Hacker Bandung Bobol Markets.com, Kerugian Tembus Rp 6,6 Miliar

Kamis, 20 November 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dittipid Siber Bareskrim Polri. (Posnews/Ist)

Dittipid Siber Bareskrim Polri. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Kejahatan Cyber Craime makan hari semakin membahayakan dan sulit terbendung. Pelaku dimana saja bisa melancarkan aksinya. Jadi pastikan keamanan situs jika melakukan kegiatan transaksi keuangan.

Unit Dittipidsiber Bareskrim Polri membekuk HS, pria Bandung yang nekat membobol situs jual-beli kripto asal London, Finalto International Limited, pemilik Markets.com. Aksinya bikin perusahaan rugi miliaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wadirtipidsiber Kombes Andri Sudarmadi bilang HS masuk secara ilegal ke sistem pada 15 September 2025. Dari aksi itu, perusahaan tekor Rp 6,6 miliar.

Baca Juga :  Laras Faizati Diberhentikan dari AIPA Usai Ditetapkan Tersangka Provokasi Pembakaran Mabes Polri

“Total kerugian Rp 6.673.440.000,” ujar Andri di Bareskrim, Kamis (20/11/2025).

HS yang dikenal sebagai distributor perlengkapan komputer itu mengaku sudah lama paham dunia kripto. Ia menemukan celah sistem lalu memanipulasi pembelian aset dengan memakai akun palsu.

“Markets.com otomatis ngasih nominal USDT sesuai input pelaku,” jelas Andri.

HS membuat empat akun bodong memakai identitas orang lain yang ia dapat dari situs opensea.io.

Baca Juga :  TNI Dapat Jet Tempur Rafale Baru, Prabowo Serahkan Alutsista Canggih

Polisi menyita laptop, HP, CPU, kartu ATM prioritas, cold wallet berisi 266.801 USDT, sampai satu ruko di Bandung.

Andri menyebut HS bergerak sendiri, tapi penyidik masih dalami kemungkinan ada yang bantu.

Pelaku kini diseret dengan UU ITE, KUHP pencurian, UU Transfer Dana, dan UU TPPU. Ia terancam 15 tahun penjara plus denda Rp 15 miliar. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus
Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal
Bandar Narkoba Gunakan Stiker Sedot WC sebagai Penanda Lokasi Sabu
Kabar Gembira! Tiket Kapal ASDP Diskon Besar Selama Libur Sekolah 2026
MenHAM Pigai: MBG Justru Wujud Pemenuhan Hak Dasar, Bukan Pelanggaran HAM
DPO Narkoba Internasional Dibekuk di Riau, Bareskrim Sita Narkotika Senilai Rp137 Miliar
Dedi Mulyadi dan AM Hendropriyono Bahas Revitalisasi Wayang, Soroti Moral Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:38 WIB

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:06 WIB

Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:36 WIB

Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:00 WIB

Bandar Narkoba Gunakan Stiker Sedot WC sebagai Penanda Lokasi Sabu

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:32 WIB

Kabar Gembira! Tiket Kapal ASDP Diskon Besar Selama Libur Sekolah 2026

Berita Terbaru

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB

Penderitaan di bawah kuasa geng. Sekretaris Jenderal PBB AntĂłnio Guterres mengunjungi Haiti guna menyaksikan langsung krisis kemanusiaan dan pengungsian massal akibat dominasi geng Viv Ansanm. Dok: (AP Photo/Danica Coto)

INTERNASIONAL

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:48 WIB