atau menemukan video yang sangat lucu. Justru ketidakpastian inilah yang membuat Anda terus mengecek. Otak Anda kecanduan pada kemungkinan mendapatkan “dopamin murah”.

Baca Juga :  Solusi Dua Pilar OECD

Merebut Kembali Kendali

Tentu saja, kita mungkin tidak bisa mengubah cara aplikasi ini dirancang, tetapi kita bisa mengubah cara kita meresponsnya. Ini bukan tentang membuang ponsel Anda, melainkan tentang merebut kembali kendali.

Sebagai contoh, mulailah dengan langkah kecil. Matikan notifikasi yang tidak penting. Atur batas waktu penggunaan aplikasi (app limits). Coba trik psikologis seperti mengubah layar ponsel menjadi grayscale (hitam-putih) untuk membuatnya kurang menarik secara visual. Terapkan digital minimalism: gunakan teknologi secara sadar untuk tujuan spesifik, bukan sebagai pelarian tanpa akhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, pada akhirnya, kita harus sadar bahwa kita berada dalam pertarungan untuk memperebutkan aset kita yang paling berharga: waktu dan perhatian kita.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB