Update Longsor Pandanarum: Korban Tewas Jadi Tiga, 25 Warga Masih Dicari

Kamis, 20 November 2025 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel SAR menyisir sektor C “lidah longsoran” Banjarnegara dengan alat berat pada hari terakhir operasi pencarian.(Posnews/Ist)

Personel SAR menyisir sektor C “lidah longsoran” Banjarnegara dengan alat berat pada hari terakhir operasi pencarian.(Posnews/Ist)

BANJARNEGARA, POSNEWS.CO.ID Kerja keras Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah korban longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Penemuan ini menambah jumlah korban meninggal menjadi tiga orang, sementara 25 warga lainnya masih hilang dan terus dicari.

Sebanyak 25 warga masih dalam pencarian,” tegas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Kamis (20/11/2025).

934 Warga Mengungsi, Tersebar di Lima Lokasi

Dari data posko darurat BNPB, 934 penyintas atau 335 KK saat ini mengungsi. Rinciannya terdiri dari 454 laki-laki dan 480 perempuan.

Para pengungsi tersebar di lima titik berikut:

  • Kantor Kecamatan Pandanarum
  • GOR Desa Beji
  • Gedung Haji Desa Pringamba
  • Gedung Muhammadiyah
  • Rumah kerabat atau saudara

182 Rumah Rusak, Infrastruktur Desa Lumpuh

Hasil kaji cepat mencatat 182 unit rumah terdampak, dengan 128 rusak ringan dan 54 rusak berat.

Baca Juga :  Jebakan Globalisasi: Siapa Pemenang & Pecundang Perdagangan Bebas?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerusakan juga melumpuhkan berbagai infrastruktur desa, meliputi:

  • Jalan sepanjang ±800 meter
  • Jaringan listrik
  • Saluran irigasi 670 meter
  • Satu unit bendung
  • Infrastruktur irigasi perpipaan

Sektor Ekonomi & Sosial Juga Kolaps

Bencana ini ikut melibas sektor ekonomi. Warga kehilangan:

  • 5 ekor sapi
  • 125 ekor kambing
  • 14 unit warung
  • Lahan pertanian luas

Pada sektor sosial, satu masjid rusak berat, sementara dua mushola rusak ringan.

Kebutuhan Mendesak: Dari Popok Hingga APD

Penyintas longsor kini membutuhkan bantuan mendesak seperti:

popok balita, perlengkapan mandi, pakaian, susu anak, makanan anak, hygiene kit, antiseptik, alas tidur, alat kebersihan, sepatu boot, sarung tangan, kacamata keselamatan, serta layanan pendampingan psikososial.

BNPB memastikan kebutuhan dasar itu segera dipenuhi, sesuai perintah Kepala BNPB Letjen Suharyanto ketika turun langsung ke lokasi, Selasa (18/11).

Operasi SAR Dimaksimalkan

Hingga hari ini, upaya penanganan terus digenjot. Operasi pencarian menggunakan alat berat dan metode manual menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Wanita di Cisarua Dibunuh Gara-Gara Tabungan Umrah Rp12,4 Juta Digelapkan

Selain itu, berbagai langkah lain juga dijalankan, seperti:

  • Monitoring geologi dan kajian lokasi
  • Pendampingan posko
  • Layanan psikososial & kesehatan
  • Pengelolaan logistik dan dapur umum
  • Pengaturan lalu lintas
  • Proses pemakaman korban
  • Evaluasi harian

Pada Kamis (20/11), misi tetap berlanjut dengan fokus pada operasi pencarian, pemantauan geologi, layanan posko, dukungan kesehatan & psikososial, logistik, dapur umum, pendampingan pengungsi, dan rapat evaluasi.

521 Personel Dikerahkan

Sebanyak 521 personel terjun menangani darurat longsor, terdiri dari:

BNPB, BPBD provinsi dan kabupaten, TNIPolri, tenaga kesehatan, dinas terkait, PMI, potensi SAR, relawan, komunitas, dan dukungan lintas daerah dari Klaten, Wonosobo, Kebumen, Jepara, Pekalongan, dan wilayah lain.

Pemerintah daerah terus berkoordinasi lintas lembaga untuk mempercepat pencarian korban, evakuasi, dan pemenuhan kebutuhan penyintas. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

China Desak AS Hentikan Penjualan Senjata ke Taiwan
Kepala Microsoft Israel Mundur Usai Azure Digunakan Militer
ITW Soroti Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komjen, Prestasi Dipertanyakan
Senator Filipina Desak Marcos Jr. Tolak Perintah Tangkap ICC
Sam Altman Sebut Elon Musk Terobsesi Kuasai OpenAI
Menhan Pete Hegseth Dicecar Soal Biaya Perang Iran $29 Miliar
Marty Makary Mundur dari Jabatan Kepala di Tengah Tekanan Politik
Senator Republik Ragukan Rencana Keamanan Gedung Putih

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:57 WIB

China Desak AS Hentikan Penjualan Senjata ke Taiwan

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:54 WIB

Kepala Microsoft Israel Mundur Usai Azure Digunakan Militer

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:22 WIB

ITW Soroti Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komjen, Prestasi Dipertanyakan

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:49 WIB

Senator Filipina Desak Marcos Jr. Tolak Perintah Tangkap ICC

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:45 WIB

Sam Altman Sebut Elon Musk Terobsesi Kuasai OpenAI

Berita Terbaru

Diplomasi lintas selat. Pemerintah China memaparkan manfaat budaya dan ekonomi dari penyatuan kembali secara damai, sembari memperingatkan Amerika Serikat untuk menghentikan dukungan militer bagi pasukan separatis di Taiwan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

China Desak AS Hentikan Penjualan Senjata ke Taiwan

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:57 WIB

Etika teknologi di garis depan. Pimpinan Microsoft Israel resmi mengundurkan diri setelah penyelidikan internal membongkar penggunaan platform Azure oleh militer untuk penyadapan massal warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kepala Microsoft Israel Mundur Usai Azure Digunakan Militer

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:54 WIB

Konfrontasi hukum internasional. Senator Ronald

INTERNASIONAL

Senator Filipina Desak Marcos Jr. Tolak Perintah Tangkap ICC

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:49 WIB

Konfrontasi para titan. CEO OpenAI Sam Altman memberikan kesaksian panas di pengadilan, mengungkap ambisi kontrol absolut Elon Musk yang menjadi pemicu keretakan hubungan di raksasa kecerdasan buatan tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Sam Altman Sebut Elon Musk Terobsesi Kuasai OpenAI

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:45 WIB