Ledakan Guncang SMAN 72 Kelapa Gading, KPAI Desak Pengawasan Sekolah Diperketat

Sabtu, 8 November 2025 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Margaret Aliyatul Maimunah. (Dok Pribadi)

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Margaret Aliyatul Maimunah. (Dok Pribadi)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID β€” Ledakan dahsyat yang mengguncang sekolah SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara selain banyak korban, juga masih meninggalkan trauma bagi para korban yang sebagian besar pelajar.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Margaret Aliyatul Maimunah, dengan tegas meminta pemerintah dan pihak sekolah memperketat pengawasan keamanan di lingkungan pendidikan agar kejadian serupa tak terulang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Margaret menilai, insiden ini menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan. Ia menyebut, adanya barang berbahaya yang bisa masuk ke sekolah menunjukkan masih adanya celah pengawasan yang longgar.

β€œYang menjadi perhatian kita sekarang adalah lemahnya pengawasan keamanan di sekolah. Kok bisa barang seperti senjata lolos masuk ke lingkungan pendidikan?” tegas Margaret di RS Islam Jakarta Cempaka Putih, Jumat (7/11/2025).

Baca Juga :  Ledakan di SMAN 72 Jakarta Diduga dari Bom Rakitan, Pelaku Siswa Sering di Bullying

Pengawasan Harus Nyata, Bukan Sekadar Aturan

Menurut Margaret, pengawasan tidak boleh berhenti di atas kertas. Ia menegaskan, kebijakan tanpa praktik nyata hanya akan membuat sekolah terus kecolongan.

β€œIni pekerjaan rumah besar. Jangan hanya sebatas aturan, tapi bagaimana pelaksanaannya di lapangan,” ujarnya lugas.

Selain keamanan fisik, KPAI menyoroti pentingnya pengawasan psikologis terhadap siswa. Margaret meminta sekolah lebih peka terhadap kondisi mental anak didik agar potensi kekerasan bisa dicegah sejak dini.

β€œKPAI mendorong setiap sekolah menerapkan konsep sekolah ramah anak. Artinya, pengawasan bukan cuma soal barang bawaan, tapi juga kesehatan mental siswa,” tuturnya.

Insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta terjadi dua kali saat para siswa dan guru tengah melaksanakan Salat Jumat di masjid sekolah. Suara ledakan membuat suasana panikβ€”para siswa berhamburan keluar menyelamatkan diri.

Baca Juga :  Bos Hanania Travel Resmi Ditahan, Polda Metro Jaya Buka Posko Pengaduan Korban

Polda Metro Jaya bergerak cepat dengan mendirikan posko penanganan korban di RS Islam Jakarta Cempaka Putih dan RS Yarsi, guna memberikan layanan darurat bagi para siswa dan warga sekolah yang terdampak.

Margaret juga menegaskan, terduga pelaku ledakan masih dalam penyelidikan. Jika benar pelakunya masih di bawah umur, maka penanganannya harus dilakukan secara khusus dan sesuai prinsip perlindungan anak.

β€œKalau benar pelakunya anak-anak, tentu harus ada pendekatan berbeda. Ini bukan sekadar kasus hukum, tapi juga problem sosial dan psikologis yang memprihatinkan,” kata Margaret menutup pernyataannya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Jakarta yang Cari Kerja Bisa Naik Transportasi Umum Gratis, Ini Syaratnya
BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini
Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir
Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan
Demo 28 Oktober di Jakarta: 4 Titik Aksi dan 5 Tuntutan Komite Sadar
Hujan Guyur Jabodetabek Hari Ini, Simak Prakiraan Cuaca dan Suhunya
Monyet Liar Kembali Serang Warga Tarumajaya, Nenek Luka di Tangan dan Kepala
Hujan Berpotensi Guyur Jabodetabek Hari Ini, Bogor Waspadai Petir

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Warga Jakarta yang Cari Kerja Bisa Naik Transportasi Umum Gratis, Ini Syaratnya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:59 WIB

BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Demo 28 Oktober di Jakarta: 4 Titik Aksi dan 5 Tuntutan Komite Sadar

Berita Terbaru