Dari Interogasi ke Ladang: Bareskrim Bongkar Kebun Ganja Terbesar Tahun Ini

Rabu, 19 November 2025 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Modus pengedar yang menghanyutkan ganja melalui aliran sungai sebelum diedarkan. (Posnews/Ist)

Modus pengedar yang menghanyutkan ganja melalui aliran sungai sebelum diedarkan. (Posnews/Ist)

ACEH, POSNEWS.CO.ID — Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri membongkar kebun ganja terbesar tahun ini. Kebun ganjang seluas 51,75 hektare itu ditemukan di Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengungkapan besar ini bermula saat polisi menangkap dua pengedar jaringan Sumut di Deli Serdang, yakni Suryansyah (35) dan Hardiansyah (38).

Aksi cepat Tim Subdit IV Dittipidnarkoba yang dipimpin Kombes Handik Zusen membuat jaringan tersebut langsung terbongkar.

Kedua tersangka diringkus pada Kamis (13/11/2025). Dari interogasi, mereka mengakui pasokan ganja berasal dari seorang bandar DPO di Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues.

Baca Juga :  DPO Narkoba Kelas Kakap Diciduk di Kualanamu, Brigjen Eko Hadi: Kami Kejar Sampai Tuntas

Informasi tentang ladang ganja berasal dari keterangan tersangka,” ujar Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santosa.

Polisi Susuri Hutan, Temukan 26 Titik Ladang

Setelah memperoleh petunjuk lokasi, tim bergerak cepat. Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan bersama Polres Gayo Lues, Brimob Polda Aceh, dan petugas Taman Nasional Gunung Leuser.

Pada Jumat (14/11) pukul 15.00 WIB, tim gabungan berhasil menemukan ladang ganja utama. Penelusuran berlanjut selama dua hari. Hasilnya, polisi mengungkap 26 titik ladang ganja yang tersebar di tiga kecamatan:

  • Blangkejeren
  • Putri Betung
  • Pining

Total lahan tercatat 51,75 hektare, sebagian besar berada di perbukitan lebat dan siap panen.

Baca Juga :  Selebgram ZNM Ungkap Efek Whip Pink, Pengguna Fly, Pusing Bisa Lumpuh Sementara

Semua ladang ganja langsung dimusnahkan di lokasi. Polisi memastikan tidak ada satu pun tanaman yang dapat kembali dipanen atau diselundupkan.

Penangkapan Pengedar 47 Kg Ganja

Dalam kasus terkait, Bareskrim menggagalkan penyelundupan 47 kg ganja di Deli Serdang. Barang bukti ditemukan di dalam kamar rumah yang dijadikan gudang.

Kedua tersangka memiliki peran berbeda:

  • Suryansyah: penjaga gudang
  • Hardiansyah: kurir penjemput dan pengantar ganja
  • Keduanya positif amphetamine dan THC saat dites urine.

Pengembangan tetap berjalan. DPO pemasok utama masih kami kejar,” tegas Brigjen Eko. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI
Frans Antony Tumbang, Polri Selangkah Lagi Bongkar Kerajaan Narkoba Fredy Pratama
Polda Metro: Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa untuk Pelimpahan ke Jaksa
Viral Dikira Begal, Polisi Ungkap Pelajar Tewas Akibat Pengeroyokan Brutal di Grogol
Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah
Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo
Gara-Gara Cewek, Duel Celurit di Jakarta Utara Tewaskan Remaja 16 Tahun
90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:15 WIB

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:14 WIB

Frans Antony Tumbang, Polri Selangkah Lagi Bongkar Kerajaan Narkoba Fredy Pratama

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

Polda Metro: Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa untuk Pelimpahan ke Jaksa

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:26 WIB

Viral Dikira Begal, Polisi Ungkap Pelajar Tewas Akibat Pengeroyokan Brutal di Grogol

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:56 WIB

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Berita Terbaru

Pelebaran sayap di Asia Timur. Anthropic resmi membuka kantor baru di Seoul guna menggarap pasar potensial Korea Selatan pasca-pemblokiran akses model AI canggih oleh pemerintah AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Jumat, 19 Jun 2026 - 16:15 WIB